Bayi Susah Tidur Siang, Bagaimana Cara Mengatasinya?

(0)
20 May 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Jika bayi susah tidur siang, coba cek dulu popoknya. Bisa jadi ia habis buang air besar atau kecil dan merasa tidak nyaman.Bayi susah tidur siang? Bisa jadi ia sedang kelaparan, bunda!
Bayi susah tidur siang menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi oleh orangtua. Namun Anda tidak perlu khawatir karena ada banyak cara untuk mengatasi bayi tidak mau tidur siang yang bisa dilakukan.

8 cara mengatasi bayi susah tidur siang yang ampuh

Banyaknya jam tidur bayi bergantung pada usianya. Bayi yang baru lahir umumnya tidur selama 14-17 jam sehari. Namun, durasi ini mungkin tidak dapat terpenuhi jika bayi susah tidur siang.Maka dari itu, Anda bisa melakukan berbagai tips mengatasi bayi susah tidur berikut supaya ia bisa mendapatkan jam tidur yang cukup sesuai usianya.

1. Buatlah jadwal tidur yang sama

Tidur di jam yang sama setiap malam dapat membantu Anda untuk tidur secara teratur. Hal yang sama juga berlaku pada bayi.Oleh karena itu, Anda bisa membuat jadwal tidur siang dan malam yang teratur untuk menghindari bayi susah tidur siang dan mempermudah mereka tidur di waktu yang ditentukan.

2. Cari tempat yang nyaman untuk bayi tidur

Sebagian orangtua atau asisten rumah tangga (ART) mungkin mengajak bayi berjalan dengan stroller agar ia bisa tidur siang.Namun, hal ini dianggap tidak efektif karena stroller banyak bergerak dan mengalami guncangan saat dijalankan. Alih-alih menenangkan, justru bayi susah tidur siang.Lebih baik Anda menidurkan bayi di kamar atau tempat tidurnya agar ia dapat merasa nyaman dan mengantuk.

3. Ketahui tanda-tanda bayi sedang mengantuk

Salah satu cara untuk mengatasi bayi susah tidur siang yang ampuh adalah mengenali tanda-tanda bayi yang sedang mengantuk.Sejumlah kondisi, seperti mengucek mata, menguap, dan menangis, dapat mengindiasikan bayi mengantuk. Jika tanda-tanda ini muncul, Anda bisa menggendongnya agar ia dapat tidur dengan nyaman di dalam dekapan orangtuanya.

4. Periksa popoknya

Kondisi popok yang penuh dapat menyebabkan bayi susah tidur siang. Oleh karena itu, jika Anda ingin bayi tidur nyenyak di siang hari, sebaiknya periksa popok mereka secara rutin menjelang waktu tidurnya.Jika memang sudah penuh, segeralah bersihkan dan ganti dengan yang baru. Kondisi popok yang bersih dapat membuat bayi lebih nyaman dan mudah tidur siang.

5. Susui bayi

Kemungkinan penyebab bayi susah tidur siang lainnya adalah ia sedang kelaparan. Beberapa tanda bayi lapar meliputi:
  • Sering meletakkan tangannya ke mulut
  • Sering memalingkan kepalanya untuk mencari payudara
  • Lebih aktif
  • Mengisap jarinya
  • Membuka dan menutup mulut.
Bayi yang sudah disusui dianggap lebih mudah untuk tidur pulas di siang hari.

6. Kontrol temperatur atau suhu kamar

Jika bayi tidak mau tidur siang, bisa jadi suhu kamarnya terlalu panas sehingga membuat ia kepanasan.Suhu ruangan yang nyaman bagi bayi adalah sekitar 20-22 derajat Celcius. Namun, jangan atur suhu ruangan terlalu dingin karena malah bisa membangunkannya saat tidur.Waspadalah, suhu ruangan yang terlalu panas dapat meningkatkan risiko sudden infant death syndrome atau kematian mendadak pada bayi.

7. Tenangkan suasana di sekitarnya

Kebisingan dari luar rumah atau sinar matahari yang masuk lewat jendela dapat membuat bayi susah tidur siang. Oleh karena itu, tutup jendela dan matikan lampu di kamar bayi.Dilansir dari Mayo Clinic, suasana yang hening dan gelap dapat membuat bayi tidur siang dengan mudah.

8. Ajak si bayi tetap aktif

Cara mengatasi bayi susah tidur siang yang boleh dicoba adalah mengajak bayi tetap aktif. Cobalah bermain bersamanya saat ia masih terbangun.Mulai dari mengajaknya berbicara, bernyanyi, atau apa pun yang membuat perhatiannya terpaku pada Anda. Hal ini dapat membuat bayi merasa lelah dan akhirnya tertidur pulas.

Kebutuhan tidur bayi sesuai usianya

Setiap bayi membutuhkan jam tidur yang berbeda-beda tergantung dari usianya. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya:
  • 1-3 bulan

Bayi berusia 1-3 bulan biasanya tidur selama 15 jam dalam sehari. Mereka dapat tertidur sebanyak 3-4 kali di siang hari dan tidur panjang di malam hari.
  • 3-6 bulan

Menginjak usia 3-6 bulan, bayi biasanya tidur selama 12-16 jam sehari. Ia dapat tidur sebanyak 2-3 kali di siang hari dan tidur panjang di malam harinya.Namun, bisa saja ia hanya tidur siang sebanyak dua kali saat menginjak usia 6 bulan.
  • 6-12 bulan

Bayi yang sudah berusia 6 bulan ke atas umumnya lebih jarang tidur siang. Sebab, mereka biasanya menghabiskan banyak waktu tidurnya di malam hari (sekitar 10-12 jam).Akan tetapi, anak berusia 6-12 bulan tetap membutuhkan jam tidur sebanyak 12-15 jam dalam satu hari. Itu artinya, mereka tetap harus tidur siang untuk memenuhi kebutuhan tidur mereka.
  • 1 tahun ke atas

Anak yang berusia 1 tahun ke atas umumnya tidur selama 11-14 jam sehari. Anak berusia 14-15 bulan biasanya hanya tidur siang satu kali, tapi dengan waktu yang lama.

Catatan dari SehatQ

Anak bayi membutuhkan waktu tidur yang lebih lama dibandingkan orang dewasa. Maka dari itu, cobalah untuk selalu menidurkan mereka di siang hari. Jika bayi susah tidur, jangan ragu untuk mencoba berbagai strategi di atas.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
bayi & menyusuimasalah tidur anakgangguan tidur anak
Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/baby-wont-nap#overall-sleep-needs
Diakses pada 5 Mei 2021
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/child-sleep.aspx
Diakses pada 5 Mei 2021
Wic Breastfeeding. https://wicbreastfeeding.fns.usda.gov/babys-hunger-cues
Diakses pada 5 Mei 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/baby-naps/art-20047421
Diakses pada 5 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait