Bayi 7 Bulan Belum Bisa Duduk, Perlukah Orangtua Khawatir?

(0)
28 Aug 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bayi 7 bulan belum bisa duduk, orangtua tidak perlu khawatirBayi 7 bulan belum bisa duduk bukanlah suatu ketertinggalan perkembangan
Saat bayi 7 bulan belum bisa duduk, orangtua mungkin berpikir, apakah Si Kecil tertinggal dari teman-teman sebayanya? Meski berhak khawatir, tapi Anda sebagai orangtua sebenarnya perlu memahami bahwa pencapaian perkembangan setiap bayi bisa berbeda.Tidak semua bayi yang terlambat duduk, bicara, atau berjalan, pasti memiliki gangguan perkembangan. Berikut ini penjelasan lebih lengkap yang perlu diketahui orangtua, agar tidak lagi khawatir berlebihan.

Bayi 7 bulan belum bisa duduk itu wajar, ini alasannya

Untuk urusan kemampuan duduk, banyak orangtua yang khawatir saat bayinya yang berusia 7 bulan, belum bisa duduk secara mandiri. Menjadi cemas dengan kemungkinan bayi mengalami gangguan perkembangan adalah hal yang wajar. Namun orangtua juga perlu tahu bahwa setiap bayi punya rentang waktu perkembangannya masing-masing.Umumnya, bayi akan mulai belajar untuk mengangkat kepalanya di usia 2 bulan, meski belum stabil dan masih harus menggunakan tangan untuk menyangga badan. Lalu pada usia 4 bulan, bayi umumnya akan bisa mengangkat kepalanya tanpa bantuan dan memasuki umur 6 bulan, bayi akan bisa duduk dengan sedikit bantuan. Di usia 9 bulan, kebanyakan bayi bisa duduk tanpa alat bantu untuk menyangga tubuhnya dan memasuki usia 12 bulan, ia akan bisa duduk sendiri dan berdiri dari duduk dengan mudah. Beberapa bayi memang ada yang sudah mulai belajar duduk dari usia 4 bulan. Namun ada juga bayi yang baru bisa duduk menjelang 9 bulan. Jadi jika saat berumur 7 bulan, bayi belum bisa duduk, orangtua tidak perlu terlalu khawatir.Anda bisa terus melakukan langkah-langkah untuk membimbingnya mencapai milestone atau perkembangan berikut ini.

Cara mengajari bayi 7 bulan agar bisa duduk

Bayi memerlukan latihan untuk bisa duduk. Jadi, salah satu cara untuk melatih kemampuan ini adalah membiarkannya menerima stimulasi dan melakukan eksplorasi sembari terus mengawasi di sampingnya.Berikut ini langkah yang bisa Anda lakukan untuk membantu bayi 7 bulan latihan duduk.

• Memberi Si Kecil waktu latihan yang cukup

Bayi tidak akan bisa duduk dengan sendirinya jika ia hanya ditidurkan di kasur. Ia perlu belajar untuk tengkurap, memiliki tummy time untuk melatih otot leher, punggung, dan perutnya, serta diperkenalkan pada konsep duduk.Saat belajar, ia pasti akan kembali terjatuh setelah beberapa detik berada di posisi duduk. Hal tersebut adalah wajar terjadi. Jadi, jangan sudahi sesi latihan hanya karena ia jatuh satu kali. Tentu, Anda juga harus pastikan bahwa permukaan tempat Si Kecil latihan tidaklah berbahaya. Sebagai orangtua, yang bisa Anda lakukan saat Si Kecil latihan adalah mengawasinya. Dengan pengalaman jatuhnya itu, bayi akan belajar dan mengingat posisi yang aman untuknya duduk.

• Memposisikan anak untuk bermain di atas lantai atau karpet

Memposisikan anak untuk bermain dan berlatih duduk di atas lantai atau karpet bisa lebih menstimulasi kemampuan duduknya dibanding Anda menggunakan kursi bayi. Jika berlatih duduk tanpa bantuan alat, maka bayi akan lebih mandiri.Beri anak 2-3 kali waktu bermain di lantai. Sebar mainannya di lantai untuk ia eksplor. Dengan begitu, Si Kecil akan terbantu untuk belajar memposisikan dirinya untuk duduk secara mandiri.

• Memangku bayi

Salah satu kegiatan yang bisa menstimulasi bayi untuk belajar duduk adalah menempatkannya di pangkuan Anda. Duduklah dalam posisi bersila, lalu pangkulah bayi di antara kedua paha sambil membacakannya dongeng atau bermain dengannya.

• Memberi pembatas yang empuk untuk pelindung

Membiarkan anak bermain dan mengeksplorasi sendiri tentu juga harus disertai dengan pengamanan yang tepat. Jadi, batasi area lantai atau karpet tempat anak belajar duduk dengan guling atau bantal yang empuk sehingga ia tidak terluka saat terjatuh.

Ini tandanya jika bayi 7 bulan mengalami gangguan perkembangan

Saat bayi 7 bulan belum bisa duduk, Anda memang tidak perlu terlalu khawatir. Biasanya, bayi baru dikatakan punya keterlambatan perkembangan saat ia belum bisa duduk di usia 9 bulan. Meski begitu, Anda tetap harus memperhatikan tanda-tanda gangguan keterlambatan perkembangan motorik yang mungkin dimiliki bayi, seperti:
  • Otot bayi terlihat kaku atau tegang
  • Pergerakannya tidak stabil
  • Hanya menggunakan satu tangan saat mengambil barang (tidak pernah berganti tangan
  • Tidak memiliki kontrol kepala yang kuat
  • Tidak berusaha mencapai objek atau benda maupun memasukkannya ke mulut
Apabila mencurigai anak memiliki gejala serupa, maka ada baiknya jika Anda membawanya untuk menjalani pemeriksaan di klinik tumbuh kembang atau berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.
tumbuh kembang bayiperkembangan bayi
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/when-can-babies-sit-up
Diakses pada 14 Agustus 2020
Parents. https://www.parents.com/baby/development/physical/stages-of-sitting/
Diakses pada 14 Agustus 2020
Help Me Grow. https://helpmegrowmn.org/HMG/HelpfulRes/Articles/BabyMilestones/index.html
Diakses pada 14 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait