Bahaya Minum Teh Berlebih, Susah Tidur Hingga Ketergantungan

Salah satu bahaya minum teh berlebihan adalah membuat kualitas tidur menjadi buruk
Tak hanya kopi, daun teh pun mengandung kafein

Berbeda orang, berbeda pula persepsinya tentang minum teh. Bisa sebagai relaksasi, ritual memulai hari, hingga pengobatan. Namun terlepas dari popularitasnya, ada bahaya minum teh jika dikonsumsi berlebihan.

Masih ada banyak perdebatan tentang berapa kadar konsumsi teh yang wajar. Ada yang menyebut batas atasnya 2 cangkir, ada pula yang 4 cangkir. Namun bagi penikmat teh, bisa jadi konsumsinya justru lebih dari itu.

Bahaya minum teh

Mengonsumsi apapun yang berlebihan tentu tidak baik, termasuk minum teh. Bukannya bermanfaat seperti teh hijau yang kaya antioksidan atau mengatasi masalah penyakit kronis, namun justru menimbulkan bahaya.

Beberapa bahaya minum teh yang mungkin terjadi di antaranya:

1. Memicu stres, cemas berlebih, sulit istirahat

Tak hanya kopi, daun teh pun mengandung kafein. Terlalu banyak mengonsumsi kafein dari teh bisa menyebabkan rasa cemas berlebih, stres, hingga sulit beristirahat.

Dalam satu cangkir teh, terdapat 11-61 mg kafein. Angka ini bisa berbeda bergantung pada jenis teh dan cara mengolahnya. Beberapa penelitian menyebut konsumsi 200 mg kafein setiap harinya bisa menyebabkan cemas berlebih, terutama bagi mereka yang sensitif.

Untuk mengenalinya, observasi apakah Anda merasa gelisah setelah mengonsumsi teh. Apabila terjadi, sebaiknya mengurangi atau bahkan membatasi konsumsi teh.

2. Kualitas tidur buruk

Bahaya minum teh berlebihan selanjutnya adalah membuat kualitas tidur menjadi buruk. Kandungan kafein dalam teh dapat membatasi produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang memberi sinyal pada otak untuk tidur.

Lebih jauh lagi, kualitas tidur yang buruk dapat merembet ke banyak hal negatif lainnya. Mulai dari kelelahan, daya ingat menurun, hingga kemampuan fokus yang tak lagi utuh.

Secara fisik, buruknya kualitas tidur menyebabkan kadar gula darah sulit terkendali bahkan memicu terjadinya obesitas. Untuk itu, sebaiknya menghindari konsumsi teh tinggi kafein menjelang waktu tidur.

3. Mual

Bahaya minum teh saat perut kosong adalah menyebabkan rasa mual. Terlebih, jika teh yang dikonsumsi terlalu banyak. Kandungan tannin dalam teh bisa menyebabkan iritasi pada pencernaan. Konsekuensinya, perut bisa terasa nyeri hingga mual.

Seberapa berdampaknya teh pada pencernaan seseorang bergantung pada sensitivitas masing-masing. Ada yang merasa mual hanya dengan mengonsumsi 1-2 cangkir, ada pula yang baru merasa mual setelah mengonsumsi 5 cangkir.

4. Mengurangi penyerapan zat besi

Lagi-lagi kandungan tannin dalam teh bisa mengikat kandungan zat besi pada menu tertentu sehingga tidak mudah diserap saluran pencernaan. Akibatnya, bahaya minum teh berlebih yang juga mungkin terjadi adalah mengalami kekurangan zat besi.

Biasanya, tannin dalam teh menyebabkan penyerapan zat besi tidak maksimal, terutama dari bahan makanan bersumber dari nabati, bukan hewani.

5. Komplikasi kehamilan

Memang tidak ada pantangan makanan ibu hamil, meski demikian bahaya minum teh berlebih adalah menyebabkan komplikasi kehamilan. Risiko yang mungkin terjadi adalah keguguran dan bayi dengan berat badan lahir rendah.

Masih ada perdebatan berapa konsumsi teh yang aman bagi hamil, rata-rata dokter kandungan menyarankan di bawah 200-300 mg per harinya. Jadi, ibu hamil yang gemar minum teh sebaiknya berkonsultasi kepada dokter kandungan serta mengenali reaksinya pada tubuh serta janin.

6. Sakit kepala

Bahaya minum teh berlebih justru bisa menyebabkan sakit kepala, karena kandungan kafein di dalamnya. Setiap individu memiliki toleransi yang berbeda akan berapa asupan kafein yang bisa menyebabkan sakit kepala.

Apabila Anda merasakan sakit kepala berkepanjangan dan kerap terjadi usai minum teh, coba kurangi konsumsi dan lihat perubahannya.

7. Ketergantungan pada kafein

Kafein merupakan stimulan yang membentuk kebiasaan seseorang, dan konsumsi teh berlebih setiap harinya bisa menyebabkan ketergantungan. Bahkan pada mereka yang sudah kecanduan kafein, tidak mengonsumsi teh bisa menyebabkan sakit kepala, detak jantung meningkat, hingga merasa lemas.

Teh memang sangat populer menjadi salah satu minuman yang disukai banyak orang. Manfaatnya bagi kesehatan pun cukup banyak. Namun penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah wajar. Minum teh berlebih hanya akan menyebabkan gangguan kesehatan.

Berapa kadar yang bisa ditoleransi seseorang sebelum merasakan efek samping minum teh berbeda-beda. Bagi mereka yang sensitif terhadap kandungan kafein dan tannin dalam teh, sebaiknya perhatikan betul bagaimana kebiasaan minum teh bisa berpengaruh terhadap kondisi tubuh.

Health. https://www.health.com/food/is-it-possible-to-drink-too-much-green-tea
Diakses 13 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/side-effects-of-tea#The-bottom-line
Diakses 13 Desember 2019

Telegraph. https://www.telegraph.co.uk/news/health/news/7836681/Tea-is-it-good-or-bad-for-you.html
Diakses 13 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed