Bahaya Minuman Keras Alkohol untuk Kesehatan, Bisa Sebabkan Kanker


Bahaya minuman keras alkohol untuk kesehatan sangat banyak, bahkan bisa menjadi penyebab berbagai jenis kanker. Untuk itu, konsumsilah alkohol dalam batas wajar dan hindari kecanduan dengan cara periksakan diri ke dokter.

0,0
24 Jan 2020|Rieke Saraswati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Bahaya minuman keras mungkin tak terasa ketika Anda sedang mengonsumsinya di acara kumpul-kumpul dengan temanMinuman keras mungkin kerap menyertai acara kumpul-kumpul Anda dengan teman
Mengonsumsi alkohol terlalu banyak bisa merugikan kesehatan Anda. Alkohol yang berlebih akan menumpuk di aliran darah dan menyebabkan perubahan pada fungsi tubuh. Seiring waktu, hal ini dapat memicu penyakit kronis dan masalah kesehatan lainnya. Inilah yang menjadi bahaya minuman keras apabila dikonsumsi berlebih. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk bisa kembali mempertimbangkan konsumsi minuman beralkohol tersebut.

Tingkatan kecanduan alkohol

Dalam kadar moderat, minum alkohol sebenarnya bisa memberikan manfaat kesehatan. Sejumlah studi telah mengaitkan konsumsi alkohol dalam jumlah sedang dengan penurunan risiko demensia, penyakit jantung, tekanan darah, dan diabetesBerikut sejumlah tingkatan yang menunjukkan Anda sudah kecanduan alkohol atau tidak:

1. Tingkat moderat

Dietary Guidelines for Americans mendefinisikan konsumsi moderat sebagai 1 gelas alkohol per hari untuk perempuan dan 2 gelas alkohol per hari untuk laki-laki. Contoh konsumsi 1 gelas alkohol ini berupa bir sebanyak 355 ml atau wine sebanyak 148 ml.

2. Tingkat berlebih

Minuman yang mengandung alkohol sangat banyak dan takarannya bisa berbeda-beda. Konsumsi alkohol dinilai berlebihan jika 8 gelas atau lebih per minggu untuk perempuan, dan 15 gelas atau lebih per minggu untuk laki-laki. 

3. Binge drinking

Dikutip dari CDC, ada pula istilah binge drinking, yang artinya mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar sekaligus dalam waktu 2 jam. Binge drinking dapat didefinisikan ketika Anda minum 4 gelas alkohol atau lebih dalam satu waktu untuk perempuan, dan 5 gelas alkohol atau lebih dalam satu waktu untuk laki-laki.  

Bahaya minuman keras untuk kesehatan apabila dikonsumsi berlebihan

Meski konsumsi alkohol secara moderat bisa menguntungkan kesehatan, tidak berarti Anda boleh minum sepuas-puasnya. Minuman keras berdampak buruk bagi kesehatan karena dapat menyebabkan sejumlah penyakit jika dikonsumsi berlebihan.Jika dikonsumsi terlalu banyak, alkohol dapat menimbulkan risiko yang tak sedikit, khususnya pada binge drinking. Bahaya minuman keras ini dapat terjadi dalam jangka pendek. Namun, jika terus dibiarkan, bahaya minuman keras ini akan menyebabkan sejumlah penyakit kronis.Berikut Dampak negatif bagi fisik dan kognitif akibat mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, adalah:

1. Cedera

Bahaya minuman beralkohol apabila dikonsumsi terlalu banyak dalam satu waktu bisa membuat Anda mabuk. Saat mabuk, konsentrasi dan keseimbangan seseorang akan menurun sehingga meningkatkan risiko cedera dan kecelakaan.

2. Kekerasan

Bahaya minuman keras atau miras akan membuat Anda kehilangan kendali. Pada beberapa orang, alkohol bisa membuat kepribadian mereka seolah berubah dalam sekejap. Keadaan tersebut dapat memicu terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. Misalnya, melakukan kekerasan verbal, kekerasan seksual, bahkan bunuh diri

3. Keracunan alkohol

Keracunan alkohol adalah kondisi gawat darurat yang memerlukan penanganan segera. Inilah yang menjadi bahaya minuman beralkohol berikutnya. Saat mengalami kondisi ini, pernapasan akan melambat yang bisa berujung pada kurangnya oksigen dan kematian. Gejala keracunan alkohol meliputi tampak kebingungan atau linglung, mual, kejang, napas lambat, kulit membiru, dan pingsan. 

4. Intoleransi alkohol

Intoleransi alkohol adalah bahaya minuman keras yang tak boleh disepelekan. Saat mengalaminya, Anda akan merasa tidak enak badan setelah mengonsumsi alkohol. Gejala intoleransi alkohol, meliputi wajah terasa hangat dan memerah, mual-mual, muntah, asma, diare, dan tekanan darah rendah. Intoleransi alkohol juga bisa menjadi tanda adanya limfoma Hodgkin (kanker kelenjar getah bening). Jadi segera periksakan diri ke dokter jika Anda tiba-tiba mengalami kondisi ini, terutama bila Anda sebelumnya baik-baik saja saat mengonsumsi alkohol. 

5. Penyakit hati

Salah satu bahaya minuman keras jangka panjang yang paling sering terjadi adalah penyakit hati. Bahkan dalam dunia medis, gangguan kesehatan ini memiliki istilah tersendiri, yaitu alcohol-related liver disease (ARLD).Pada ARLD, kebiasaan meminum alkohol selama bertahun-tahun telah menyebabkan kerusakan hati dan pembengkakan yang berujung menjadi sirosis (terbentuknya jaringan parut pada hati). Salah satu penanganan sirosis adalah transplantasi hati.

6. Keguguran

Ada alasannya mengapa ibu hamil tidak boleh mengonsumsi alkohol. Para ahli mengatakan bahwa minum alkohol sedikit saja dapat meningkatkan risiko keguguran selama 4 bulan pertama kehamilan. 

7. Penyakit jantung

Bahaya minuman keras apabila dikonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan tekanan darah menjadi lebih tinggi. Hal ini kemudian memicu pelepasan hormon tertentu yang bisa menyempitkan pembuluh darah serta memengaruhi organ jantung. Karena itulah, penyakit jantung termasuk bahaya minuman keras jangka panjang yang patut diperhitungkan.

8. Kanker

Dalam jangka panjang, bahaya minuman keras jika berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker. Mulai dari  kanker mulut, kanker kerongkongan, kanker usus besar, kanker hati, hingga kanker payudara

9. Demensia

Demensia terjadi ketika fungsi kognitif atau kemampuan berpikir seseorang menurun. Ketika orang mengonsumsi alkohol terlalu banyak, bahaya minuman keras akan muncul seiring waktu dan merusak sel-sel otak secara langsung.Sebagai akibatnya, orang yang mengonsumsi alkohol tersebut akan lebih sulit mengambil keputusan, mudah lupa, dan lemah dalam berpikir. 

10. Depresi dan gangguan kecemasan

Alkohol memang dapat mengurangi kecemasan untuk sementara waktu. Namun pada akhirnya, bahaya minuman keras apabila meminumnya terlalu banyak bisa memperburuk gejala kecemasan yang Anda alami.Sementara saat depresi memburuk, beberapa orang memilih untuk melarikan diri ke alkohol atau minum lebih banyak. Kebiasaan ini kemudian membuat orang mengalami ketergantungan alkohol.

11. Ketergantungan atau kecanduan alkohol

Saat orang sering mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih, kadar toleransinya akan meningkat dan membuat tubuhnya menginginkan lebih banyak alkohol. Jika konsumsi alkohol ini tiba-tiba dihentikan, ia bisa sangat menginginkan alkohol seperti ketagihan. Kondisi ini disebut gejala putus alkohol dan bisa menjadi pertanda kecanduan alkohol.

12. Mengacaukan siklus tidur

Sejenak efek minum alkohol terlihat seperti membantu Anda untuk tidur. Tapi faktanya tidak demikian.Alkohol justru mengacaukan siklus tidur dan membuat Anda tidak tidur dengan nyenyak. Anda juga akan sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil.

13. Mengganggu sistem saraf pusat

Dampak minum minuman beralkohol dapat langsung memengaruhi otak. Efek akibat minum minuman keras akan menuju otak setelah 30 detik Anda pertama kali mengonsumsinya. Alkohol akan memperlambat sinyal di otak dan mempengaruhi suasana hati maupun sel otak .Anda akan mengalami gangguan pada memori, pemikiran, koordinasi, dan cara berbicara. Bahayanya, Anda juga akan merasa kebas pada kaki dan tangan. Jika sudah parah, Anda bisa mengalami kerusakan permanen pada otak.

14. Menyebabkan gangguan pencernaan

Akibat minum alkohol juga dapat membahayakan organ pencernaan, menghambat proses pencernaan makanan, dan menimbulkan malnutrisi atau kekurangan gizi. Konsumsi alkohol secara berlebihan bisa menyebabkan dampak pada pencernaan berupa kembung, diare, dan sebagainya. Bahaya miras lainnya adalah berpotensi meningkatkan asam lambung dan memicu sensasi panas di dada (heartburn) serta luka di lambung. 

15. Mengurangi kepadatan tulang

Jika dikonsumsi berlebihan, minuman yang mengandung alkohol dapat menurunkan kadar kalsium. Kondisi ini kemudian membuat tulang semakin menipis dan rapuh (osteoporosis), bahkan lebih mungkin untuk mengalami penurunan massa otot.

16. Menyebabkan masalah sistem reproduksi

Bahaya minuman beralkohol bagi tubuh salah satunya dapat merusak hormon yang dapat berdampak pada sistem reproduksi Anda. Pada pria, konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pada ereksipenurunan jumlah sperma, dan masalah reproduksi lainnya. Sementara wanita yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan berpotensi untuk mengalami gangguan siklus menstruasi dan kesulitan untuk hamil.

17. Menurunkan daya tahan tubuh

Bahaya minum alkohol pada sistem imun tubuh adalah membuat tubuh tidak mampu memproduksi sel darah putih yang cukup. Akibatnya, Anda akan lebih rentan untuk sakit pada 24 jam setelah mengonsumsi alkohol. Selain itu, Anda akan berpotensi untuk mengalami penyakit yang disebabkan karena kebiasaan minum minuman beralkohol, seperti tuberkulosis dan pneumonia.

18. Memicu diabetes

Diabetes merupakan efek alkohol yang dipicu oleh kerusakan pada organ pankreas. Saat organ pankreas rusak, produksi insulin akan menurun. Sebagai akibatnya, tubuh akan kesulitan dalam mengatur kadar gula darah. Kondisi ini akhirnya berujung pada diabetes.

19. Mengurangi Pendengaran

Konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat menyebabkan masalah pendengaran, seperti memicu kesulitan mendengar. Pada kasus yang sudah parah, alkohol bahkan mampu membuat Anda kehilangan kemampuan dengar.

20. Merusak pankreas

Minum alkohol dalam jumlah banyak dapat memicu produksi enzim di pankreas yang tidak wajar dan memicu peradangan di organ pankreas yang dapat berujung ke penyakit pankreatitis.Baca juga: Asal Tidak Berlebihan, 7 Manfaat Alkohol untuk Tubuh Ini Bisa Dinikmati

kecanduan alkohol  bisa ditangani, salah satunya dengan cara:

Catatan dari SehatQ

Bagi kebanyakan orang, konsumsi alkohol secara moderat termasuk aman. Tapi meminumnya dalam jumlah berlebih bisa memiliki konsekuensi negatif untuk kesehatan fisik maupun mental Anda.  Guna mencegah bahaya minuman keras, penting untuk membatasi konsumsi alkohol Anda.  Untuk perempuan, disarankan hanya 1 gelas per hari. Sedangkan untuk laki-laki, 2 gelas per hari.Namun bagi orang dengan kondisi medis tertentu dan ibu hamil, bahaya minuman keras harus dihindari sama sekali. Konsultasikan dengan dokter agar Anda bisa mendapatkan cara menghentikan konsumsi alkohol yang sesuai dengan kondisi Anda.Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter seputar bahaya minuman beralkohol, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
minuman tidak sehatalkoholkecanduan alkoholhidup sehat
Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/alcohol/fact-sheets/alcohol-use.htm
Diakses pada 24 Januari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/305062.php
Diakses pada 24 Januari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/297734.php
Diakses pada 24 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait