Bayi Susah Tidur, Apa Saja Penyebab dan Cara Mengatasinya?

Dot dapat menenangkan bayi susah tidur agar bisa tidur dengan pulas
Dot dapat membantu menenangkan bayi yang susah tidur

Bayi susah tidur di malam hari merupakan persoalan klasik yang muncul ketika baru memiliki anak. Sang bayi bahkan bisa terjaga sepanjang malam hingga membuat ibu harus begadang menemaninya. Keadaan ini tentu dapat membuat Anda sebagai ibu semakin kelelahan setelah seharian mengurus bayi. Sebelum mengetahui cara mengatasi bayi susah tidur, mari kita bahas penyebabnya terlebih dahulu.

Penyebab bayi susah tidur dan cara mengatasinya

Mungkin Anda bingung dan bertanya-tanya mengapa bayi kerap susah tidur. Ternyata, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan bayi mengalami kondisi ini. Adapun penyebab bayi susah tidur, yaitu:

  • Bayi belum memiliki ritme sirkadian

Ritme sirkadian merupakan jam biologis tubuh yang utamanya mengatur kapan tubuh perlu tidur. Sementara bayi pada umumnya belum memiliki jam biologis tubuh sehingga jam tidur mereka pun masih berantakan. Hal ini menyebabkan bayi dapat tidur nyenyak di siang hari, namun terjaga di malam hari.

Jika itu terjadi pada bayi Anda, hal tersebut bisa saja membuat Anda frustrasi karena jam tidur Anda akan berkurang. Perlu Anda ketahui bahwa biasanya bayi baru memiliki ritme sirkadian saat berusia 12 minggu, tapi bisa juga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Dalam mengatasi hal ini, Anda harus melatih bayi untuk tidur dan bangun pada jam yang teratur. Hal ini dapat membantu bayi memiliki jam biologis tubuh dengan lebih cepat sehingga mereka tidak lagi susah tidur. Selain itu, jangan menggunakan lampu di kamar yang cahayanya sangat terang karena dapat membuat bayi sulit mengantuk.

  • Bayi lapar

Rasa lapar menjadi penyebab paling umum bayi susah tidur dan terbangun di malam hari. Hal ini disebabkan karena ASI dapat dicerna dengan mudah oleh bayi sehingga perutnya bisa merasa lebih cepat lapar.

Ketika lapar, bayi akan menjadi rewel dan mungkin menangis sepanjang malam. Anda pun harus terbangun dari tidur, lalu memberi mereka ASI. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya sebelum Anda tertidur berilah ASI yang cukup pada bayi. Hal ini bisa membuat bayi merasa kenyang dan dapat tidur lebih lama dengan nyenyak.

  • Bayi tidak enak badan

Bukan hanya karena lapar, bayi susah tidur juga dapat disebabkan oleh keadaan tubuh bayi. Ketika bayi merasa tidak enak badan karena tumbuh gigi, pilek, alergi, kaki pegal, perut bergas, sembelit, ataupun masalah lainnya yang membuat tubuh mereka terasa tidak nyaman, maka bayi akan susah tidur.

Jika Anda mencurigai penyebab bayi susah tidur karena sakit atau alergi, maka sebaiknya periksakan mereka ke dokter. Dokter akan memberikan penanganan yang tepat untuk sakit atau alergi yang dialami bayi Anda sehingga masalah susah tidur juga bisa diatasi.

  • Bayi ingin bersama Anda

Terkadang, bayi susah tidur karena ingin terus dekat dengan Anda. Bayi bisa tetap terjaga sebab takut ditinggalkan atau ingin bermain bersama Anda meski sudah tengah malam. Hal ini tentu dapat menyulitkan Anda untuk tidur.

Dalam mengatasi hal ini, Anda dapat membawa bayi Anda tidur bersama di kamar, namun di tempat yang bebas dari gangguan apa pun. Membawa bayi tidur bersama bisa membuatnya tetap dekat dengan Anda, dan Anda pun bisa menemaninya sambil beristirahat hingga tertidur.

  • Bayi kelelahan

Meski menyenangkan, mengajak bayi bermain menjelang tidur dapat membuat bayi kelelahan dan membuatnya susah tidur. Hal ini disebabkan oleh saraf simpatik bayi yang meningkat sehingga membuatnya tetap terjaga.

Sebaiknya, ketika 2-3 jam menjelang tidur, ciptakan kondisi yang tenang agar bayi bisa terangsang untuk mengantuk. Bayi akan menyukai keadaan yang tenang dan tidak berisik karena pendengaran bayi cukup sensitif sehingga saat ada suara yang cukup mengganggu, maka bayi sulit tidur atau akan terbangun ketika tidur.

Menciptakan kebiasaan tidur yang baik untuk bayi

Terdapat langkah-langkah yang dapat Anda lakukan dalam menciptakan kebiasaan tidur yang baik untuk bayi. Langkah-langkah yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

  • Buatlah jadwal tidur dan bangun yang konsisten. Anda dapat membuat jadwal rutin untuk waktu tidur dan bangun bayi Anda. Lama kelamaan, bayi pun akan terbiasa dengan jadwal tersebut.
  • Ketika bayi mengantuk, segera letakkan mereka di tempat tidurnya. Hal ini dapat mendorong bayi untuk segera tidur. Sebaiknya, sebelum menidurkan bayi bersihkan terlebih dahulu tempat tidurnya agar bayi merasa nyaman dan dapat tidur dengan pulas.
  • Jika bayi rewel saat akan tidur, Anda harus menenangkannya. Jangan malah memarahi atau membentaknya karena dapat membuat tangisannya semakin kencang. Bayi menjadi rewel menjelang tidur bisa disebabkan karena ia belum menemukan posisi yang nyaman.
  • Dalam menenangkan bayi untuk tidur, Anda juga dapat menggunakan dot. Penggunaan dot ketika bayi akan tidur dapat mengurangi risiko kematian mendadak pada bayi (SIDS).
  • Pastikan bayi kenyang sebelum tidur karena jika tidak kenyang, maka dapat menciptakan kebiasaan bangun di malam hari.
  • Gunakan lampu yang redup di kamar dan jauhkan bayi dari suara-suara yang bising sehingga bayi dapat tidur dengan tenang dan lelap.

Bayi susah tidur tentu bisa membuat ibu kewalahan, apalagi jika Anda seorang ibu baru. Oleh sebab itu, sangat penting untuk belajar menciptakan kebiasaan tidur yang baik untuk bayi. Hal ini bertujuan agar Anda dan bayi Anda memiliki kualitas tidur yang baik, dan bisa lebih berenergi pada keesokan harinya.

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/newborn-not-sleeping#7
Diakses pada Juli 2019

Parenting Science. https://www.parentingscience.com/infant-sleep-problems.html
Diakses pada Juli 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/baby-sleep/art-20045014
Diakses pada Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed