Bahayakah Setelah Kuret Naik Motor? Ini Faktanya


Mengenai bahayakah setelah kuret naik motor, tentu tidak disarankan. Pasalnya bisa memperlambat proses pemulihan. Apalagi setelah kuret, Anda mungkin mengalami kram dan keluar bercak pendarahan yang tidak nyaman.

(0)
09 Feb 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Bahayakah setelah kuret naik motor tentu tidak dianjurkanBeristirahat dengan cukup setelah kuret
Mengalami keguguran tentu bukanlah hal yang mudah. Saat kehilangan sang buah hati, Anda mungkin akan melewati proses kuret. Prosedur ini bertujuan untuk membersihkan sisa-sisa jaringan janin yang masih tertinggal di dalam rahim. Dalam prosedur kuret, dokter akan melebarkan serviks (dilatasi). Kemudian, alat berbentuk sendok yang disebut kuret dimasukkan guna membersihkan lapisan maupun isi rahim. Selama proses kuret, Anda akan berada di bawah pengaruh obat bius sehingga tidak merasa sakit.Setelah prosedur ini dilakukan, Anda pun harus melakukan pemulihan. Namun tak jarang, sebagian wanita cepat-cepat beraktivitas kembali bahkan mungkin bepergian dengan motor. Namun, bahayakah setelah kuret naik motor?

Bahayakah setelah kuret naik motor?

Dalam masa pemulihan, tetaplah beristirahat agar kondisi segera pulih. Hindari melakukan aktivitas berat, termasuk berkendara atau naik motor karena bisa memperlambat proses penyembuhan. 
bercak darah setelah kuret
Beberapa hari setelah kuret bisa keluar bercak darah
Apalagi selama beberapa hari setelah kuret, Anda mungkin akan merasakan sedikit kram, dan keluar bercak darah atau pendarahan ringan. Selain itu, risiko terjadinya komplikasi setelah kuret juga bisa terjadi, seperti:
  • Pendarahan hebat
  • Penggumpalan darah
  • Demam
  • Nyeri perut
  • Keluar cairan berbau
  • Terbentuk jaringan parut di rahim
  • Berubahnya aliran menstruasi
  • Ketidaksuburan.
Guna meredakan ketidaknyamanan akibat kram, dokter mungkin akan menyarankan Anda mengonsumsi obat pereda nyeri misalnya, ibuprofen. Namun, jika komplikasi terjadi, Anda harus segera mendapat bantuan medis agar tidak semakin berbahaya. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan menentukan penanganan yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Umumnya, wanita yang menjalani kuret dapat beraktivitas kembali dalam satu atau dua hari kemudian. Akan tetapi, biasanya diperlukan 2-3 hari untuk melakukan pemulihan total. Jadi, sebelum beraktivitas lagi pastikan kondisi Anda sudah benar-benar pulih dulu.

Hal yang harus dilakukan agar segera pulih setelah kuret

Selain menghindari naik motor, terdapat beberapa hal yang harus Anda lakukan agar bisa cepat pulih pascakuret, yakni:
  • Beristirahat dengan cukup

tidur untuk memulihkan energi
Tidur membantu memulihkan energi
Anda harus beristirahat dengan cukup untuk memulihkan energi, dan mempercepat penyembuhan luka setelah kuret. Jika perlu, lakukan tirah baring dengan menghabiskan lebih banyak waktu untuk berbaring di tempat tidur selama 1 atau 2 hari. Apalagi kalau Anda merasakan ketidaknyamanan yang luar biasa setelah kuret.
  • Hindari melakukan aktivitas yang berisiko

Aktivitas tertentu, seperti berhubungan seks, mengangkat beban berat, bersepeda, berenang, atau menggunakan tampon bisa memperlambat pemulihan pascakuret karena bisa memicu pendarahan atau infeksi. Jadi, hindari melakukan aktivitas tersebut untuk sementara waktu.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang

berbagai makanan bergizi
Konsumsi makanan bergizi seimbang
Setelah kuret, Anda juga harus memerhatikan asupan yang dikonsumsi. Perbanyaklah mengonsumsi sayuran, buah-buahan, makanan kaya protein, dan zat besi untuk membantu penyembuhan dan memperbaiki sel tubuh yang rusak.Di samping itu, hindari mengonsumsi junk food, makanan bergula tinggi, makanan olahan rendah serat, daging dan produk olahan susu berlemak karena bisa meningkatkan peradangan dan membuat proses pemulihan pun menjadi lebih lambat.
  • Minum cukup air putih

Minum air putih memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bukan hanya membuat Anda terhindar dari dehidrasi, namun juga meningkatkan sirkulasi sehingga tubuh mendapat cukup nutrisi dan oksigen. Hal ini tentu bermanfaat bagi kesehatan Anda secara menyeluruh. Jadi, pastikan minum cukup air putih minimal 8 gelas setiap harinya.
  • Lakukan kontrol ke dokter

Guna memastikan kondisi Anda sudah benar-benar pulih, sebaiknya lakukan pula kontrol ke dokter. Dokter akan memeriksa rahim Anda apakah telah benar-benar bersih dari sisa-sisa jaringan kehamilan atau tidak. Selain itu, akan dilihat pula apakah ada masalah lainnya yang mungkin terjadi.Dengan melakukan berbagai hal di atas, maka proses pemulihan dari kuret pun berjalan lancar dan Anda akan segera membaik.Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut mengenai kuret, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kegugurankuretase
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/dilation-and-curettage/about/pac-20384910
Diakses pada 26 Januari 2021
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/duration_for_cervix_to_heal_after_a_dandc/article.htm
Diakses pada 26 Januari 2021
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/dilatation-and-curettage-dc
Diakses pada 26 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/why-is-water-important#weight-loss
Diakses pada 26 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait