logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kulit & Kecantikan

Berbagai Bahaya Sinar Matahari untuk Kulit dan Tips Mencegahnya

open-summary

Selain memiliki manfaat, ada bahaya sinar matahari secara berlebihan yang perlu diwaspadai. Efek sinar matahari ini, termasuk kulit terbakar sinar matahari (sunburn) hingga risiko kanker. Untuk itu, penting mengetahui tips melindungi kulit agar terhindar dari efek buruk cahaya matahari.


close-summary

2 Mar 2022

| Annisa Amalia Ikhsania

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Bahaya sinar matahari secara berlebihan untuk kulit sebaiknya perlu diwaspadai

Walaupun memiliki berbagai manfaat, ternyata paparan sinar matahari juga dapat memberikan efek buruk bagi kulit

Table of Content

  • Manfaat sinar matahari untuk kulit
  • Bahaya sinar matahari yang berlebih untuk kulit
  • Tips melindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebihan

Efek sinar matahari bagi kulit ternyata sangat beragam. Selain memiliki manfaat, ada pula bahaya yang perlu diwaspadai. Untuk itu, bagi Anda yang kerap beraktivitas di luar ruangan, sangat penting memahami manfaat dan bahaya sinar matahari untuk kulit bila terpapar berlebihan.

Advertisement

Manfaat sinar matahari untuk kulit

Dibalik efek yang timbul saat mendapatkan paparan berlebih, sinar matahari yang didapatkan dalam jumlah cukup ternyata memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. 

Manfaat sinar matahari bagi manusia tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik dan mental, melainkan juga kesehatan kulit. Manfaat sinar matahari pagi untuk kulit mampu merangsang vitamin D dalam tubuh yang baik untuk kulit. 

World Health Organization mengemukakan bahwa paparan sinar matahari dapat membantu mengatasi berbagai masalah kulit. Misalnya, psoriasis, eksim, jerawat, vitiligo, lupus vulgaris, hingga penyakit kuning pada bayi. 

Selain itu, menurut Clinical Journal of the American Society of Nephrology, efek cahaya matahari dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker, seperti kanker usus besar, kanker ovarium, kanker pankreas, kanker prostat, dan kanker limfoma Hodgkin. Hal ini berkat kandungan vitamin D yang didapat dari paparan sinar matahari.

Meski demikian, manfaat sinar matahari tersebut hanya bisa didapat apabila Anda berjemur sekitar pukul 9.00 - 10.00 pagi selama kurang lebih 5-15 menit. 

Jangan lupa untuk menggunakan sunscreen atau tabir surya agar kulit terlindungi dari bahaya sinar matahari yang berlebih. 

Bahaya sinar matahari yang berlebih untuk kulit

Walaupun memiliki berbagai manfaat, ternyata paparan sinar matahari juga dapat memberikan efek buruk bagi kulit. Apa saja bahaya sinar matahari untuk kulit? Berikut ulasannya. 

1. Warna kulit berubah menjadi gelap

Bahaya sinar matahari bisa membuat kulit gelap
Kulit gelap akibat paparan sinar matahari berlebihan

Saat Anda terkena sinar UV, ada jenis gelombang radiasi yang merusak kulit, yakni UVA dan UVB. Akibatnya, tubuh akan melindungi kulit dengan lebih banyak memproduksi melanin agar tidak terjadi kerusakan. 

Melanin adalah pigmen yang memberikan warna pada kulit. Maka dari itu, kulit akan menjadi lebih gelap sebagai akibat dari bahaya sinar matahari. 

2. Kulit terbakar (sunburn)

Bahaya sinar matahari secara berlebihan bisa membuat kulit mengalami kondisi yang dikenal dengan istilah sunburn atau kulit terbakar matahari. Umumnya, kondisi ini dapat terjadi bila Anda terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama.

Jika melanin tidak cukup melindungi kulit dari sengatan sinar matahari secara berlebihan, sinar UV akan menembus lapisan paling luar kulit dan masuk ke lapisan kulit paling dalam untuk merusak atau membunuh sel-sel kulit. 

Alhasil, kulit akan mengalami reaksi berupa kemerahan, pembengkakan, kulit terasa hangat atau panas saat disentuh, serta area kulit yang terbakar matahari terasa gatal atau lunak.

3. Tanda-tanda penuaan dini

bahaya sinar matahari bisa timbulkan penuaan
Kulit kendur dan kering jadi tanda-tanda penuaan

Munculnya tanda penuaan dini juga menjadi bahaya sinar matahari untuk kulit berikutnya. Hal ini karena sinar UV dapat menyebabkan kolagen dan elastin rusak. Akibatnya, kulit akan mengendur dan meregang.

Paparan sinar matahari yang berlebihan juga dapat menyebabkan kulit mengalami bintik putih dan bercak gelap. Selain itu, Anda akan merasakan kulit lebih kasar dan kering dari biasanya. 

4. Meningkatkan risiko kanker

Meski mampu mencegah beberapa jenis kanker, bahaya sinar matahari secara berlebihan juga dapat meningkatkan risiko kanker. Pasalnya, sinar matahari mengandung UVA dan UVB yang dapat memicu kerusakan DNA di dalam sel kulit manusia. 

Jika sering kali terlalu lama atau terlalu sering terpapar sinar matahari, Anda dapat berisiko besar terkena kanker kulit, seperti karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan kanker kulit melanoma. 

Terlebih, bila kulit Anda tidak terlindungi dengan tabir surya atau sunscreen, serta pakaian berlengan panjang. 

Tips melindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebihan

Guna mencegah bahaya sinar matahari secara berlebihan, perhatikan beberapa tips mencegah dan melindungi kulit berikut ini.

1. Pilih sunscreen ber-SPF dan berlabel broad spectrum

cegah bahaya sinar matahari pada kulit
Oleskan susncreen sebelum beraktivitas di luar rumah

Penting memilih sunscreen mengandung SPF. Sun Protection Factor atau SPF adalah angka yang menunjukkan seberapa baik tabir surya bekerja dalam melindungi kulit dari paparan sinar UVB. 

Fungsi SPF juga dapat menentukan seberapa lama kulit Anda bisa bertahan di bawah sinar matahari tanpa mengalami sunburn saat menggunakan sunscreen.

Selain itu, gunakan pula sunscreen berlabel broad spectrum yang mampu melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB.

Jika sunscreen tidak berlabel broad spectrum pada kemasannya maka tabir surya hanya mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari, bukan dari risiko penuaan dini dan kanker kulit.

2. Gunakan tabir surya dengan benar

Cara memakai sunscreen yang penting perlu dilakukan 20-30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan. 

Menurut American Academy of Dermatology, cara kerja sunscreen membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit untuk benar-benar dapat menyerap sebelum bekerja melindungi kulit.

Jika Anda baru menggunakan sunscreen beberapa saat sebelum beraktivitas di luar ruangan, kulit bisa jadi tidak mendapatkan perlindungan apa pun sehingga berisiko mengalami kulit terbakar matahari.

Tuang sunscreen sepanjang 2 ruas jari tangan, yakni 1 jari telunjuk dan 1 jari tengah. Kemudian, oleskan sunscreen ke seluruh permukaan wajah seraya memijat kulit dengan gerakan memutar searah jarum jam secara perlahan.

Anda juga bisa mengoles sunscreen secara merata pada bagian tubuh yang tidak tertutup baju atau akan terpapar sinar matahari. Misalnya, area tengkuk leher, dada, belakang telinga, siku, area belakang lutut, dan kaki.

Meski sudah mengoleskan tabir surya dengan SPF yang dianjurkan, Anda dianjurkan untuk reaplikasi sunscreen setelah 2 jam, termasuk sesaat setelah berkeringat, berolahraga, atau berenang. Sebab, efek tabir surya akan berkurang dalam waktu 2 jam. 

3. Kenakan pakaian tertutup 

Tak hanya menggunakan tabir surya, Anda juga perlu memaksimalkan perlindungan kulit dari sinar matahari dengan mengenakan pakaian tertutup, seperti pakaian lengan panjang dan celana panjang.

Tidak ada salahnya mengenakan topi bertepi lebar, kacamata hitam, dan payung untuk menghalau sinar matahari saat beraktivitas di luar ruangan. 

4. Batasi aktivitas di bawah sinar matahari

Umumnya, sinar matahari akan memancarkan sinar UV paling banyak pada pukul 10 pagi hingga pukul 2 siang. Oleh karena itu, sebisa mungkin batasi aktivitas di luar ruangan pada jam-jam tersebut.

Baca Juga

  • Kegunaan Titanium Dioksida dalam Makanan dan Tabir Surya, Apakah Aman?
  • Selain Sunscreen, Warna Baju Berikut Juga Cocok untuk Menangkal Sinar Matahari dan Cuaca Panas
  • Bingung Cara Reapply Sunscreen yang Benar? Ini Tipsnya!

Manfaat sinar matahari pagi untuk kulit memang bisa didapat bila paparannya tidak terlalu berlebihan. Namun, waspadai paparan sinar matahari karena juga dapat memberikan efek buruk bagi kulit seperti yang telah dijelaskan di atas.

Jika Anda punya masalah kulit tertentu yang disebabkan oleh bahaya sinar matahari, tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit guna mendapatkan penanganan yang tepat. 

Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

kerastosis mataharikanker kulitpenuaanterbakar matahari

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved