Bantu Jaga Imunitas, Ini Daftar Vitamin untuk Anak yang Sering Sakit

(0)
Vitamin untuk anak yang sering sakit dapat diberikan untuk membantunya meningkatkan kekebalan tubuhBila daya tahan tubuh anak lemah dan sering terserang penyakit, Anda dapat memberikannya vitamin
Vitamin merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh anak. Kekurangan asupan vitamin dapat membuat anak terserang berbagai macam penyakit. Maka dari itu, Anda sebagai orangtua harus memastikan anak mendapatkan asupan vitamin yang cukup supaya terhindar dari penyakit. Vitamin untuk anak yang sering sakit pun beragam, bergantung pada kondisinya.

Vitamin D, vitamin untuk anak yang sering sakit

Menurut penelitian, kekurangan vitamin D kerap kali ditemukan pada anak yang sering sakit. Dalam penelitian pertama, kekurangan vitamin D membuat anak menjadi mudah sakit dan membutuhkan perawatan lebih lama di rumah sakit untuk sembuh.Sementara itu, penelitian lainnya menyebutkan bahwa kekurangan vitamin D mungkin dapat memperburuk kondisi anak yang sakit. Hal tersebut sejalan dengan temuan sebelumnya yang mendapati kondisi serupa juga terjadi pada orang dewasa.Sekelompok peneliti juga pernah melakukan studi terhadap sekitar 500 anak di Unit Perawatan Intensif Anak (PICU) selama 12 bulan. Hasilnya, 2 dari 5 anak (40 persen) tersebut kekurangan vitamin, di mana minimnya asupan vitamin D dalam tubuh mereka membuat sakit mereka jadi lebih parah.Studi serupa juga dilakukan oleh peneliti dari Children’s Hospital of Eastern Ontario terhadap 300 anak yang mengalami sakit kritis. Hasilnya, hampir 70 persen anak kekurangan vitamin D. Anak-anak ini mengalami sakit yang parah dan harus dirawat di ICU dalam waktu lebih lama.Vitamin D selama ini berperan dalam kesehatan tulang dan gigi karena dapat membantu tubuh menyerap kalsium. Asupan vitamin D bisa kita dapatkan dari makanan-makanan seperti ikan, hati, susu, dan kuning telur. Tidak hanya makanan, vitamin D juga bisa didapatkan tubuh dari sinar matahari.

Daftar vitamin untuk anak yang sering sakit ini juga tak boleh dilewatkan

Selain vitamin D, ada beragam pilihan vitamin untuk anak yang sering sakit. Semua bergantung pada kondisi atau masalah kesehatan anak Anda. Vitamin-vitamin yang diperlukan oleh anak, di antaranya:
  • Vitamin A

Vitamin untuk anak yang sering sakit salah satunya adalah vitamin A
Vitamin A akan membantu tubuh lawan infeksi
Vitamin A memiliki peranan penting untuk kesehatan mata serta berperan meningkatkan sistem kekebalan dan membantu tubuh melawan infeksi. Sumber vitamin A bisa didapatkan dari makanan-makanan seperti jeruk, wortel, hati, ubi jalar, dan bayam.
  • Vitamin B

Vitamin-vitamin yang masuk dalam vitamin B antara lain B1, B2, B6, B12, niasin, asam folat, biotin, dan asam pantotenat. Selain penting untuk metabolisme tubuh, vitamin B juga membantu menghasilkan energi. Tidak hanya itu, kelompok vitamin ini juga terlibat dalam proses produksi sel darah merah. Makanan dan minuman yang mengandung vitamin B di antaranya biji-bijian, makanan laut, daging unggas, telur, susu, yogurt, sayur berdaun hijau, dan kacang-kacangan.
  • Vitamin C

Vitamin C berperan penting untuk menjaga kondisi jaringan tubuh seperti tulang, gusi, dan pembuluh darah agar tetap dalam kondisi baik. Menjadi salah satu vitamin untuk anak yang sering sakit, vitamin C dapat membantu penyembuhan luka sobek.Selain membantu proses penyembuhan, mendapatkan asupan vitamin C yang cukup dapat membuat anak lebih sulit untuk terinfeksi penyakit. Untuk mendapatkan asupan vitamin C, berikan makanan-makanan seperti jeruk, stroberi, tomat, kiwi, dan brokoli untuk anak Anda.
  • Vitamin E

Vitamin E berperan penting dalam menjaga sel darah merah sekaligus melindungi sel dan jaringan dari kerusakan. Mengonsumsi biji-bijian, sayuran berdaun hijau, kuning telur, dan kacang-kacangan menjadi cara untuk memenuhi asupan vitamin E.
  • Vitamin K

Sama seperti vitamin C, vitamin K menjadi vitamin untuk anak yang sering sakit, terutama yang mengalami luka. Saat anak mengalami luka, vitamin K membantu proses pembekuan darah sehingga pendarahan dapat berhenti. Makanan-makanan yang kaya akan kandungan vitamin K seperti sayuran berdaun hijau, susu, yogurt, dan brokoli.

Anak dalam kondisi sehat, perlukah mendapat asupan vitamin?

Vitamin untuk anak yang sering sakit bisa diberikan dalam bentuk tablet hisap
Anak yang sehat tidak direkomendasikan minum suplemen vitamin
Guna menjaga kesehatan mereka, anak-anak Anda tetap perlu mendapatkan asupan vitamin. Namun, asupan vitamin yang diperlukan oleh anak sehat harus berasal dari makanan, bukan suplemen.Menurut American Academy of Pediatrics dan United States Department of Agriculture Dietary Guidelines, suplemen tidak direkomendasikan untuk anak sehat. Kedua organisasi kesehatan Amerika Serikat tersebut menyarankan supaya anak menerima asupan vitamin dari buah, sayur, biji-bijian, serta produk susu. Selain vitamin, makanan dan minuman itu mengandung semua nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan serta perkembangan anak Anda. Jadi, anak-anak yang mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang dan sehat tidak lagi membutuhkan suplemen vitamin atau mineral.

Kondisi yang menjadi tanda anak butuh vitamin

Meski anak yang mengonsumsi makanan sehat tidak membutuhkan asupan vitamin tambahan, ada sejumlah kondisi yang membuat mereka perlu mendapatkannya dari suplemen. Beberapa kondisi yang membuat anak perlu tambahan asupan vitamin meliputi:
  • Memiliki pola makan vegetarian
  • Mengalami kondisi yang memengaruhi penyerapan nutrisi, misalnya penyakit Celiac, kanker, radang usus (IBD), dan cystic fibrosis.
  • Pernah mengalami operasi yang berdampak pada usus atau perut
  • Kesulitan untuk mengonsumsi makanan tertentu
Apabila asupan nutrisi tidak terpenuhi, konsekuensi serius bisa saja dihadapi oleh anak Anda. Beberapa konsekuensi yang mungkin terjadi mulai dari pertumbuhan yang tidak normal hingga keterlambatan perkembangan anak.

Catatan dari SehatQ

Vitamin merupakan nutrisi yang sangat diperlukan anak untuk pertumbuhan, perkembangan, dan menjaga kondisi kesehatan mereka. Kekurangan asupan vitamin dapat memberikan dampak serius untuk anak. Maka dari itu, Anda sebagai orangtua harus memastikan bahwa anak mendapatkan asupan vitamin yang cukup dari makanan bergizi. Jika anak Anda mengalami kondisi tertentu yang membuatnya kekurangan asupan vitamin, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapat alternatif penggantinya.
vitaminkesehatan anaknutrisi anakvitamin anakvitamin d
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/vitamins-for-kids
Diakses pada 4 September 2020
WebMD. https://www.webmd.com/children/news/20120806/vitamin-d-deficiency-common-sick-kids
Diakses pada 4 September 2020
Kids Health. https://kidshealth.org/en/kids/vitamin.html
Diakses pada 4 September 2020
NCBI. ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4074622/
Diakses pada 7 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait