Apa yang Harus Dilakukan, Jika Dinyatakan Positif HIV?

03 Jul 2019 | Oleh
Ditinjau oleh dr. Reni Utari
Jika Anda dinyatakan positif HIV, terdapat beberapa tes yang perlu dilakukan.
Ada beberapa tes yang perlu dilakukan, jika Anda dinyatakan positif HIV.

Saat dokter menyatakan Anda positif HIV, perasaan bingung, takut, dan sedih mungkin akan menyelimuti diri sendiri. Berbagai mitos mengenai HIV dan AIDS, seperti HIV akan berujung pada komplikasi AIDS, mungkin terpikir oleh Anda. Selain itu, Anda mungkin tidak tahu, apa yang harus Anda perbuat, setelah momen tersebut.

HIV dan AIDS memang salah satu kondisi medis berbahaya. Namun perlu diingat, tertular HIV bukanlah akhir dari hidup Anda. Ada beberapa tindakan setelah diagnosis positif HIV, yang perlu Anda jalani, agar kondisi tubuh Anda tetap sehat seperti orang lain.

Diskusikan dengan dokter, pascadiagnosis positif HIV

Setelah Anda dinyatakan positif HIV, terdapat serangkaian prosedur yang perlu dijalani. Rangkaian ini disebut evaluasi dasar HIV atau HIV baseline evaluation. Evaluasi ini akan meninjau kondisi kesehatan, riwayat medis, serta menyarankan tes laboratorium untuk Anda.

Beberapa tujuan dari evaluasi dasar HIV adalah:

  • Untuk menentukan tingkat keparahan infeksi HIV
  • Untuk memeriksa kondisi pasien untuk menjalani terapi obat antiretroviral (ARV) seumur hidup
  • Untuk memutuskan jenis obat yang akan dikonsumsi

Setidaknya, ada tiga tes laboratorium yang harus dijalani pasien, yaitu tes CD4, viral load, dan kekebalan obat.

  • Tes CD4

Tes ini bertujuan untuk menghitung jumlah sel CD4, di dalam sampel darah pasien. Sel CD4 merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh, yang berfungsi untuk melawan infeksi yang masuk. HIV yang menginfeksi tubuh, akan menyerang sel CD4.

Umumnya, manusia yang sehat memiliki rentang sel CD4 sebesar 500-1.400 sel per millimeter kubik darah. Tes ini akan kembali dilakukan secara berkala, untuk mengetahui kenaikan atau penurunan sel CD4, setelah pasien memulai konsumsi ARV.

  • Tes viral load

Tes ini dilakukan untuk menghitung jumlah virus di dalam darah. Sama seperti tes CD4, tes viral load akan dijalani oleh pasien secara berkala, beberapa waktu setelah memulai terapi ARV.

  • Tes kekebalan obat (resistensi ARV)

Tes ini akan mengidentifikasi, jenis obat yang tidak mampu melawan tipe virus di tubuh penderita (jika ada). Tes resistensi obat juga dilakukan, apabila jumlah virus (viral load) pasien tidak berkurang, walau telah rutin mengonsumsi ARV.

Selain tes di atas, dokter mungkin juga akan menyarankan Anda untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lain. Pemeriksaan tersebut mencakup tes infeksi menular seksual, tes fungsi hati dan ginjal, tes rontgen dada, atau penyakit lain, seperti tes hepatitis.

Siapkan diri untuk menjalani terapi ARV, pascadiagnosis positif HIV

Terlepas dari jumlah CD4 dan virus di tubuh Anda, meminum ARV merupakan keharusan. Obat ini tidak dapat menyembuhkan infeksi HIV, tapi dapat menekan jumlah virusnya, sehingga Anda terhindar dari komplikasi AIDS.

Obat ini akan Anda minum seumur hidup. Sebab, terapi minum ARV merupakan satu-satunya cara, untuk menjaga Anda tetap sehat dan mampu beraktivitas.

Obat ARV mungkin akan memberikan efek samping, yang tidak menyenangkan bagi Anda. Tanyakan kepada dokter, mengenai kemungkinan efek samping dari jenis ARV yang akan Anda minum. Anda juga harus melaporkan, apabila terdapat efek tidak biasa, yang muncul setelah memulai konsumsi ARV.

Perhatikan pula kondisi mental Anda. Jika merasakan kesedihan yang amat dalam, yang mengganggu aktivitas serta terapi ARV Anda, segeralah cari bantuan medis. Anda juga dapat bergabung dengan kelompok orang dengan HIV, untuk mencari dukungan dan mengurangi kesedihan tersebut.

Referensi

AIDS Info. https://aidsinfo.nih.gov/understanding-hiv-aids/fact-sheets/21/65/just-diagnosed--next-steps-after-testing-positive-for-hiv
Diakses pada 2 Juli 2019

Lab Test Online. https://labtestsonline.org/tests/cd4-count
Diakses pada 2 Juli 2019

Lab Test Online. https://labtestsonline.org/tests/hiv-antiretroviral-drug-resistance-testing-genotypic
Diakses pada 2 Juli 2019

Lab Test Online. https://labtestsonline.org/tests/hiv-viral-load
Diakses pada 2 Juli 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top