Termometer air raksa mudah untuk digunakan dan memiliki harga yang terjangkau, tetapi termometer air raksa memiliki kandungan merkuri yang berbahaya bagi kesehatan
Termometer air raksa memang lebih praktis dan murah, tetapi ada bahaya di balik keuntungannya

Termometer merupakan salah satu senjata andalan untuk mengetahui berapa suhu tubuh. Ketika suhu tubuh di atas normal, ini merupakan sinyal bagi Anda untuk ke dokter. Sekarang ini termometer sudah dijual dalam berbagai jenis dan bentuk.

Salah satu jenis termometer yang cukup populer dikenal adalah termometer air raksa. Anda pastinya familiar dengan termometer air raksa yang memiliki bentuk berupa tabung kaca yang berisi cairan berwarna perak di dalamnya.

Termometer air raksa umum dijadikan pilihan untuk mengukur suhu badan karena memiliki harga yang terjangkau dan penggunaan yang praktis. Sayangnya, termometer air raksa menyimpan suatu bahaya yang mungkin Anda tidak sadari.

Waspadai bahaya termometer air raksa yang mengintai

Hati-hati dengan bahaya termometer air raksa

Bahaya termometer air raksa tidak hanya berkisar pada tabung kacanya yang mudah pecah dan dapat melukai Anda atau keluarga saat penggunaannya, tetapi juga terletak pada cairan berwarna perak di dalamnya atau kandungan air raksanya.

Air raksa atau senyawa merkuri dalam termometer air raksa sangat beracun dan berbahaya jika terhirup atau masuk ke dalam tubuh. Bahkan, beberapa negara sudah melarang peredaran dan penjualan termometer air raksa.

Termometer air raksa yang pecah atau bocor bisa mengeluarkan senyawa merkuri yang berubah menjadi bola-bola kecil pada suhu ruangan. Senyawa merkuri dapat menguap serta mengkontaminasi lingkungan dan bersifat racun untuk mahluk-mahluk hidup di sekitarnya.

Meskipun jumlah merkuri dalam termometer air raksa belum tentu dapat menyebabkan keracunan merkuri, tetapi masih terdapat kemungkinan Anda atau keluarga secara tidak sengaja menelan atau menghirup senyawa merkuri dalam jumlah banyak.

Merkuri dalam termometer air raksa bersifat racun untuk sistem saraf Anda. Ketika menghisap uap merkuri dalam jumlah yang tidak dapat ditoleransi oleh tubuh, Anda dapat mengalami masalah pada sistem saraf, ginjal, paru-paru, dan sistem imun tubuh.

Terpapar senyawa merkuri secara berlebih dalam jangka waktu yang lama mampu menyebabkan masalah pada organ ginjal yang meliputi peningkatan protein dalam urine dan bahkan sampai gagal ginjal.

Pada wanita hamil, paparan merkuri dapat berdampak pada janin yang dapat mengganggu kinerja otak dan sistem saraf Si Kecil. Anak-anak yang terkena senyawa merkuri dapat memiliki koordinasi yang buruk, gangguan pendengaran, dan intelegensi yang rendah.

Jauhkan bahaya termometer air raksa dari keluarga Anda!

Jaga diri dan keluarga dari termometer air raksa

Bila Anda masih memiliki atau menggunakan termometer air raksa, sebaiknya belilah termometer jenis lain yang tidak mengandung senyawa merkuri di dalamnya. Anda bisa beralih ke termometer digital ataupun termometer tabung kaca yang berisi cairan tidak beracun.

Jika Anda ragu apakah termometer kaca yang berada di rumah adalah termometer air raksa, Anda bisa mengecek apakah termometer yang dimiliki termometer air raksa atau bukan berdasarkan dari ciri-ciri di bawah ini:

  • Bila cairan dalam termometer kaca memiliki warna lain selain perak, maka termometer bukan jenis termometer air raksa
  • Jika tidak ada cairan dalam termometer, maka termometer kaca yang dimiliki bukanlah termometer air raksa
  • Meskipun cairan dalam termometer berwarna perak, cairan dalam termometer kaca belum tentu merkuri dan bisa jadi senyawa lain yang memiliki penampilan serupa dengan senyawa merkuri

Untuk mengetahuinya secara pasti, Anda dapat berkonsultasi ke penjual termometer di apotek ataupun mencari informasi mengenai termometer kaca di rumah Anda melalui internet.

Jangan panik saat termometer air raksa pecah

Membersihkan termometer air raksa yang pecah

Pembersihan termometer air raksa yang pecah tidak boleh secara sembarangan. Berikut adalah beberapa cara pembersihan termometer air raksa yang pecah yang bisa dilakukan:

  • Buat udara masuk ke dalam ruangan dengan membuka pintu dan jendela, tinggalkan ruangan selama kurang lebih 15 menit
  • Gunakan sarung plastik atau karet serta ganti baju dengan baju bekas sebelum membersihkan termometer air raksa yang pecah
  • Ambil serpihan kaca secara hati-hati dan masukkan ke dalam kantongan plastik
  • Kumpulkan merkuri dengan menggunakan selembar kartu tipis atau menggunakan isolasi dan masukkan merkuri ke dalam kantongan plastik
  • Gunakan senter untuk mencari senyawa merkuri yang tercerai berai atau sulit dilihat
  • Lap bagian yang tercecer merkuri dan buang kain ke dalam kantongan plastik
  • Tinggalkan ruangan tersebut dalam keadaan terbuka selama 24 jam setelah sudah dibersihkan

Catatan dari SehatQ

Cairan raksa dalam termometer air raksa berpotensi membahayakan kesehatan. Meski jumlahnya sedikit dan belum tentu menyebabkan keracunan merkuri, namun sebaiknya Anda mengganti termometer air raksa dengan jenis termometer lain seperti termometer digital.

Chester County Pennsylvania. https://www.chesco.org/972/The-Dangers-of-Mercury-Thermometers
Diakses pada 11 Oktober 2019

Cleveland Clinic. my.clevelandclinic.org/health/articles/15272-thermometers-types
Diakses pada 11 Oktober 2019

EPA. https://www.epa.gov/mercury/mercury-thermometers
Diakses pada 11 Oktober 2019

NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/accidents-first-aid-and-treatments/can-a-broken-thermometer-or-light-bulb-cause-mercury-poisoning/
Diakses pada 11 Oktober 2019

WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mercury-and-health
Diakses pada 11 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed