Penyebab Ngantuk Terus yang Perlu Anda Waspadai


Penyebab ngantuk terus biasanya disebabkan oleh gangguan tidur. Rasa kantuk terus-menerus tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat berdampak pada otak dan menurunkan produktivitas.

(0)
Ditinjau olehdr. Indra Wijaya
Penyebab ngantuk terus biasanya disebabkan oleh masalah tidurRasa mengantuk terus-menerus bisa mengindikasikan adanya masalah tidur
Apakah Anda sering merasa mengantuk? Rasa kantuk dapat disebabkan oleh hal-hal umum, seperti kurang tidur di malam hari, bergadang hingga larut malam, kualitas tidur yang buruk, atau perubahan jam tidur. Umumnya, orang dewasa membutuhka waktu tidur sekitar 7-9 jam setiap malam. Tetapi apabila mengantuk dirasakan secara terus-menerus, mungkin badan Anda sedang memberikan sinyal ada sesuatu yang tidak beres.

Penyebab ngantuk terus

Penyebab sering mengantuk bukan hanya masalah gaya hidup saja, tetapi juga dapat disebabkan oleh penyakit gangguan tidur. Beberapa gangguan tidur yang sering menyebabkan kantuk terus-menerus, yaitu sleep apnea, insomnia, restless leg syndrome, gangguan tidur ritme sirkadian, dan hipersomnia.Selain itu, sindrom kelelahan kronis, konsumsi alkohol berlebihan, dan depresi bisa menyebabkan Anda tiba-tiba mengantuk terus. Rasa kantuk yang berat dan dirasakan terus-menerus juga mampu berdampak pada kehidupan sehari-hari, seperti:
  • Merasa sulit untuk bangun di pagi hari
  • Merasa ngantuk di siang hari
  • Tidur siang atau istirahat tidak menghilangkan rasa kantuk
  • Hilangnya selera makan
  • Kesulitan untuk berpikir atau mengingat
  • Merasa gelisah dan mudah marah
Seringkali rasa kantuk tidak dirasakan sebagai kantuk, tetapi dirasakan sebagai kelelahan (fatigue). Penting untuk mengenali penyebab ngantuk terus yang Anda alami.

Bahaya Kantuk Terhadap Otak

Tidur tidak hanya masalah istirahat saja. Otak kita terus bekerja selama tidur, menjalankan fungsi-fungsi penting. Jika dibiarkan dan berlangsung lama, rasa kantuk terus-menerus tidak hanya berdampak pada aktivitas sehari-hari saja, tetapi juga dapat mengganggu fungsi otak dan menurunkan produktivitas.

1. Kantuk Memperlambat Proses Berpikir

Rasa kantuk membuat seseorang sulit untuk memusatkan perhatian dan mengambil keputusan. Kemampuan berpikir secara logis menurun sehingga sulit bagi Anda untuk mengerjakan tugas yang kompleks dan membutuhkan analisis.

2. Kantuk Mengganggu Ingatan

Saat tidur, hubungan saraf yang menguatkan ingatan terbentuk sehingga informasi baru yang sudah kita peroleh di siang hari dapat disimpan dalam otak. Jika tidur Anda kurang panjang, atau Anda sering terbangun di malam hari, proses pembentukan ingatan ini terganggu. Sulit berkonsentrasi akibat rasa kantuk juga semakin menghambat pembentukan ingatan karena hanya informasi yang Anda dapatkan dengan konsentrasi penuh saja yang dapat diingat sebagai memori jangka pendek.

3. Kantuk Membuat Proses Belajar Sulit

Rasa kantuk mengganggu konsentrasi dan ingatan, padahal keduanya sangat penting dalam proses belajar. Pada anak-anak, rasa kantuk dapat menyebabkan hiperaktivitas yang juga mengganggu proses belajar.

4. Kantuk Memperlambat Waktu Reaksi

Kegiatan seperti menyetir membutuhkan waktu reaksi yang cepat. Rasa kantuk yang kronis memperlambat waktu reaksi ini, dan dapat berakibat fatal, tidak hanya bagi Anda, tetapi bagi orang lain juga. Setidaknya 1 dari 3 pengemudi mengaku sempat tertidur ketika menyetir.

5. Kantuk Berdampak pada Kesehatan Mental

Orang yang mengantuk terus-menerus akan merasa mudah marah dan sensitif sehingga kemampuannya untuk menghadapi stres berkurang. Dampak lebih lanjutnya adalah hipersomnia karena kurang tidur dapat menyebabkan depresi. Mungkin ini juga yang menjadi penyebab seringnya kita lihat orang bertengkar di tengah-tengah kemacetan ibukota.Rasa kantuk memang normal. Namun jika berlebih dan dirasakan terus-menerus, kantuk ini bisa menjadi berbahaya, bahkan dapat mengganggu pekerjaan dan hubungan Anda dengan orang lain.

Cara mengatasi ngantuk yang berlebihan

Ketika merasa ngantuk, Anda mungkin ingin bergegas tidur. Namun, jika keadaan tidak memungkinkan untuk tidur apa yang harus dilakukan? Tenang, terdapat beberapa cara mengatasi ngantuk berlebihan yang bisa Anda coba, di antaranya:
  • Bergerak dan berjalan-jalanlah kurang lebih selama 10 menit
  • Jauhkan mata dari layar gawai karena bisa menambah kelelahan dan rasa kantuk
  • Mengonsumsi camilan kaya energi, seperti biskuit gandum atau yogurt
  • Mengobrol dengan seseorang
  • Nyalakan lampu karena cahaya terang bisa mengurangi rasa kantuk
  • Minum lebih banyak air putih.
Hal tersebut dapat membantu mengatasi ngantuk yang berlebihan. Akan tetapi, pastikan Anda mendapat tidur yang cukup setiap harinya. Untuk tidur dengan nyenyak, buatlah kondisi yang nyaman dan jadwal tidur yang teratur.
gangguan tidurhipersomnia
WebMD. https://www.webmd.com/sleep-disorders/sleep-apnea-daytime-sleepiness#1.
Diakses pada Mei 2019
Web MD. https://www.webmd.com/sleep-disorders/features/natural-tips-sleepiness
Diakses pada 16 November 2020
Hershner SD, Chervin RD. Causes and consequences of sleepiness among college students. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4075951/
Diakses pada Mei 2019
Murray BJ. A practical approach to excessive daytime sleepiness: a focused review. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4904525/
Diakses pada Mei 2019
WebMD. https://www.webmd.com/sleep-disorders/features/emotions-cognitive#1
Diakses pada Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait