Bahaya Singkong untuk Lambung yang Perlu Diwaspadai


Singkong bisa membahayakan lambung dan kesehatan jika dikonsumsi saat masih mentah atau tidak dimasak hingga matang. Bahaya singkong untuk lambung adalah keracunan sianida dan masalah pencernaan.

(0)
19 Dec 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bahaya singkong untuk lambung adalah keracunan sianidaSingkong memiliki bahaya bagi lambung dan kesehatan secara keseluruhan
Singkong adalah jenis sayuran umbi akar yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, singkong termasuk salah satu makanan pokok yang tanamannya mudah ditemukan di mana-mana.Meski relatif sehat, Anda tidak boleh sembarangan mengonsumsi singkong karena kandungan senyawanya yang dapat berbahaya untuk lambung dan menyebabkan risiko gangguan kesehatan lainnya. Apa saja bahaya singkong untuk lambung dan kesehatan secara keseluruhan?

Bahaya singkong untuk lambung

Jika dimasak dengan benar dan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, singkong umumnya relatif aman dan sehat. Sebaliknya, singkong bisa membahayakan lambung Anda jika dikonsumsi saat masih mentah atau tidak dimasak hingga matang. Berikut adalah bahaya singkong untuk lambung dan pencernaan.

1. Menyebabkan keracunan

Singkong mengandung senyawa berbahaya bernama sianogenik glikosida. Jika singkong tidak dimasak hingga matang, senyawa tersebut dapat masuk ke dalam lambung dan sistem pencernaan Anda, lalu berubah menjadi sianida yang bisa menyebabkan keracunan.Gejala keracunan sianida singkong meliputi:
  • Sakit perut
  • Mual
  • Lemas
  • Muntah
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Sesak napas
  • Jantung berdebar
  • Kebingungan.
Pada kasus yang lebih parah, keracunan sianida juga dapat menyebabkan kejang, kehilangan kesadaran, dan henti jantung.

2. Mengganggu lambung dan sistem pencernaan

Singkong mengandung banyak pati yang kaya akan amilosa. Pati jenis ini tergolong sulit dicerna oleh tubuh kita. Selain itu, makanan tinggi pati juga dapat menyebabkan kembung. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada orang-orang yang sangat jarang atau tidak pernah berolahraga.

Bahaya singkong lainnya

Selain bahaya singkong untuk lambung, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi makanan satu ini.

1. Tidak dianjurkan bagi ibu hamil dan menyusui

Ibu hamil dan menyusui tidak disarankan untuk mengonsumsi singkong secara rutin karena dapat menyebabkan bayi cacat lahir.Selain itu, singkong juga bisa menyerap bahan-bahan kimia dari dalam tanah. Kandungan fitoestrogen pada singkong dapat diteruskan pada bayi melalui air susu ibu. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan fungsi tiroid pada bayi.

2. Risiko bahaya bagi anak-anak

Efek sianida yang dapat menyebabkan kelumpuhan akan bekerja lebih kuat pada anak-anak. Sehingga, mereka memiliki risiko lebih tinggi mengalami kelumpuhan.Selain itu, konsumsi singkong berlebihan juga dikaitkan dengan rendahnya kadar vitamin tertentu pada anak-anak. Namun jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, konsumsi singkong masih terbilang aman.

3. Menyebabkan alergi

Singkong juga berpotensi menyebabkan reaksi alergi pada orang-orang yang sensitif atau alergi dengan lateks.

4. Kekurangan yodium

Singkong memiliki efek mengurangi kadar yodium yang diserap tubuh. Orang dengan kadar yodium rendah dapat mengalami kondisi yang lebih parah setelah mengonsumsi singkong.

5. Menurunkan kadar hormon tiroid

Selain mengurangi kadar yodium yang dapat diserap, singkong juga memiliki efek menurunkan kadar hormon tiroid. Penderita gangguan tiroid kondisinya bisa memburuk setelah mengonsumsi singkong, khususnya jika mereka telah menjalani terapi sulih hormon tiroid.Konsumsi singkong secara wajar tidak akan menyebabkan bahaya singkong untuk lambung atau gangguan kesehatan lainnya. Akan tetapi, Anda juga perlu memerhatikan kondisi singkong yang akan dikonsumsi dan pastikan memasaknya dengan benar untuk menghindari risiko gangguan kesehatan.Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala-gejala keracunan sianida atau gangguan kesehatan lainnya setelah mengonsumsi singkong.Apabila Anda punya pertanyaan seputar makanan sehat, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
makanan sehatbuah dan sayuran
Web MD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1473/cassava#
Diakses 7 Desember 2020
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-cassava-88619
Diakses 7 Desember 2020
Science Daily. https://www.sciencedaily.com/releases/2007/09/070910100614.htm
Diakses 7 Desember 2020
New Times. https://www.newtimes.co.rw/section/read/67824
Diakses 7 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait