Banyak Digemari, Ternyata Ini 5 Manfaat Terapi Ikan Untuk Kesehatan

Mengangkat sel-sel kulit mati adalah salah satu manfaat terapi ikan untuk kesehatan
Terapi ikan dilakukan pada kaki dengan meletakkannya ke dalam air hangat berisi ikan-ikan kecil

Tren terapi ikan cukup digemari oleh banyak kalangan. Bahkan, tak sedikit tempat yang menyediakan terapi pijat ikan di beberapa lokasi. Umumnya, tempat terapi ikan dapat ditemui di pusat perbelanjaan, taman rekreasi, dan lokasi lain yang mudah dijangkau. 

Banyak orang percaya akan manfaat terapi ikan karena diklaim dapat sebagai pilihan pengobatan alternatif. Namun, sebenarnya apa saja manfaat terapi ikan untuk kesehatan?

Manfaat terapi ikan untuk kesehatan 

Fish spa atau dikenal dengan terapi ikan adalah jenis perawatan yang biasa dilakukan pada kaki. Anda akan diminta untuk meletakkan kedua kaki di akuarium yang berisi air hangat dan  ikan-ikan kecil selama 15-30 menit. 

Jenis ikan yang biasa digunakan adalah Garra rufa. Garra rufa adalah spesies ikan tidak bergigi yang biasa ditemukan di wilayah Timur Tengah. 

Tren terapi pijat ikan dimulai di Timur Tengah, di mana ikan Garra rufa ditemukan di sungai-sungai wilayah Turki dan Syria. Kemudian, perawatan ini dengan cepat menyebar ke Eropa hingga Asia. 

Berikut adalah berbagai manfaat terapi ikan untuk kesehatan:

1. Mengangkat sel-sel kulit mati

Salah satu manfaat terapi ikan yang utama adalah untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Ikan Garra rufa akan memakan sel-sel kulit mati sehingga kaki Anda akan terasa lebih halus dan lembut. 

2. Melancarkan sirkulasi darah

Sensasi rasa pijatan kecil yang berasal dari gigitan ikan Garra rufa ini dapat merangsang peredaran darah dan melancarkan sirkulasi darah. 

3. Menghaluskan kulit

Efek pengangkatan sel-sel kulit mati dapat menghaluskan kulit serta mencerahkan bekas luka. Inilah yang juga menjadi manfaat terapi ikan lainnya yang bisa Anda coba. 

4. Mengatasi stres

Manfaat terapi ikan selanjutnya adalah membantu melepaskan stres dan ketegangan. Tak ayal apabila banyak orang yang melakukan terapi pijat ikan sebagai hiburan guna melepas kepenatan. 

Meski hanya 15 menit melakukan terapi pijat ikan, Anda akan merasa lebih rileks dan tenang. 

5. Sebagai pengobatan psoriasis alami

Ikan Garra rufa biasa digunakan dalam ichthyotherapy, yaitu terapi untuk mengatasi masalah kulit seperti psoriasis. Psoriasis adalah suatu kondisi yang menyebabkan bagian kulit menebal, merah, dan bersisik.  

Terapi pijat ikan diyakini dapat mengobati penyakit psoriasis dan dermatitis atopik dengan cara memakan sisik-sisik kulit sehingga membantu mengurangi tingkat keparahan lesi psoriasis. Terlebih ikan Garra rufa juga cenderung memilih lesi psoriasis daripada kulit yang sehat.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Evidence-Based Compementary and Alternative Medicine mendukung manfaat terapi ikan sebagai pengobatan psoriasis alami. Penelitian ini melibatkan 67 orang penderita psoriasis kronis, mereka berendam di kolam air hangat berisi sekitar 250-400 ikan Garra rufa. 

Masing-masing pasien diminta untuk berendam dalam durasi waktu tertentu selama 3 minggu, dan tidak ada penderita psoriasis yang berbagi bak berendam yang sama. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keparahan gejala penyakit berkurang sebesar 72 persen setelah melakukan ichthyotherapy. Kemudian, lebih dari 87 persen partisipan mengaku senang melakukan ichthyotherapy karena terapi ini tidak menimbulkan efek samping apa pun. 

Akan tetapi, ichthyotherapy ini dijalankan bersamaan dengan pemberian radiasi sinar UVA sehingga tidak diketahui apakah dengan terapi ikan Garra rufa saja dapat memberikan hasil yang sama atau tidak. 

Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai keefektivitasan terapi ikan sebagai pengobatan alami psoriasis

Dampak negatif melakukan terapi pijat ikan

Perawatan fish spa bukan berarti tidak memiliki efek negatif. Meski terapi pijat ikan cukup populer dan menarik perhatian banyak orang, sebenarnya ada berbagai risiko kesehatan yang dapat timbul. Apa sajakah?

1. Infeksi bakteri

Umumnya, akuarium atau bak terapi pijat ikan tidak dibersihkan secara menyeluruh sebelum digunakan oleh pengguna berikutnya. Akibatnya, hal ini yang memungkinkan terjadinya penularan penyakit tertentu dari satu pengguna ke pengguna selanjutnya. 

Selain itu, ikan yang digunakan untuk terapi ikan tidak selalu diganti atau disterilkan sehingga kumpulan ikan yang sama akan digunakan terus menerus untuk pengguna yang berbeda. 

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ikan Garra rufa impor bisa mengeluarkan bakteri Streptococcus Agalactaie grup B. Jenis bakteri ini dapat menyebabkan pneumonia, infeksi tulang dan sendi, dan infeksi peredaran darah. 

2. Penggunaan ikan yang salah

Jenis ikan yang disebut Chinchin terkadang salah dianggap sebagai ikan untuk fish spa lantaran bentuknya yang mirip, padahal tidak seperti Garra rufa. 

Chinchin memiliki gigi sehingga dapat menyebabkan perdarahan. Ketika darah keluar di akuarium maka bisa meningkatkan risiko penyebaran penyakit infeksi. 

3. Onychomadesis

Onychomadesis adalah suatu kondisi ketika kuku jari kaki tubuh abnormal. Pertumbuhan ini biasanya terjadi ketika kuku proksimal terpisah dari lempeng kuku sehingga menyebabkannya tumbuh dan terlepas dari kulit bagian bawah jari. 

Cara melakukan terapi ikan dengan aman

Jika Anda masih penasaran ingin mencoba fish spa, ada beberapa hal yang sebaiknya harus Anda perhatikan, yaitu:

  • Hindari melakukan terapi ikan apabila Anda mengalami luka kecil di bagian kaki, termasuk setelah mencukur bulu kaki. Pasalnya hal ini dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya risiko infeksi. 
  • Membasuh kedua kaki Anda terlebih dahulu sebelum melakukan terapi pijat ikan guna meminimalkan jumlah bakteri yang ikut masuk ke dalam akuarium atau bak. 
  • Pastikan tempat terapi ikan yang akan Anda kunjungi terjaga kebersihannya, terutama air di akuarium atau bak fish spa, selalu diganti secara berkala. 

Catatan dari SehatQ

Ada berbagai manfaat terapi ikan yang didapat, mulai dari mengangkat sel-sel kulit mati hingga pengobatan psoriasis alami. Kendati demikian, perhatikan risiko yang ditimbulkan dengan cara melakukan terapi pijat ikan yang aman. 

Bagi Anda yang menderita kondisi medis, seperti diabetes, sistem imun yang lemah, penyakit menular melalui cairan tubuh (HIV dan hepatitis), infeksi pada kaki (athlete’s foot), psoriasis, eksim, dan dermatitis, serta mengonsumsi obat antikoagulan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukan terapi ikan. 

Pasalnya, orang-orang dengan kondisi tersebut berisiko tinggi menyebarkan penyakit infeksi melalui terapi ikan. Dokter akan menentukan apakah Anda dapat melakukan perawatan ini atau tidak. Dengan demikian, manfaat terapi ikan bisa Anda dapatkan secara optimal. 

Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/fish-pedicures-this-trend-is-more-than-a-little-fishy/

Diakses pada 23 Januari 2020

NHS. https://www.nhs.uk/news/medical-practice/fish-pedicure-risk-very-low/

Diakses pada 23 Januari 2020

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/skin-and-beauty/0517/fish-pedicure-a-recipe-for-bacterial-infection.aspx

Diakses pada 23 Januari 2020

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/psoriasis/treatment/treatments-for-better-skin/

Diakses pada 23 Januari 2020

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/psoriasis/treatment/psoriasis-fish-therapy/

Diakses pada 23 Januari 2020

Science Direct. https://www.sciencedirect.com/topics/medicine-and-dentistry/onychomadesis

Diakses pada 23 Januari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3358165/

Diakses pada 23 Januari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1697753/

Diakses pada 23 Januari 2020

Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/329389815_An_Overview_of_the_Fish_PedicureSpa_Activity_in_Madu_River_of_Sri_Lanka

Diakses pada 23 Januari 2020

Artikel Terkait