logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Bayi Sering Bersin, Normal Atau Pertanda Sedang Sakit?

27 Jan 2020

| Annisa Amalia Ikhsania

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Bayi sering bersin karena reaksi refleks untuk membersihkannya

Bayi sering bersin merupakan hal yang normal terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan

Table of Content

  • Penyebab bayi sering bersin, apakah normal?
  • Kenali tanda-tanda bayi sering bersin yang disebabkan oleh penyakit
  • Kapan kondisi bayi bersin terus menerus perlu dibawa ke dokter?

Bagi orangtua baru, bayi sering bersin mungkin menjadi hal yang cukup mengkhawatirkan. Bahkan, tak sedikit mungkin yang mengira bahwa bayi Anda sedang sakit flu atau pilek

Advertisement

Padahal, bukan hanya anak Anda yang mengalaminya, melainkan hampir semua bayi baru lahir sering bersin-bersin dan itu bisa merupakan refleks pada bayi baru lahir. Lantas, apakah bayi bersin terus menerus berbahaya? Apa saja yang bisa menjadi penyebabnya?

Baca Juga

  • Ini Cara Mengatasi Bayi Susah Makan yang Perlu Anda Coba
  • 3 Cara Aman Menghangatkan ASI Agar Tidak Rusak
  • 12 Perlengkapan Menyusui yang Penting untuk Proses Pemberian ASI Eksklusif

Penyebab bayi sering bersin, apakah normal?

Apakah bayi Anda yang baru lahir sering bersin? Jangan panik dulu, Moms, bayi bersin sejak lahir ke dunia sebenarnya merupakan hal yang tidak perlu dikhawatirkan dan sangat normal terjadi. 

Sama halnya dengan bayi menguap, cegukan, atau bersendawa, sering bersin pada bayi baru lahir juga merupakan hal yang normal, asalkan tidak disertai dengan gejala lain, seperti demam atau flu. 

Nah, untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa penyebab bayi sering bersin setelah lahir ke dunia:

1. Bayi bersin terus karena reaksi refleks

Sama seperti orang dewasa, bayi bersin secara refleks. Kondisi ini dapat terjadi ketika ada yang tidak beres pada saluran hidung sehingga ia akan refleks untuk membersihkannya. 

Bayi baru lahir umumnya memiliki saluran hidung yang lebih kecil dibandingkan orang dewasa. Lantaran ukuran saluran hidungnya yang lebih kecil, hidung bayi menjadi sangat mudah tersumbat. 

ASI, lendir, debu, serat pakaian, bulu hewan peliharaan, bisa jadi penyebab paling umum penyumbatan saluran napas Si Kecil. Saat bayi bersin itulah menjadi sebuah cara alami bagi tubuh bayi untuk membersihkan atau menyingkirkan berbagai jenis sumbatan yang menutupi saluran hidung dan pernapasannya. 

2. Membiasakan diri untuk bernapas menggunakan hidung

Bayi baru lahir biasanya sering bernapas melalui mulut hingga usia 3-4 bulan. Ini karena ia masih beradaptasi untuk bernapas menggunakan hidung. Lantaran belum terbiasa, akibatnya bayi bersin terus saat ia mencoba bernapas melalui hidung. 

Selain itu, kebiasaan tersebut juga merupakan salah satu cara bagi bayi baru lahir untuk membersihkan saluran hidung dan pernapasannya. 

3. Membuka lubang hidung setelah menyusu

Penyebab bayi bersin lainnya adalah sebagai cara untuk membuka lubang hidung yang tertutup sementara selama ia menyusu. 

Ya, saat Anda menyusui bayi langsung dari payudara, lubang hidungnya mungkin akan tertekan oleh tubuh Anda sehingga menjadi tertutup sementara. Maka dari itu, bayi akan membukanya kembali dengan cara bersin.

Oleh karenanya, apabila bayi selalu bersin tanpa disertai gejala penyakit lain, sebaiknya Anda tak perlu khawatir. Pasalnya, hal tersebut dilakukan oleh Si Kecil untuk membuatnya tetap bisa bernapas dengan sempurna. 

Kenali tanda-tanda bayi sering bersin yang disebabkan oleh penyakit

Bayi sering bersin bisa jadi tanda ia sedang mengalami infeksi saluran pernapasan
Bayi bersin terus menerus bisa karena ia sedang jatuh sakit

Meski bayi bersin terus-menerus merupakan hal yang normal terjadi, bayi baru lahir juga bisa sering bersin akibat jatuh sakit. Biasanya kondisi ini merupakan tanda sedang mengalami infeksi saluran pernapasan. 

Oleh sebab itu, agar Anda mudah mengenalinya, kenali berbagai gejala bayi sering bersin yang menjadi tanda-tanda penyakit seperti berikut:

  • Batuk
  • Sulit bernapas
  • Tidak mau menyusu
  • Merasa sangat lelah atau menjadi lemas
  • Demam tinggi di atas 38 derajat Celsius

Pada beberapa kasus, frekuensi bayi bersin yang tinggi bisa jadi merupakan tanda kondisi Neonatal Abstinence Syndrome (NAS). Apakah itu? 

Neonatal Abstinence Syndrome adalah kondisi yang umum terjadi ketika seorang ibu telah melakukan penyalahgunaan zat tertentu dan mengalami kecanduan selama kehamilan. Beberapa zat yang paling sering disalahgunakan, antara lain alkohol, heroin, dan metadon. 

Dikutip dari US National Library of Medicine (MedlinPlus), selain bayi sering bersin, beberapa tanda gejala sindrom ini, yaitu:

  • Hidung tersumbat
  • Tremor
  • Bayi tidak mengisap puting terus menerus saat menyusui
  • Pelekatan saat menyusui yang cenderung tidak normal
  • Terdapat bintik-bintik pada bayi
  • Diare
  • Bayi menangis berlebihan atau bernada tinggi
  • Demam
  • Nafas cepat
  • Kejang
  • Mengalami masalah tidur
  • Muntah

Umumnya dokter akan mencari tanda-tanda NAS pada bayi, salah satunya dengan melihat intensitas frekuensi bersin. Saat bayi bersin 3-4 kali berturut-turut dalam rentang waktu 30 menit, maka bisa jadi bayi Anda mengalami jenis sindrom penyakit satu ini. 

Kapan kondisi bayi bersin terus menerus perlu dibawa ke dokter?

Sering bersin pada bayi baru lahir merupakan hal yang normal terjadi. Akan tetapi, jika Anda mengetahui berbagai gejala lain pada bayi selain sering bersin, seperti demam atau hidung meler, maka segera konsultasikan dengan dokter spesialis anak. 

Membawa buah hati Anda ke dokter spesialis anak, maka dapat membantu Anda dalam mengetahui penyebab pasti bayi sering bersin. Dengan demikian, bayi Anda pun mendapatkan penanganan yang tepat. 

Jika Anda ingin bertanya pada dokter,  Anda bisa berkonsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

bayi & menyusuibersinbayi baru lahir

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved