Setelah lahir, bayi tidur terus adalah hal yang wajar
Bayi yang baru lahir tertidur terus adalah hal yang wajar

Kelahiran Si Kecil membawa kebahagiaan untuk orangtua baru. Namun, apa daya saat ingin mengajak buah hati bermain, yang ada anak sedang terlelap dengan pulasnya. Apakah salah bila bayi tidur terus?

Bayi tidur terus adalah hal yang wajar, pada dasarnya bayi akan lebih banyak tertidur daripada terbangun. Pada awalnya, pola tidur bayi memang tidak teratur karena bayi masih perlu beradaptasi dengan kehidupan di luar rahim ibunya.

Apakah bayi tidur terus adalah sesuatu yang normal?

Seperti yang telah dituliskan di atas, bayi memang lebih dominan tertidur daripada terbangun pada masa-masa awalnya. Si Kecil yang baru lahir dapat tertidur 14 sampai 17 jam per harinya dan terkadang hanya terbangun karena lapar.

Tentunya bayi tidak tidur terus menerus selama 14-17 jam tapi durasi tidurnya terpecah-pecah dan bayi hanya bisa tetap terbangun paling lama tiga jam.

Sangat wajar jika para ibu baru kelelahan karena mengikuti pola tidur bayi. Namun jangan khawatir hal ini umumnya berlangsung pada minggu-minggu awal kelahiran saja. Seiring bertumbuhnya buah hati, bayi akan mulai mengembangkan jadwalnya sendiri dan mulai bisa terbangun di siang hari dan baru tertidur di malam hari dan biasanya akan semakin teratur saat berusia enam bulan.

Bagaimana mengatasi bayi tidur terus?

Sebelum memeriksakan buah hati ke dokter. Anda bisa menerapkan beberapa tips di bawah untuk menetapkan jadwal tidur yang teratur untuk bayi, seperti:

  • Memberikan ASI setiap satu sampai dua jam.
  • Bawa bayi berjalan-jalan di siang hari agar bisa merasakan cahaya matahari yang natural.
  • Menjaga agar bayi tidak kedinginan maupun kepanasan.
  • Jangan terlalu memberikan stimulasi atau beraktivitas secara berlebih agar buah hati tidak kecapaian dan tertidur.
  • Bentuk rutinitas sore hari yang menenangkan, seperti memandikan dan memijat bayi
  • Catat pola tidur hari selama satu sampai dua hari.
  • Bila ingin membangunkan bayi, coba kurangi lapisan kain pembungkus bayi untuk membuatnya merasa kurang hangat.
  • Bangunkan bayi dengan lembut saat sudah waktunya untuk menyusu, Anda bisa memanggil-manggil namanya dengan suara halus agar bayi tidak kaget.

Bagaimana cara membangunkan Si Kecil untuk minum ASI?

Umumnya, bayi akan merasa haus  setiap dua sampai tiga jam atau kurang lebih total minum ASI sebanyak 8-12 kali dalam 24 jam.

Bayi yang berusia kurang dari empat minggu perlu dibangunkan dan tidak boleh dibiarkan tidur dalam kondisi lapar selama 4-5 jam.

Saat akan membangunkan Si Kecil, Anda dapat mencoba menyentuh pipi bayi secara perlahan ataupun menggoyangkan jari kaki atau menggosok telapak kaki buah hati dengan perlahan.

Anda dapat berkonsultasi dengan dokter anak untuk mengetahui berapa banyak bayi harus diberikan ASI.

Kapan harus memeriksakan Si Kecil ke dokter?

Terkadang bayi dapat tidur lebih lama karena mengalami sakit ringan, sehabis imunisasi, dan menderita infeksi.

Bayi yang kekurangan ASI akan menunjukkan tanda-tanda berupa lemas, rewel, dan malas menyusu jika ada tanda ini maka segera bawa ke UGD, selain itu. Orangtua perlu membawa Si Kecil ke dokter, jika bayi:

  • Sesak napas.
  • Demam tinggi.
  • Tidak kunjung bangun dari tidurnya setelah lebih dari 4-5 jam.
  • Tidak ingin menyusu.
  • Lemas.

Saat orangtua tidak yakin apakah durasi tidur anak normal atau tidak, Anda dapat menanyakan kepada dokter agar diberikan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/newborn-sleeping-too-much
Diakses pada 24 Desember 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322565.php
Diakses pada 24 Desember 2019

Artikel Terkait