Menilik Bahaya Penyakit Prostat Terhadap Kesehatan Pria


Bahaya penyakit prostat tergantung dari jenis penyakit prostat yang dialami oleh pria. Pada kasus kanker prostat, komplikasi yang ditimbulkan bahkan bisa memengaruhi fungsi organ tubuh lainnya.

(0)
15 Mar 2021|Rhandy Verizarie
bahaya penyakit prostatBahaya penyakit prostat bagi pria bisa sangat fatal apabila tidak segera ditangani
Bahaya penyakit prostat bagi kesehatan pria bisa sangat fatal. Prostat sendiri adalah organ reproduksi pria yang berfungsi untuk menghasilkan cairan mani yang akan keluar bersama sperma saat pria berejakulasi. Selain itu, kelenjar ini juga berperan sebagai pemasok nutrisi bagi sperma.Mengingat fungsi prostat yang sangat penting, tentu para pria harus waspada terhadap sejumlah bahaya yang mengintainya. Apa sajakah itu? Berikut informasinya.

Bahaya penyakit prostat bagi kesehatan

Bahaya yang mengancam prostat ada bermacam-macam, tergantung dari jenis gangguan kesehatan yang menyerang kelenjar tersebut. Setidaknya, terdapat tiga penyebab prostat sakit yang perlu diwaspadai oleh para pria, khususnya yang sudah berusia 50 tahun ke atas, yaitu:Berikut ini adalah bahaya dari ketiga jenis gangguan tersebut, sebagaimana dilansir dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases:

1. Retensi urine

Komplikasi penyakit prostat yang pertama adalah retensi urine. Retensi urine adalah kondisi ketika Anda tidak dapat buang air kecil. Ini biasanya dialami oleh pria yang menderita pembesaran prostat jinak.Prostat yang membengkak menyebabkan saluran kemih menjadi terhimpit sehingga menutup aliran urine dari kandung kemih. Untuk mengatasi hal ini, dokter biasanya akan memasangkan alat kateter ke kandung kemih guna membantu keluarnya urine.

2. Infeksi saluran kemih

Bahaya penyakit prostat selanjutnya adalah infeksi saluran kemih (ISK). Ini merupakan dampak selanjutnya dari retensi urine.Gangguan pada prostat membuat Anda tidak bisa mengosongkan kandung kemih.  Akibatnya, saluran kemih jadi mudah terkena infeksi bakteri. Kondisi ini lantas ditandai dengan sejumlah gejala seperti nyeri saat buang air kecil, hingga urine disertai darah.Infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh pembesaran prostat mungkin memerlukan tindakan operasi berupa pengangkatan bagian prostat yang bermasalah. Namun, dokter perlu melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan apakah operasi diperlukan atau tidak.

3. Penyakit kencing batu

Ketidakmampuan mengosongkan kandung kemih juga bisa memicu terbentuknya substansi keras yang disebut sebagai batu kemih (bladder stone).Apabila batu tersebut berukuran kecil, Anda mungkin tidak akan merasakan gejala apa pun. Batu juga biasanya akan keluar bersama dengan urine saat buang air kecil.Akan tetapi, jika ukuran batu cukup besar, ada sejumlah gejala kencing batu yang dialami, seperti:
  • Susah buang air kecil
  • Sakit saat buang air kecil
  • Urine berwarna gelap dan berbusa
  • Urine berdarah
Jika tidak segera ditangani, bahaya penyakit prostat yang satu ini dapat menyebabkan iritasi dan infeksi pada kandung kemih.

4. Kerusakan kandung kemih

Kandung kemih yang bermasalah akibat pembesaran prostat pada akhirnya dapat membuat organ penyimpanan urine tersebut mengalami malfungsi akibat otot-otot yang melemah.Dampaknya, kondisi tersebut semakin membuat kandung kemih lebih sulit lagi untuk dikosongkan.

5. Kerusakan ginjal

Bahaya penyakit prostat bahkan juga bisa menyasar organ lainnya, dalam hal ini, ginjal. Ya, tekanan pada kandung kemih akibat retensi urine ternyata dapat memengaruhi kinerja ginjal.Tidak hanya itu, ada potensi infeksi yang terjadi di kandung kemih menyebar ke ginjal. Itu sebabnya, gangguan pada prostat harus segera ditangani.

6. Epididimitis

Pada kasus radang kelenjar prostat alias prostatitis akibat bakteri, infeksi bisa menyebar hingga ke epididimis, yakni tabung penyimpan sperma yang letaknya di belakang testis.Infeksi pada epididimis dapat menyebabkan organ tersebut mengalami peradangan. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai epididimitis. Salah satu tanda jika Anda mengalami epididimitis adalah testis yang terasa nyeri.

7. Infertilitas

Prostatitis juga dapat berdampak pada produksi cairan mani. Akibatnya, kondisi tersebut berisiko menurunkan kesuburan pria. 

8. Disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi (impotensi) adalah salah satu komplikasi yang muncul dari penyakit kanker prostat. Pasalnya, saraf yang mengontrol ereksi penis terletak di dekat kelenjar tersebut. Adanya pertumbuhan sel kanker pada prostat kemungkinan besar turut memengaruhi fungsi saraf tersebut. Selain itu, pengobatan kanker seperti operasi dan terapi radiasi juga dapat berimbas pada kerusakan saraf ini.

9. Metastasis

Masih berkaitan dengan kanker prostat, bahaya penyakit prostat lainnya adalah metastasis. Metastasis adalah kondisi ketika sel kanker sudah menyebar ke organ lainnya.Pada kasus kanker prostat, sel kanker dapat menyebar ke organ di sekitar prostat, seperti kandung kemih. Jika kondisi semakin parah, sel kanker bahkan akan menyerang organ yang lebih jauh seperti tulang.

Kapan harus ke dokter?

Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila mengalami salah satu dari penyakit prostat yang tadi telah disebutkan. Pada kasus ringan, gangguan prostat mungkin tidak memerlukan penanganan khusus dan dapat diobati dengan mudah.Namun pada beberapa kasus, seperti prostatitis, mungkin saja membutuhkan penanganan medis dan obat prostat khusus untuk mengatasi infeksi yang terjadi.Sementara untuk kanker prostat, Anda memerlukan pertolongan medis berupa kemoterapi, terapi radiasi, hingga operasi prostat.

Cara mencegah penyakit prostat

Ada banyak cara untuk mencegah kanker prostat maupun gangguan lainnya pada organ ini, utamanya berkaitan dengan gaya hidup. Rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi—buah dan sayuran—adalah dua hal yang sudah seharusnya jadi rutinitas sehari-hari Anda.Selain itu, hindari juga sejumlah pantangan makanan untuk prostat seperti makan daging olahan, minum alkohol, dan merokok.Punya pertanyaan seputar bahaya penyakit prostat dan bagaimana cara mengatasinya? Anda bisa berkonsultasi dengan dokter langsung dari smartphone di aplikasi SehatQ. Unduh aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang juga. Gratis!
prostatkanker prostatmasalah reproduksiprostatitiskesehatan priareproduksi pria
CDC. https://www.cdc.gov/antibiotic-use/community/for-patients/common-illnesses/uti.html Diakses pada 3 Maret 2021Healthline. https://www.healthline.com/health/prostate-cancer-complications Diakses pada 3 Maret 2021Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/benign-prostatic-hyperplasia/symptoms-causes/syc-20370087 Diakses pada 3 Maret 2021Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/prostatitis/symptoms-causes/syc-20355766 Diakses pada 3 Maret 2021Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/prostate-cancer/symptoms-causes/syc-20353087 Diakses pada 3 Maret 2021National Health Service. https://www.nhs.uk/conditions/bladder-stones/ Diakses pada 3 Maret 2021National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/prostate-problems/prostate-enlargement-benign-prostatic-hyperplasia#complications Diakses pada 3 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait