Bayi Tampak Kuning saat Lahir, Apakah Keadaan Ini Normal?

Bayi kuning atau jaundice saat baru lahir disebabkan kadar bilirubin bayi yang terlalu tinggi
Kadar bilirubin bayi yang tinggi menyebabkan kondisi bayi kuning

Seringkali bayi tampak kuning pada saat baru lahir. Hal ini disebabkan karena kadar bilirubin bayi yang mengalami peningkatan. Kondisi ini tidak selalu menandakan bahwa bayi mengalami penyakit kuning. Kondisi kuning pada bayi, yang juga dikenal dengan jaundice, umumnya bisa diidentifikasi pada kulit dan mata bayi.

Mengapa bayi tampak kuning?

Bilirubin merupakan produk akhir yang dihasilkan dari degradasi heme, yaitu komponen pada sel darah merah. Pada kondisi pH normal, bilirubin merupakan zat yang tidak larut dalam plasma darah dan membutuhkan albumin untuk berikatan. Bilirubin akan mengalami konjugasi di hati dan kemudian dikeluarkan lewat empedu.

Bilirubin bayi baru lahir berada pada kadar yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang dewasa. Hal ini disebabkan kondisi polisitemia relatif dan peningkatan proses degradasi sel darah merah saat lahir. Selain itu, kondisi hati yang belum sepenuhnya sempurna menyebabkan penurunan pembersihan bilirubun dari hati. Adanya penyerapan ulang bilirubin bayi dari sirkulasi enterohepatik juga menyebabkan bayi terlihat kuning.

Selain itu, adanya peningkatan kadar total serum bilirubin bayi yang melebihi 5-7 mg/dL juga mengakibatkan bayi kuning. Kadar bilirubin bayi akan mencapai kadar yang sama dengan orang dewasa setelah 14 hari setelah kelahirannya.

Jaundice fisiologis

Pada sebagian besar kasus, bayi kuning saat lahir merupakan kondisi yang normal atau disebut jaundice fisiologis. Namun, kadar bilirubin bayi yang terlalu tinggi bisa mengakibatkan kerusakan pada saraf dan berakibat fatal.

Jaundice fisiologis umumnya muncul 24-72 jam setelah bayi lahir. Pada usia 3 hari, kadar total bilirubin bayi akan mencapai kadar puncaknya sebesar 12-15 mg/dL, kemudian mengalami penurunan. Pada bayi prematur, kadar puncak bilirubin bayi biasanya tercapai pada usia 2-3 hari dan dapat meningkat hingga melebihi 15 mg/dL.

[[artikel-terkait]]

Bagaimana tanda jaundice yang tidak normal?

Beberapa pertanda bahwa kondisi kuning atau jaundice yang terjadi pada bayi bukan merupakan kondisi fisiologis, antara lain:

  1. Kuning pada bayi muncul pada usia kurang dari 24 jam setelah lahir. Pada beberapa kasus, bayi kuning yang tampak setelah 18 jam masih dianggap sebagai kondisi fisiologis.
  2. Jaundice muncul pada lengan dan tungkai pada hari kedua. Selain itu, telapak tangan dan kaki tampak kuning. Hal ini menandakan kadar total bilirubin bayi yang terlalu tinggi.
  3. Jaundice dalam keadaan normal akan menghilang dalam 2 minggu pada bayi cukup bulan dan maksimal 3 minggu pada bayi kurang bulan atau prematur. Apabila setelah batas waktu tersebut bayi masih tampak kuning, hal ini merupakan pertanda adanya gangguan pada bayi.
  4. Jika dilakukan pemeriksaan laboratorium, kadar bilirubin bayi yang meningkat lebih dari 0,2 mg/dL/jam atau lebih dari 5 mg/dL dalam 24 jam. Apabila bilirubin direk lebih dari 1,5-2 mg/dL, kondisi ini mengindikasikan tanda bahaya.

Bahaya bilirubin ensefalopati

Kadar bilirubin bayi yang terlalu tinggi menyebabkan bilirubin tidak terkonjugasi dapat melewati sawar (mekanisme pertahanan) darah otak. Karena sifatnya yang toksik, ada kemungkinan terjadinya kerusakan saraf pada otak yang berakibat fatal.

Kondisi ini dinamakan bilirubin ensefalopati atau kernikterus. Selain kulit kuning, gejala yang dapat muncul, yaitu bayi sulit tidur, penurunan produksi urine dan berwarna gelap, bayi rewel, serta tidak mau menyusui.

Pada keadaan yang berat, bayi bisa menangis terus-menerus dengan nada tinggi, tubuh tampak kaku atau lunglai, muncul gerakan mata yang tidak terkordinasi, dan kejang. Kondisi bayi yang kuning dan disertai tanda-tanda tersebut, perlu segera mendapat penanganan oleh dokter.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320701.php
Diakses pada Mei 2019

Porter ML, Dennis MBL. Hyperbilirubinemia in the Term Newborn. AFP. 2002 Feb 15;65(4):599.
Diakses pada Mei 2019

KidsHealth. https://kidshealth.org/en/parents/jaundice.html
Diakses pada Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed