logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Dampak Buruk Stalking Mantan di Media Sosial

open-summary

Stalking mantan memberikan efek buruk untuk kesehatan mental. Anda bisa menjadi sangat tidah bahagia saat mengetahui mantan pasangan sudah lebih bahagia.


close-summary

3

(2)

14 Mar 2022

| Annisa Amalia Ikhsania

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Stalking mantan

Melihat mantan melalui media sosial sering kali dilakukan setelah putus cinta

Table of Content

  • Efek buruk stalking mantan
  • Cara berhenti stalking mantan pacar lagi
  • Catatan dari SehatQ

Mematai-matai atau stalking mantan adalah aktivitas yang terus-menerus ingin tahu kegiatan yang dilakukan mantan. Hal yang sering disebut denganistilah kepo melalui media sosial ini dilakukan oleh pria dan wanita, loh. Biasanya, pria dan wanita melakukan ini setelah putus cinta.

Advertisement

Alih-alih membuat perasaan menjadi lega, kegiatan stalking mantan justru dapat memperburuk suasana hati karena merugikan diri Anda sendiri. Lantas, apa efek buruk stalking mantan?

Efek buruk stalking mantan

Stalking mantan
Efek buruknya akan buat Anda susah move on

Bagi sebagian orang, putus cinta memang sungguh menyakitkan. Setelah putus cinta, Anda berharap bisa menjalani hidup seperti biasa lagi tanpa harus memikirkan mantan kekasih. Sayangnya, cara move on setelah putus cinta memang tak semudah kelihatannya. 

Akhirnya, banyak yang tidak bisa menahan godaan untuk kepo. Nah, bagi Anda yang masih asyik sering mencari tahu tentang mantan kekasih, sebaiknya mulai hentikan kebiasaan tersebut. Pasalnya, ada berbagai bahaya psikologis yang mengintai akibat keseringan memata-matai mantan dari jauh. Apa saja efek buruknya?

1. Anda lebih susah move on

Kecenderungan untuk melihat keseharian mantan kekasih melalui media sosial memang kerap muncul setelah putus cinta. Terlebih lagi, sejumlah orang akan makin aktif di media sosial 

Setiap kali membuka media sosial, hal pertama kali yang mungkin Anda lakukan adalah melihat akun mantan. Hal ini dilakukan hanya untuk mengetahui kabar atau keadaan Si Dia sekarang atau sekadar melihat wajah mantan karena rindu. Sayangnya, kebiasaan ini sungguh sangat tidak sehat. 

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Cyberpsychology and Behavior bahwa sering stalking mantan justru buat perasaan Anda berantakan. Anda yang terus memantau foto atau status terbarunya justru membuat Anda jadi susah move on dari mantan pacar. 

Memang setiap orang membutuhkan waktu yang berbeda-beda untuk move on, tapi kalau setiap hari, setiap menit, atau setiap detik Anda melihat aktivitasnya melalui sosial media, bagaimana Anda mau move on

2. Anda menghancurkan kebahagiaan diri sendiri

Efek buruk lain yang bisa Anda rasakan adalah kebahagiaan yang hancur. Ya, misalnya suasana hati Anda sedang baik-baik saja atau mungkin cenderung bahagia.

Lalu, Anda iseng stalking mantan melalui media sosialnya selama 15-30 menit. Nah, dalam waktu tersebut, seluruh emosi Anda berkumpul jadi satu. Baik itu perasaan sedih, marah, kecewa, mengingat kembali memori perjalanan cinta Anda berdua dan lainnya. Secara tidak disadari, jika kebiasaan ini dilakukan terus menerus maka dapat menghancurkan kebahagiaan diri Anda sendiri.

Jadi, daripada waktu tersebut terbuang, sebaiknya lakukan hal-hal yang bermanfaat. Anda bisa menelepon sahabat, membaca buku favorit, berolahraga, atau memasak. Anda pun bisa membuka aplikasi kencan di ponsel untuk mendapatkan pengganti mantan kekasih. 

3. Anda jadi membandingkan kehidupan diri Anda dengan mantan 

Ada kemungkinan mantan kekasih Anda sudah memiliki pacar baru atau akhirnya menikah dengan orang lain. Secara tidak sadar, Anda mungkin akan membandingkan diri sendiri dengan pasangan barunya.

Anda bisa jadi berlomba-lomba menginginkan pasangan atau kehidupan yang lebih baik dari mantan kekasih. Kemungkinan terburuknya, Anda hanya akan beradu pamer dengan mantan pacar.

4. Anda akan merasa patah hati lagi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kebiasaan stalking mantan dapat menghambat Anda untuk move on. Hal ini menyebabkan Anda yang awalnya sudah terbiasa tanpa kehadiran mantan kekasih akhirnya merasa hancur atau patah hati lagi melihat foto atau status terbarunya yang memperlihatkan kehidupannya baik-baik saja dengan orang lain. 

5. Anda akan merasa malu bila ketahuan

Saat sedang asyik melihat mantan di Instagram, Facebook, atau Twitter, tak sengaja Anda menyukai unggahan yang sudah lama sekali diunggahnya. Jika sudah begini, Anda pun jadi ketahuan sering mematai-matai aktivitasnya melalui sosial media. Duh, memalukan, bukan?

Baca juga: Dampak Buruk Berdebat di Media Sosial untuk Kesehatan

Cara berhenti stalking mantan pacar lagi

cara menghindari stalking mantan
Kebiasaan stalking mantan harus dihentikan walaupun rasanya sulit

Meski sulit, berhenti berhenti mencari tahu mantan merupakan langkah yang harus dilakukan. Cara ini akan buat Anda berhasi dalam proses move on Anda. Bagaimana cara agar tidak stalking mantan pacar lagi?

1. Ingat lagi efek negatif yang Anda rasakan

Salah satu cara agar tidakn ingin tahu cerita tentang mantan pacar adalah dengan mengingat kembali efek negatif yang Anda alami dengannya. Hal ini bertujuan agar Anda bisa mengurungkan niat untuk melanjutkan memata-matai kehidupan mantan kekasih.

Kepo kehidupan mantan kekasih di media sosial dapat membuat Anda merasa sedih, kecewa, dan marah pada saat yang bersamaan. Anda tentu tak ingin mengalami hal tersebut lagi, bukan? 

2. Unfollow dan block akun mantan kekasih di media sosial

Anda akan semakin terpuruk dan sulit untuk move on apabila terus menerus memandangi postingan atau status terbaru mantan kekasih di laman Instagram, Facebook, dan Twitter, termasuk nomor kontaknya. Belum lagi jika Anda tergoda untuk mencari tahu segala gerak-gerik mantan kekasih (dan mungkin pacar baru dan teman-temannya) di media sosial. 

Jika benar-benar ingin move on dari mantan, Anda perlu mempertimbangkan untuk unfollow dan block semua akun mantan kekasih di seluruh media sosial. Dengan ini, Anda niscaya menjadi lebih bersemangat untuk move on dan tidak berniat stalking mantan lagi. 

Sebab, jika masih berteman dengan mantan di media sosial, Anda jadi tergoda untuk terus menerus mengetahui kehidupan Si Dia. 

3. Tidak membicarakan mantan kekasih dengan orang lain

Minta anggota keluarga dan teman-teman terdekat untuk tidak lagi membicarakan kabar terbaru mengenai mantan kekasih Anda. Cara ini dapat meminimalisir Anda untuk mengetahui kabar kehidupan sang mantan setelah putus cinta dari Anda melalui stalking atau kepo. Anda pun juga jadi lebih fokus untuk ‘sembuh’ dari luka patah hati. 

4. Menyibukkan diri

Anda dapat menghabiskan waktu berkualitas dengan anggota keluarga dan teman-teman dekat. Misalnya, dengan pergi berbelanja atau melakukan wisata kuliner bisa menjadi pilihan kegiatan untuk menyibukkan diri. 

Selain itu, Anda bisa menyalurkan energi dan waktu Anda untuk melakukan hobi-hobi baru. Misalnya, mengikuti kelas memasak, fotografi, atau bergabung dengan komunitas tertentu.

5. Istirahat sejenak menggunakan media sosial

Jika cara-cara yang telah disebutkan di atas tidak kunjung berhasil, mungkin ada baiknya kalau Anda beristirahat sejenak dari penggunaan media sosial. Dengan memberi ruang pada diri sendiri, Anda jadi merasa lebih baik dan bisa kembali menggunakan media sosial dengan bijak di kemudian hari. 

Baca juga: Cara Move On Setelah Ditinggal Nikah Mantan Kekasih

Catatan dari SehatQ

Berhentilah mencari tahu tentang mantan setelah Anda putus dengannya. Ingat, ada hati dan jiwa yang tersakiti di balik kepuasan ego Anda dengan melakukan kegiatan kepo mantan pacar ini. Apabila langkah-langkah di atas tidak dapat menghentikan kebiasaan kurang menyehatkan ini, mungkin ada baiknya Anda berkonsultasi dengan psikolog.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kesehatan mental lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

percintaanmenjalin hubunganputus cinta

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved