logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Yang Perlu Diperhatikan Ketika Melahirkan Bayi Prematur

open-summary

Setiap ibu mendambakan persalinan normal dengan usia bayi yang cukup. Namun, beberapa hal bisa menyebabkan bayi lahir lebih cepat, alias prematur. Itu sebabnya, memilih rumah sakit dengan fasilitas lengkap, seperti keberadaan NICU, menjadi sangat penting, terlepas dari metode kelahiran yang akan terjadi.


close-summary

5

(5)

6 Mei 2021

| Rena Widyawinata

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

bayi prematur menjalani perawatan di inkubator NICU

Pemilihan rumah sakit dengan NICU wajib dalam kelahiran prematur

Table of Content

  • Penyebab bayi lahir prematur
  • Mengantisipasi kelahiran prematur
  • Cara merawat bayi prematur

Normalnya, bayi akan lahir pada usia kehamilan maksimal 40 minggu. Meski demikian, keinginan ibu untuk bertemu sang buah hati bisa saja terjadi lebih cepat. Kelahiran prematur terjadi saat usia kehamilan kurang dari 37 minggu.

Advertisement

Terdapat beberapa penyebab seorang ibu hamil mengalami kelahiran prematur. Meski demikian, Anda tak perlu khawatir. Dengan perawatan yang tepat, bayi prematur dapat tumbuh dengan sehat dan normal, layaknya bayi cukup bulan lainnya.

Penyebab bayi lahir prematur

penyebab kelahiran prematur hingga kini belum diketahui
Hamil kembar menjadi salah satu penyebab bayi lahir prematur

Sebagaimana dikutip dari pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat, CDC, belum diketahui penyebab bayi lahir prematur. Memang terdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko bayi lahir sebelum waktunya. Meski demikian, mereka yang tak memiliki faktor risiko ini juga tetap dapat mengalami persalinan prematur.

Dilansir dari Mayo Clinic, berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan bayi lahir prematur:

  • Pernah mengalami persalinan prematur sebelumnya
  • Hamil kembar
  • Jarak dengan kehamilan sebelumnya kurang dari 6 bulan
  • Kehamilan melalui proses IVF
  • Memiliki masalah pada rahim, serviks, atau plasenta
  • Memiliki penyakit kronis, seperti diabetes dan hipertensi
  • Stres
  • Kecelakaan atau trauma
  • Riwayat keguguran
  • Infeksi cairan ketuban atau ISK
  • Kekurangan atau kelebihan berat badan sebelum hamil
  • Merokok atau menggunakan obat-obatan terlarang

Baca Juga

  • Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Susah BAB Setelah Melahirkan Caesar
  • Jika Napas Bayi Cepat, Kapan Harus Waspada dan Mencari Bantuan Dokter?
  • Jenis Terapi Saraf Kejepit Ini Bisa Dilakukan di Rumah

Mengantisipasi kelahiran prematur

Mempersiapkan kelahiran menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mendebarkan. Ibu hamil tentu mendambakan proses persalinan normal dengan bayi cukup bulan.

Meski demikian, mempersiapkan yang terbaik selalu menjadi langkah yang tepat untuk diambil. Baik kelahiran normal ataupun prematur, sebaiknya Anda memilih rumah sakit yang memiliki NICU.

Hal ini tentu akan memudahkan jika ada hal-hal yang berjalan di luar rencana ideal Anda.

Dalam kasus persalinan prematur, bayi membutuhkan perawatan khusus. Hal ini karena beberapa organ tubuhnya mungkin belum berkembang sempurna jika dibandingkan dengan bayi yang lahir cukup bulan.

Rumah sakit yang dilengkapi dengan NICU dan PICU biasanya telah siap untuk menangani kondisi bayi yang lahir prematur atau bayi dengan kondisi kesehatan tertentu. 

NICU biasanya dilengkapi dengan peralatan penunjang, seperti alat bantu napas teknologi tinggi (HFO).

Alat tersebut sangat krusial, mengingat bayi prematur rentan mengalami masalah pernapasan karena paru-parunya yang belum berkembang sempurna.

Cara merawat bayi prematur

metode kanguru perawatan bayi prematur
Metode kanguru merupakan salah satu cara merawat bayi prematur yang paing dianjurkan

Umumnya, bayi yang lahir kurang bulan akan dipantau secara intensif di NICU oleh dokter spesialis neonatologi. Setelah kondisinya stabil, bayi baru bisa dipindahkan ke kamar bayi biasa atau bahkan ikut pulang bersama kedua orang tua.

Mengingat sistem imunnya yang masih berkembang, ada beberapa cara utama merawat bayi prematur yang perlu diperhatikan kedua orang tua, yakni:

1. Memberikan ASI

Manfaat pemberian ASI eksklusif pada bayi prematur sangat penting. Kandungan gizi pada ASI bayi prematur biasanya lebih tinggi bandingkan dengan bayi cukup bulan. Hal ini berguna bagi tumbuh kembang bayi, khususnya pada masa awal.

ASI bayi kurang bulan biasanya mengandung banyak sistein, taurin, lipase yang dapat meningkatkan penyerapan lemak. Selain berperan dalam pertambahan berat badan, pemberian ASI eksklusif juga membantu meningkatkan sistem imun.

2. Penuhi waktu tidurnya

Memperhatikan waktu tidur bayi juga menjadi kunci untuk daya tahan tubuhnya. Sebaiknya, bayi prematur tidur lebih banyak dibandingkan dengan bayi cukup bulan, tapi dengan durasi yang lebih singkat.

Pastikan bayi Anda tidur terlentang untuk meminimalisir risiko sindrom kematian bayi mendadak (sudden infant death syndrome).

3. Lakukan metode kanguru

Metode kanguru adalah cara merawat bayi prematur yang paling direkomendasikan. Biasanya, sebelum bayi diizinkan keluar NICU, Anda sudah diminta untuk mempraktikkan cara ini.

Metode kanguru adalah memungkinkan ibu atau bahkan ayah melakukan kontak skin to skin dengan bayi. Selain memperkuat ikatan emosional, penelitian juga menunjukkan cara ini mampu meningkatkan kondisi kesehatan si kecil.

Tanyakan segala hal yang Anda butuhkan, khususnya keadaan si kecil, saat hendak membawanya pulang pada perawat maupun dokter yang berjaga di NICU. Pastikan Anda tidak melewatkan jadwal kunjungan ke dokter demi memantau kesehatan si buah hati.

Lebih baik pula jika batasi jumlah kunjungan dan hindari membawa bayi prematur ke tempat umum, terlebih dalam masa pandemi seperti saat ini. Dengan begitu, bayi Anda bisa terhindar dari risiko sakit dan tumbuh dengan sehat.

Advertisement

melahirkanmerawat bayibayi prematuradv eka hospital

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved