Bau Sperma Menyengat, Kapan Harus Diperiksakan?

(0)
01 Sep 2020|Azelia Trifiana
Bau sperma dapat disebabkan oleh beberapa faktorBau sperma dapat disebabkan oleh banyak hal, mulai dari kebersihan hingga pola makan
Tiap orang memiliki bau sperma yang berbeda-beda. Terlebih, di dalamnya terdapat berbagai substansi yang berpengaruh terhadap aromanya. Mulai dari pola makan, kebersihan, hingga kehidupan seksual. Apabila sperma bau terasa menyengat disertai gejala lain, segera periksakan diri ke dokter.Apa yang dikonsumsi seseorang mulai dari makanan untuk sperma sehat hingga makanan yang bersifat asam dapat berpengaruh terhadap bau sperma. Ketika terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman asam, maka bau sperma bisa terasa mengganggu. Infeksi dan kondisi kurang higienis juga bisa memengaruhi bau sperma.

Mengenal bau sperma dan artinya

Sebagian besar orang memiliki bau sperma yang tidak terlalu dominan. Jika dirasa sangat menyengat dan mengganggu, bisa jadi merupakan sinyal ada masalah medis atau kebersihan kurang terjaga.Berikut ini beberapa jenis bau sperma dan artinya:

1. Bau sperma seperti klorin

Ini adalah bau sperma yang normal, yaitu seperti amonia, klorin, atau produk pemutih. Terbentuknya bau ini datang dari susbtansi seperti enzim, protein, dan juga mineral yang ada dalam air mani. Sebagian besar substansi ini bersifat alkali, artinya kadar pH-nya berada di atas angka 7.Beberapa substansi yang bersifat alkali dalam air mani seperti magnesium, kalsium, copper, zinc, dan juga sulfur. Kadar pH yang sehat untuk sperma adalah 7,2 hingga 8,0.Meski demikian, aroma ini bisa berubah setelah seseorang melakukan hubungan seksual. Penetrasi penis ke vagina yang pH-nya bersifat asam membuat air mani ikut bersifat asam, dengan level pH antara 3,8-4,5. Namun perubahan aroma ini hanya berlangsung sementara.

2. Bau sperma seperti telur busuk

Sperma bau seperti telur busuk atau amis adalah sinyal bahwa kondisinya sedang tidak normal. Beberapa hal yang bisa memicu terjadinya hal ini adalah:
  • Mengonsumsi makanan seperti bawang putih, asparagus, dan daging
  • Mengonsumsi kafein seperti terlalu banyak minum kopi
  • Terlalu banyak minum alkohol
Apabila setelah berhenti mengonsumsi beberapa jenis makanan dan minuman di atas aromanya tidak membaik, bisa jadi tanda mengalami infeksi menular seksual, seperti:
  • Trichomoniasis, infeksi yang menyebabkan sensasi gatal dan panas disertai keluarnya cairan dari penis
  • Gonorrhea, infeksi bakteri disertai gejala sensasi terbakar saat buang air kecil, skrotum gatal, hingga keluar cairan berwarna hijau atau kuning dari penis.
  • Prostatitis, kondisi peradangan kelenjar prostat karena infeksi bakteri. Gejalanya mulai dari urine berdarah, ejakulasi nyeri, hingga frekuensi buang air kecil bertambah.

3. Bau sperma seperti pohon pear

Di Amerika Utara, ada pohon pear bernama Pyrus calleryana yang dikenal dengan nama semen tree. Ketika bunganya berkembang saat musim semi, akan memproduksi zat kimia organik bernama amines. Bau sperma ini disebut sebagai yang paling mirip dengan aroma aslinya.

Faktor yang berpengaruh terhadap bau sperma

Ada banyak faktor yang berpengaruh terhadap bau sperma seseorang, termasuk konsentrasi bakteri dan substansi lain yang mengalami kontak dengan air mani dan mengubah aromanya. Faktor-faktor itu adalah:
  • Sunat

Prosedur sunat dapat berpengaruh pada bau sperma
Apakah seseorang sudah disunat atau belum turut berpengaruh terhadap bau sperma seseorang. Jika seseorang belum menjalani sunat dewasa, konsentrasi keringat, minyak, sel kulit mati, bakteri, dan juga smegma di bawah lipatan penis akan bercampur dengan air mani ketika ejakulasi terjadi.Namun bagi orang yang sudah disunat, keringat dan minyak yang ikut tercampur saat ejakulasi konsentrasinya tidak terlalu dominan. Terlebih, tidak ada substansi apapun yang terperangkap di kulup penis.
  • Urine

Adanya endapan urine hingga keringat yang tinggi sodium juga bisa berpengaruh terhadap bau sperma seseorang. Semakin tinggi substansi alkali yang mengalami kontak dengan air mani, maka bau sperma akan menjadi seperti klorin.
  • Pola makan

Apa yang dikonsumsi seseorang juga berpengaruh terhadap bau hingga rasa sperma. Beberapa makanan seperti nanas, jeruk, pepaya, brokoli, seledri, hingga kayu manis diklaim membuat bau dan rasa sperma menjadi lebih manis.Di sisi lain, makanan dan minuman seperti kafein, alkohol, kubis, asparagus, bayam, daging, hingga produk olahan susu bisa membuat bau dan rasa sperma lebih pahit.Terlepas dari faktor yang berpengaruh terhadap bau sperma, pastikan selalu menjaga kebersihan penis. Imbangi pula dengan banyak mengonsumsi sayuran dan buah serta membatasi konsumsi kafein dan alkohol.

Apabila terdeteksi sperma bau yang tidak biasa terutama setelah berhubungan seksual, konsultasikan kepada dokter. Bisa jadi, infeksi menular seksual menjadi pemicunya.
spermakesehatan priareproduksi pria
Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/semen-smell
Diakses pada 17 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326242
Diakses pada 17 Agustus 2020
Cosmopolitan. https://www.cosmopolitan.com/sex-love/a8459063/semen-is-it-normal/
Diakses pada 17 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait