Hidup Harmonis di Tubuh, Ternyata Ada Bakteri yang Menguntungkan Manusia

(0)
12 Dec 2019|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bakteri yang menguntungkan manusia sebagian besar tinggal di bagian ususAda banyak bakteri baik di tubuh manusia, namun sebagian besar 'tinggal' di usus
Ternyata, tak semua bakteri menimbulkan kerugian bagi manusia. Ada banyak sekali jenis bakteri yang menguntungkan manusia dan membantu kita untuk bertahan hidup. Bakteri yang baik ini disebut dengan probiotik, bersama dengan beberapa jenis jamur yang juga bermanfaat.Manusia menjadi rumah bagi sekitar 10 triliun bakteri baik. Sebagian besar bakteri tersebut berdiam di saluran pencernaan dan membantu tubuh untuk mencerna makanan serta menyerap nutrisi. Bakteri baik ini pun membantu melawan bakteri jahat penyebab penyakit. Lantas, apa saja jenis bakteri yang menguntungkan manusia? 

Beberapa jenis bakteri yang menguntungkan manusia

Apa saja jenis bakteri yang menguntungkan manusia?

1. Lactobacillus acidophilus

Lactobacillus acidophilus adalah salah satu jenis bakteri yang menguntungkan. Probiotik Lactobacillus acidophilus pun telah digunakan untuk menangani infeksi bakteri di vagina dan diberikan dokter secara supositoria (tabung khusus yang dimasukkan ke dalam vagina atau anus untuk memasukkan obat).Selain menangani infeksi, Lactobacillus acidophilus juga dikonsumsi dalam bentuk pil untuk mencegah dan menangani diare.Pada makanan, Lactobacillus acidophilus dapat ditemukan pada produk kedelai yang difermentasikan, seperti miso dan tempe.

2. Lactobacillus rhamnosus GG

Bakteri Lactobacillus rhamnosus GG digunakan untuk menangani diare wisatawan, jenis diare yang kerap dialami para pelancong. Bakteri yang menguntungkan manusia ini pun dapat membantu diare yang disebabkan oleh bakteri Clostridium difficile atau pun diare yang dipicu oleh antibiotik.Selain diare, Lactobacillus rhamnosus GG juga menjadi bakteri yang menguntungkan karena dapat mencegah eksim pada bayi.

3. Lactobacillus salivarius

Probiotik ini dipercaya dapat membantu menghambat pertumbuhan Helicobacter pylori (H. pylori). H. pylori merupakan bakteri yang memicu terjadinya tukak lambung.

4. Lactobacillus plantarum

Lactobacillus plantarum adalah bakteri yang menguntungkan dengan cara membantu meningkatkan imunitas untuk melawan infeksi bakteri penyebab penyakit.

5. Bifidobacteria bifidum

Bakteri yang menguntungkan manusia satu ini dapat membantu melawan bakteri yang tak sehat. Menurut studi, Bifidobacteria bifidum juga membantu meredakan gejala irritable bowel syndrome (IBS), gangguan kronis pada usus besar.Apabila dikombinasikan dengan Lactobacillus acidophilus, probiotik Bifidobacteria bifidum berpotensi untuk mencegah eksim pada bayi yang baru lahir.

6. Bifidobacteria infantis

Bifidobacteria infantis juga diyakini sebagai bakteri yang menguntungkan manusia dengan membantu meredakan gejala IBS, termasuk perut kembung dan sakit di bagian perut.

7. Bifidobacteria lactis

Bakteri yang menguntungkan ini ditemukan ahli dapat menurunkan kadar kolesterol pada wanita, serta pada orang yang menderita diabetes tipe 2.

8. Bifidobacteria brefe

Bakteri yang menguntungkan berikutnya dapat hidup di saluran pencernaan dan vagina. Di kedua tempat tersebut, ia dapat melawan bakteri penyebab infeksi ataupun jamur. Bakteri ini juga membantu tubuh menyerap nutrisi dengan memfermentasi gula. Selain itu, ia dapat memecah serat tanaman dan membuatnya mudah dicerna.

9. Bifidobacteria animalis

Bakteri baik ini membantu saluran pencernaan melawan bakteri jahat yang dibawa melalui makanan. Selain itu, bakteri yang menguntungkan manusia ini juga bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.

10. Streptococcus thermophilus

Probiotik Streptococcus thermophilus dapat menghasilkan enzim laktase. Enzim ini diperlukan tubuh untuk mencerna gula yang ada dalam susu dan produk susu lain. Beberapa studi pun menunjukkan bahwa bakteri yang menguntungkan tersebut mampu mencegah intoleransi laktosa.

Jenis makanan dengan bakteri yang menguntungkan manusia

Probiotik dan bakteri baik pun sebenarnya terkandung dalam beragam makanan. Beberapa di antaranya juga sudah sering Anda konsumsi. Makanan tersebut, yaitu:
  • Tempe
  • Sauerkraut atau acar kol
  • Bir
  • Roti sourdough
  • Cokelat
  • Kimchi
  • Miso
  • Yogurt
  • Buttermilk atau susu mentega
Berbagai makanan tersebut tentu saja bisa dengan mudah Anda dapatkan baik di pasar, swalayan maupun toko online. Akan tetapi, pastikan makanan dalam keadaan baik sebelum dikonsumsi.

Perlukah mengonsumsi suplemen probiotik?

Riset terkait aman tidaknya suplemen probiotik masih diperlukan lebih lanjut. Sebab, ada beberapa kasus pasien yang mengalami bakteremia (terdapatnya bakteri di aliran darah) setelah mengonsumsi suplemen probiotik. Begitu juga dengan kasus fungemia (terdapat jamur di darah).Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen apa pun, termasuk suplemen probiotik. Bertanya dengan dokter menjadi langkah bijak, terlebih jika saat ini Anda mengonsumsi obat tertentu, memiliki sistem imun yang rendah (seperti HIV/AIDS), dan sedang hamil dan menyusui.
makanan sehatpencernaansaluran pencernaan
Healthline. https://www.healthline.com/health/cold-flu/good-bad-germs
Diakses pada 12 Desember 2019
My Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/drugs/14598-probiotics
Diakses pada 12 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/types-of-probiotics#common-probiotics
Diakses pada 18 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait