6 Bahaya Tato Mata yang Perlu Dipertimbangkan


Tinta dan jarum suntik tato mata tidak didesain untuk diberikan ke area sklera atau putih bola mata. Akibatnya mata dapat mengalami kerusakan.

(0)
30 Mar 2021|Azelia Trifiana
Tato mata dapat merusak kesehatan mataTato mata dapat merusak kesehatan mata
Memiliki tato atau tidak adalah keputusan yang sangat personal. Namun, ada baiknya memilah betul bagian tubuh mana yang aman ditato dan mana yang tidak. Contohnya tato mata yang sangat tidak direkomendasikan karena berisiko menyebabkan kebutaan.Bukan sekadar cerita, seorang model asal Kanada bernama Catt Gallinger nekat memberikan tato di sklera, bagian putih bola matanya. Keinginannya mengubah skleranya menjadi ungu justru nyaris mengorbankan penglihatannya. Insiden yang terjadi pada tahun 2017 ini membuka mata dunia bahwa tidak semua bagian tubuh bisa diberi tato.

Bahaya melakukan tato mata

Semua prosedur memiliki risiko, termasuk melakukan tato. Bahkan ketika dilakukan oleh ahlinya pun, tetap ada kemungkinan terjadi masalah. Apalagi jika orang yang melakukan tidak punya keahlian atau sertifikasi khusus.Lebih jauh lagi, berikut ini bahaya melakukan tato mata:

1. Risiko terkena tinta

Tato adalah prosedur memberikan pigmen ke dalam kulit hingga membentuk pola tertentu. Tentu saja, tinta tato ini tidak berfungsi untuk digunakan di mata. Keamanan penggunaan tinta tato sangat tidak aman apabila terkena bola mata.Itulah yang membuat Catt Gallinger setelah melakukan tato mata, merasakan nyeri luar biasa. Bahkan ketika keluar air mata pun, warnanya adalah ungu dari tinta tatonya.

2. Anatomi bola mata

Bagian anatomi bola mata sangat berbeda dengan bagian tubuh lain yang dilapisi kulit. Bagian sklera atau conjunctiva mata memiliki lapisan yang sangat sulit apabila diberikan tinta. Bahkan apabila yang melakukan adalah pakar yang paham betul anatomi mata pun, tetap saja risikonya tinggi.

3. Sulit memeriksa kondisi mata

Sifat tato adalah permanen, bahkan cara menghilangkan tato bisa sangat sulit. Sayangnya, ketika mata sudah pernah ditato maka ini bisa menyulitkan dokter ketika memeriksa kondisi mata di kemudian hari.Warna tinta yang membuat sklera berubah akan menyulitkan dokter mengetahui bagaimana kondisi mata sesungguhnya seperti apakah tampak kemerahan atau tidak. Artinya, kemungkinan terjadi masalah penglihatan lain semakin besar.

4. Merusak mata

Tentu ini yang menjadi konsekuensi paling luar biasa dari kenekatan melakukan tato mata. Tinta bisa masuk ke retina atau jaringan lain di sekitar mata. Setiap kelalaian ini bisa menyebabkan konsekuensi luar biasa, mulai dari rasa nyeri hingga kebutaan.

5. Risiko kontaminasi bakteri

Lebih parahnya lagi, ada kejadian pada tahun 2017 lalu yang dialami seorang pria berusia 24 tahun. Pria ini menjalani prosedur tato mata dan langsung tidak bisa melihat ketika tattoo artist menyuntikkan tinta ke mata yang pertama.Setelah tim dari University of Alberta di Kanada memeriksanya, terlihat bahwa lensa mata telah rusak karena goresan jarum saat prosedur dilakukan. Bahkan, ada kontaminasi bakteri dari tinta tato ke badan bening mata.Pada akhirnya, seluruh bagian mata harus diangkat karena rasa nyeri yang tidak tertahankan. Barulah terlihat bahwa retina dan bagian dalam mata terkena tinta tato. Tak hanya itu, sel corneal epithelium yang menjaga kesehatan kornea juga mengalami kerusakan.

6. Bukan dilakukan oleh dokter

Prosedur tato mata dilakukan bukan oleh dokter, melainkan tattoo artist yang belum tentu memiliki sertifikasi khusus untuk mencobanya. Bahkan, sudah banyak negara yang melarang praktik ini karena risiko dan bahayanya. Apabila memang ada pun, yang berwewenang melakukannya hanyalah tenaga medis profesional.

Catatan dari SehatQ

Tato mata pada dasarnya adalah memberikan tinta pada sklera (bagian putih bola mata) agar berubah warna. Apabila Anda ingin melakukannya, sebaiknya jangan. Terlalu banyak risiko dan bahaya yang mungkin terjadi. Sayangnya, ini bukan jenis risiko yang bisa diatasi hanya dengan penanganan biasa karena dampaknya permanen.Selain mata, bagian tubuh lain yang juga berisiko apabila diberi tato adalah bagian dalam bibir, kelamin, hingga telinga bagian dalam. Area-area dengan kulit lebih tipis ini berbahaya apabila terkena suntikan jarum tato.Jadi, sebaiknya pikirkan matang-matang sebelum memberanikan diri untuk melakukan prosedur yang satu ini. Ada banyak alternatif lain yang bisa dilakukan apabila sekadar ingin mengubah warna mata, seperti menggunakan lensa kontak sesuai saran dokter.Jika Anda ingin tahu lebih lanjut seputar bahaya melakukan tato di bagian tubuh yang tidak semestinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kulit dan kecantikanhidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health-news/why-you-should-not-get-a-tattoo-on-your-eye
Diakses pada 13 Maret 2021
AAO. https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/eyeball-tattoos-are-even-worse-than-they-sound
Diakses pada 13 Maret 2021
NVision Centers. https://www.nvisioncenters.com/education/eye-tattoos/
Diakses pada 13 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait