Mengenal Bakuchiol, Kandungan Alternatif Retinol untuk Mengurangi Kerutan


Bakuchiol adalah kandungan skincare yang fungsinya mirip dengan retinol. Bakuchiol dapat mencegah keriput dan garis halus sampai meningkatkan elastisitas kulit tanpa membuat kulit kering dan iritasi.

(0)
Bakuchiol adalah kandungan skincare yang fungsinya diklaim mirip dengan retinolBakuchiol dipercaya sebagai alternatif retinol karena tidak rentan membuat kulit kemerahan atau iritasi
Bakuchiol mungkin sudah menjadi kandungan skincare yang sudah akrab di telinga Anda, penggemar sekaligus pengguna produk perawatan kulit. Bakuchiol disebut-sebut sebagai alternatif retinol yang tidak rentan membuat kulit kemerahan atau iritasi.Apa itu bakuchiol serta apa fungsi dan bagaimana cara pakainya? Simak jawabannya dalam artikel berikut ini.

Apa itu bakuchiol?

Bakuchiol adalah suatu zat yang berasal dari ekstrak tanaman Psoralea Corylifolia dengan kandungan antioksidan alami yang utamanya terdapat pada daun dan bijinya.Bakuchiol sudah digunakan bertahun-tahun lamanya sebagai pengobatan kuno di Cina dan India untuk menyembuhkan kulit berkat kandungan antiradang dan antibakteri di dalamnya. Meski bukan senyawa turunan vitamin A, fungsi bakuchiol diklaim mirip dengan yang ditawarkan oleh retinol.
Bakuchiol adalah kandungan skincare yang mengurangi kerutan
Bakuchiol dianggap sebagai alternatif retinol
Menurut Dr. Joshua Zeichner, director of cosmetic and clinical research in dermatology di Mount Sinai Hospital, bakuchiol sering kali dijadikan sebagai alternatif retinol karena tidak rentan menimbulkan iritasi pada kulit.Hal tersebut diperkuat oleh sebuah studi yang dimuat dalam International Journal of Cosmetic Science. Studi ini membuktikan bahwa bakuchiol dapat mencegah pembentukan keriput dan garis halus, membantu mengurangi pigmentasi, sekaligus meningkatkan elastisitas dan kekenyalan kulit.Selain itu, studi klinis yang dipublikasikan dalam Journal of Cosmetic Dermatology melakukan percobaan pada sekelompok perempuan yang menggunakan serum dengan kandungan bakuchiol (termasuk ada kandungan vitamin C dan melatonin di dalamnya).Setelah 12 minggu berturut-turut, mereka mengalami penurunan 11 persen terhadap masalah keriput, peningkatan 8 persen terhadap kekenyalan kulit, serta 70 persen penurunan terhadap kulit kemerahan.Bakuchiol juga bisa menjadi pilihan kandungan skincare yang bisa digunakan oleh orang-orang dengan kondisi kulit tertentu, seperti eksim, psoriasis, atau dermatitis.

Apa manfaat bakuchiol untuk kulit?

Bakuchiol adalah suatu kandungan pada produk skincare yang dipercaya lebih mudah ditoleransi oleh kulit, bila dibandingkan dengan retinol.Anda bisa menemukan kandungan bakuchiol dalam serum hingga krim wajah.Adapun berbagai manfaat bakuchiol adalah sebagai berikut.

1. Mengurangi tanda penuaan

Salah satu manfaat bakuchiol adalah mengurangi tanda penuaan, seperti keriput dan garis halus di wajah.Manfaat inilah yang diyakini mirip dengan yang ditawarkan oleh retinol.Studi yang dimuat dalam British Journal of Dermatology melakukan percobaan pada pengguna yang mengoleskan 0.5 persen krim retinol dan 0.5 persen krim bakuchiol.Hasilnya, ditemukan bawah pengguna bakuchiol dan retinol sama-sama mengalami peningkatan pada kondisi kulitnya, yakni berkurangnya kerutan dan hiperpigmentasi, setelah penggunaan 12 minggu berturut-turut.Itu artinya, tidak ada perbedaan pada partisipan dalam mengurangi masalah kerutan dan hiperpigmentasi.
Bakuchiol adalah kandungan skincare yang mirip dengan retinol
Manfaat bakuchiol adalah mengurangi tanda penuaan di wajah
Baik retinol dan bakuchiol bekerja efektif dalam mengalami masalah kulit ini.Namun, pengguna retinol diketahui mengalami kulit memerah, mengelupas, kering, dan terasa perih.Sedangkan, para pengguna bakuchiol tidak menunjukkan iritasi, kulit terasa perih, atau kulit kering.Bakuchiol bekerja layaknya retinol untuk mengurangi tanda-tanda penuaan dengan cara meningkatkan produksi kolagen pada kulit.Namun, tidak seperti retinol yang dapat meningkatkan sensitivitas pada kulit, bakuchiol justru mampu mengurangi sensitivitas kulit terhadap paparan sinar matahari.

2. Mempercepat regenerasi sel kulit

Mempercepat regenerasi sel kulit juga jadi manfaat bakuchiol berikutnya.Bakuchiol bekerja dengan mengirimkan sinyal pada sel-sel kulit untuk meningkatkan produksi kolagen.Dengan demikian, regenerasi sel kulit yang lebih sehat bisa lebih cepat terjadi.

3. Meratakan warna kulit

Warna kulit lebih merata berkat penggunaan bakuchiol
Meratakan warna kulit juga jadi fungsi bakuchiol
Manfaat bakuchiol untuk kulit selanjutnya adalah meratakan warna kulit.Bakuchiol dapat menyerap ke dalam lapisan kulit lebih dalam untuk mengurangi noda hitam di wajah serta area kulit yang mengalami pigmentasi.Cara kerja inilah yang mampu meratakan warna kulit sehingga kulit Anda bisa tampak lebih cerah.

4. Menenangkan kulit

Bakuchiol juga mampu menenangkan kulit dengan cara mempercepat regenerasi sel dan menggantikannya dan sel kulit yang lebih sehat.

5. Mengobati jerawat

Bakuchiol bisa untuk mengobati jerawat
Bakuchiol bisa mengatasi masalah jerawat mengganggu
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam National Library of Medicine menyebutkan bahwa bakuchiol dapat mengobati jerawat.Bakuchiol disebut-sebut memiliki kandungan zat antijerawat dan antiradang sehingga mampu mengatasi masalah kulit yang disebabkan oleh peradangan.

Adakah efek samping menggunakan produk skincare bakuchiol?

Meski bakuchiol dianggap aman digunakan oleh semua tipe kulit, perlu diketahui bahwa penelitian seputar bakuchiol sampai saat ini masih sangat terbatas.Bahkan, hingga saat ini, belum ada hasil penelitian yang membuktikan efek samping bakuchiol pada kulit.Para ahli mengingatkan bahwa penggunaan bakuchiol tetap memerlukan kehati-hatian.Pasalnya, efek samping tertentu bisa saja timbul bila digunakan pada kulit untuk pertama kalinya. Hal ini berlaku bila Anda tidak memiliki riwayat alergi sekalipun.Risiko efek samping yang muncul bisa saja menyerupai penggunaan retinol, seperti kulit mengelupas dan kulit kemerahan, bila penggunaan kadar bakuchiol lebih dari 1 persen.Perlu diketahui pula bahwa keamanan penggunaan bakuchiol pada ibu hamil dan ibu menyusui belum diteliti lebih jauh sampai saat ini.Jadi, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum bumil dan busui menggunakan bakuchiol sebagai rutinitas perawatan kulit sehari-hari.

Bagaimana cara menggunakan bakuchiol yang aman?

Bakuchiol aman digunakan oleh semua jenis kulit
Bakuchiol bisa ditemukan pada produk serum wajah
Prinsipnya, penggunaan bakuchiol yang aman untuk pertama kalinya sama seperti Anda menggunakan produk skincare baru lainnya.Selalu lakukan tes pada kulit terlebih dahulu sebelum menggunakannya pada wajah Anda.Caranya, oleskan produk skincare mengandung bakuchiol pada area dalam siku, leher, atau dada.Kemudian, tunggu selama 24 jam untuk melihat ada tidaknya reaksi yang ditimbulkan.Jika tidak muncul reaksi alergi selama 24 jam, Anda bisa memulai penggunaannya pada seluruh wajah setiap malam hari.Apabila selama sepekan tidak ada reaksi negatif yang ditimbulkan, Anda bisa menggunakannya secara rutin setiap pagi dan malam hari.Sebaiknya, gunakan bakuchiol sebelum menggunakan pelembap. Meski bakuchiol dipercaya tidak membuat kulit sensitif terhadap matahari, selalu oleskan tabir surya setiap pagi hari.Bakuchiol adalah kandungan skincare yang diyakini cenderung aman di kulit, apabila dibandingkan dengan retinol.Meski demikian, bila muncul reaksi negatif pada kulit selama penggunaan bakuchiol berlangsung, segera hentikan pemakaian dan berkonsultasi dengan dokter.Alangkah baiknya, Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui tepat tidaknya menggunakan produk skincare mengandung bakuchiol.Anda bisa berkonsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan SehatQ untuk mengetahui lebih lanjut seputar apa itu bakuchiol.Caranya, download sekarang melalui App Store dan Google Play.
kesehatan kulitkulit dan kecantikanperawatan wajah
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/bakuchiol-retinol-alternative
Diakses pada 15 Maret 2021
Byrdie. https://www.byrdie.com/what-is-bakuchiol
Diakses pada 15 Maret 2021
Prevention. https://www.prevention.com/beauty/skin-care/a29248887/what-is-bakuchiol-for-skin/
Diakses pada 15 Maret 2021
British Journal of Dermatology. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/bjd.16918
Diakses pada 15 Maret 2021
International Journal of Cosmetic Science. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/ics.12117
Diakses pada 15 Maret 2021
Journal of Cosmetic Dermatology. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/jocd.12896
Diakses pada 15 Maret 2021
National Library of Medicine. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31496474/
Diakses pada 15 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait