Memahami Efek Samping Metformin, Obat Andalan Penderita Diabetes

Efek samping metformin dapat beragam, mulai dari yang ringan hingga yang sifatnya serius
Metformin dapat menimbulkan efek samping tertentu, mulai dari yang ringan hingga yang serius

Dalam menangani diabetes tipe 2, salah satu jenis obat yang sering dikonsumsi penderitanya adalah metformin. Seperti obat lainnya, metformin juga dapat menimbulkan efek samping tertentu. Efek samping metformin tersebut terbagi atas yang efek samping umum, serta ada pula efek samping yang sifatnya serius.

Apa saja efek samping tersebut?

Efek samping metformin yang umum dirasakan

Untuk efek samping yang umum, pengguna metformin akan merasakan kondisi, seperti:

  • Sensasi heatburn (sensasi terbakar dan panas pada ulu hati)
  • Sakit perut
  • Mual atau muntah
  • Perut kembung dan bergas
  • Diare
  • Sembelit
  • Penurunan berat badan
  • Sakit kepala
  • Rasa logam yang tidak enak di mulut
Efek samping metformin muntah
Muntah umum dialami sebagai efek samping metformin

Mual, muntah, dan diare adalah beberapa efek samping yang paling umum dialami orang ketika mereka pertama kali menggunakan metformin. Anda dapat mengurangi efek samping ini dengan mengonsumsi metformin setelah makan. Efek samping tersebut juga cenderung hilang setelah beberapa waktu.

Untuk membantu menurunkan risiko diare yang parah, dokter biasanya menganjurkan agar konsumsi metformin dimulai dengan dosis rendah,dan kemudian meningkatkannya perlahan-lahan.

Efek samping metformin yang jarang terjadi namun bersifat serius

Di samping efek samping ringan di atas, metformin juga dapat menimbulkan efek samping yang sifatnya serius. Efek samping serius tersebut, termasuk:

1. Asidosis laktat

Asidosis laktat terjadi ketika adanya penumpukan asam laktat di tubuh. Asidosis laktat sendiri merupakan sebuah kondisi medis yang juga menimbulkan beberapa gejala, misalnya:

  • Rasa lelah yang berlebihan dan lemas
  • Nafsu makan yang menurun
  • Mual dan muntah
  • Sulit bernapas
  • Pusing
  • Detak jantung yang cepat atau lambat
  • Menggigil
  • Nyeri otot
  • Kulit yang tiba-tiba memerah dan menghangat
  • Sakit perut

Efek samping ini cenderung jarang terjadi. Namun, jika Anda merasakan gejala di atas, Anda harus segera mendapatkan penanganan gawat darurat.

2. Anemia

Metformin dapat menurunkan kadar vitamin B12. Pada kasus yang jarang terjadi, kondisi tersebut dapat menyebab anemia atau rendahnya kadar sel darah merah. Rasa lelah dan pusing merupakan gejala dari anemia.

Apabila dokter menyimpulkan konsumsi metformin memicu anemia, dokter mungkin menawarkan obat diabetes lain atau menyarankan konsumsi vitamin B12.

3. Hipoglikemia

Konsumsi kombinasi metformin dengan obat diabetes lain kadang menimbulkan efek samping hipoglikemia atau rendahnya kadar gula darah. Efek samping ini juga berisiko terjadi pada penderita yang mengonsumsi metformin namun berolahraga berlebihan, mengonsumsi alkohol, atau tidak mendapatkan asupan sehat.

Beberapa gejala dari hipoglikemia, sebagai efek samping metformin, yaitu:

  • Lelah dan lemas
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut
  • Pusing
  • Detak jantung tidak normal, seperti terlalu cepat atau terlalu lambat
Efek samping metformin berupa sakit perut
Sakit perut dapat menjadi efek samping metformin

Untuk mencegah hipoglikemia, pasien yang mengonsumsi metformin harus senantiasa mengonsumsi makanan sehat. Konsultasikan pula dengan dokter terkait olahraga yang bisa Anda jalani, serta patuhi konsumsi obat yang diberikan.

Peringatan sebelum konsumsi metformin

Selalu terbuka dengan dokter terkait riwayat medis dan konsumsi obat yang Anda jalani. Jika memiliki kondisi medis berikut ini, Anda mungkin tak bisa mengonsumsi metformin.

  • Mengalami gangguan ginjal, jantung, dan hati, karena dapat meningkatkan risiko asidosis laktat.
  • Mengonsumsi alkohol, karena meningkatkan risiko asidosis laktat dan hipoglikemia.
  • Hendak menjalani tindakan operasi dan radiasi, karena juga menaikkan risiko asidosis laktat.

Catatan dari SehatQ

Bagaimanapun, setiap obat berisiko menimbulkan efek samping tertentu, termasuk metformin. Apabila dokter meresepkan metformin, Anda disarankan untuk menanyakan pada dokter terkait efek samping yang mungkin akan timbul.

Anda juga harus senantiasa melaporkan kondisi medis yang pernah dialami, serta obat lain yang tengah dikonsumsi.

Healthline. https://www.healthline.com/health/diabetes/metformin-side-effects
Diakses pada 22 Januari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/lactic-acidosis
Diakses pada 22 Januari 2020

Artikel Terkait