Ternyata, keputihan abnormal bisa disebabkan oleh konsumsi beberapa kandungan makanan secara berlebihan.
Ada sejumlah kandungan makanan yang harus Anda hindari konsumsinya secara berlebihan, untuk mencegah keputihan abnormal.

Keputihan memiliki fungsi yang penting dalam sistem reproduksi wanita. Keputihan dapat membawa sel-sel mati dan bakteri keluar, untuk menjaga vagina tetap bersih, dan membantu mencegah infeksi.

Keputihan merupakan hal yang normal terjadi pada wanita. Biasanya, keputihan berwarna bening atau putih, serta tidak menimbulkan bau yang tajam. Akan tetapi, jika warna dan bau keputihan sangat berbeda dari biasanya, maka Anda mengalami keputihan abnormal.

[[artikel-terkait]]

Makanan penyebab keputihan abnormal

Keputihan abnormal dapat berwarna abu, kuning atau hijau, bertekstur tebal, berlebih, dan berbau busuk. Infeksi bakteri atau jamur pada vagina, biasanya menyebabkan keputihan abnormal, dan disertai rasa gatal atau terbakar.

Tahukah Anda, ternyata ada beberapa kandungan dalam makanan yang dapat memicu terjadinya infeksi bakteri, atau jamur pada vagina hingga menyebabkan keputihan yang abnormal? Berikut ini kandungan-kandungan tersebut.

1. Gula

Mengonsumsi banyak makanan tinggi gula, dapat meningkatkan kemungkinan wanita terkena infeksi jamur vagina. Jamur sangat menyukai gula, kehangatan, dan kelembapan.

Jika makan kue setelah berolahraga tanpa mengganti celana dalam, maka Anda dapat terkena infeksi jamur. Hal tersebut akan menyebabkan Anda mengalami keputihan yang tebal dan gatal.

2. Alkohol

Alkohol dapat mendorong jamur untuk tumbuh di vagina. Jika tumbuh berlebih, maka jamur ini dapat menyebabkan terjadinya infeksi jamur.

Tak hanya itu, vagina juga menjadi kering karena tidak dapat menghasilkan pelumas yang cukup. Oleh sebab itu, timbul keputihan berlebih dan gatal pada vagina Anda.

3. Asparagus

Meski menyehatkan, asparagus tidak boleh dikonsumsi berlebihan oleh wanita. Asparagus dapat memengaruhi pH vagina Anda.

Jika pH vagina tidak dalam batas normal, maka dapat terjadi keputihan yang berbau. Tak hanya itu, urine juga akan mengeluarkan bau yang tajam.

4. Lemak

Makanan berlemak seperti kentang goreng tentu sangatlah lezat, bahkan mungkin menjadi favorit Anda. Dalam beberapa penelitian, makanan berlemak ternyata dikaitkan dengan peningkatan risiko terjadinya infeksi bakteri pada vagina.

Seringnya mengonsumsi makanan berlemak, ditambah kondisi infeksi bakteri vagina, dapat menyebabkan timbulnya keputihan yang terasa gatal dan panas.

5. Keju

Seperti halnya gula, asupan keju yang berlebih, dapat mengganggu bakteri di vagina Anda, dan menyebabkan infeksi jamur. Jika hal tersebut terjadi, tentu Anda akan mengalami keputihan abnormal, yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur pada vagina.

6. Karbohidrat tinggi

Terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat olahan seperti nasi putih atau roti putih, dapat membuat Anda terkena infeksi bakteri atau jamur pada vagina.

Makanan tinggi karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula darah, hingga menjadi lingkungan yang efektif bagi bakteri untuk berkembang.

7. Bawang

Konsumsi bawang dapat menyebabkan terjadinya perubahan pada vagina. Bawang dapat mengubah susunan bakteri di vagina Anda, hingga menyebabkan keputihan, dengan bau yang kuat. Perlu diingat, makanan apapun yang membuat bau mulut, dapat menyebabkan vagina bau pula.

untuk menghindari terjadinya keputihan abnormal, ada baiknya bila Anda membatasi konsumsi kandungan makanan tersebut. Anda dapat beralih pada makanan kaya probiotik yang dapat menyehatkan vagina Anda, seperti yogurt dan kimchi.

Makanan kaya probiotik dapat menyeimbangkan tingkat pH vagina Anda, dan membantu mencegah terjadinya infeksi vagina. Tak hanya itu, Anda juga perlu menjaga kebersihan organ intim, agar terhindar dari keputihan abnormal.

Artikel Terkait

Banner Telemed