Jangan Sembarangan, Bahaya Mengucek Mata yang Perlu Anda Tahu


Saat mata terasa gatal atau kelilipan, orang biasanya akan refleks mengucek mata. Padahal kebiasaan ini dapat membahayakan penglihatan, khususnya kornea mata. Bukan dikucek, Anda sebaiknya mencuci mata Anda saat ada benda asing yang masuk ke mata.

(0)
bahaya mengucek mataMengucek mata terlalu keras dapat melukai kornea mata Anda
Mengucek mata mungkin menjadi bagian dari refleks Anda ketika mata terasa gatal, kelilipan, kelelahan, atau mengantuk. Namun, ternyata kebiasaan ini menimbulkan bahaya bagi kesehatan.

Bahaya mengucek mata bagi penglihatan

Saat mengucek mata, Anda mungkin akan merasa lega karena mata tak lagi kering dan gatal pun hilang. Sayangnya, kebiasaan ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan mata Anda.Berikut ini adalah bahaya yang mengintai akibat terlalu sering mengucek mata. 

1. Kerusakan kornea mata 

Kerusakan kornea dapat terjadi akibat mengucek mata
Kerusakan kornea dapat terjadi akibat mengucek mata
Gerakan mengucek mata yang sering kali dilakukan berulang dan kasar berisiko menyebabkan rusaknya kornea mata. Hal ini umumnya terjadi ketika ada benda asing yang masuk ke mata, seperti saat kelilipin. Menggosok mata Anda dapat menyebabkan kornea mata tergores. Kondisi ini disebut dengan abrasi korneaSelain itu, saat mengucek mata, ada kemungkinan bulu mata Anda juga masuk dan ikut menggores kornea ketika digosok.  

2. Iritasi dan mata bengkak 

Selain berisiko menyebabkan abrasi kornea, bahaya mengucek mata lainnya adalah muncul iritasi akibat gesekan benda asing atau tekanan yang terjadi di mata. Setelahnya, pembengkakan dapat terjadi sebagai respons tubuh terhadap iritasi mata yang terjadi. Tidak jarang pembengkakan ini juga menimbulkan nyeri pada mata.

3. Keratokonus 

Kerusakan pada kornea mata bisa berujung pada perubahan bentuk kornea. Kondisi ini dikenal dengan keratokonus, yakni kondisi ketika kornea mata mengalami penipisan dan pengerucutan ke luar. Pengerucutan kornea (keratokonus) yang terjadi akibat terlalu sering menggosok mata dapat membelokkan cahaya ke arah yang salah. Hal ini dapat menyebabkan penurunan penglihatan. Jika sudah terjadi, kacamata tidak bisa menjadi solusi pada kondisi ini. Anda harus menggunakan lensa kontak khusus bahkan transplantasi kornea.

4. Konjungtivitis

Salah satu bahaya mengucek mata adalah peradangan konjungtiva
Salah satu bahaya mengucek mata adalah peradangan konjungtiva
Konjungtivitis merupakan kondisi mata merah yang terjadi akibat peradangan pada konjungtiva, selaput tipis pada mata. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti alergi, infeksi virus, bakteri, dan iritasi pada mataMenggosok mata meningkatkan risiko mata terkena iritasi dan infeksi sehingga sangat memungkinkan untuk terjadi konjungtivitis. 

5. Meningkatkan risiko penularan penyakit

Mata dapat menjadi “gerbang utama” untuk penularan berbagai infeksi virus, bakteri, dan jamur. Mengucek mata dengan tangan yang belum dicuci dapat meningkatkan risiko penularan penyakit.Pada kondisi pandemi Covid-19, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI menganjurkan untuk menghindari menyentuh area wajah, seperti mata, hiduing mulut, terutama menggosok mata sebagai bentuk pencegahan penularan Covid-19. Bukan tanpa alasan, WHO menyatakan bahwa seseorang dapat terinfeksi melalui droplet yang menempel di tangan. 

Bukan mengucek, ini cara membersihkan mata gatal yang benar

Bukan mengucek, mencuci mata adalah cara membersihkan yang benar
Bukan mengucek, mencuci mata adalah cara membersihkan yang benar
Saat mata terasa gatal atau mengganjal, tahan diri Anda untuk tidak langsung mengucek mata. Beberapa cara berikut dapat mengatasi dan membersihkan mata Anda yang terasa gatal.

1. Mengenali gangguan pada mata 

Ketika mata terasa mengganjal, kenali dulu sumber gangguan pada mata Anda. Biasanya, hal ini terjadi karena ada kotoran, benda kecil, atau bulu mata yang lepas. Untuk mengatasi kelilipan dan menyentuh bola mata dengan tangan, Anda dapat menggunakan kapas basah atau tisu basah yang steril.Pastikan Anda sudah mencuci tangan dengan bersih. Lakukan dengan hati-hati. Jika kotoran tidak juga hilang, Anda dapat mengalirkan air bersih pada mata.

2. Lepas lensa kontak

Lensa kontak (softlens) dapat menjadi salah satu penyebab iritasi pada mata. Jika Anda menggunakan lensa kontak, pastikan Anda menggunakan, menyimpan, dan merawat lensa kontak dengan benar. Ketika mata terasa gatal dan sedang memakai softlens, jangan lupa untuk melepas lensa kontak. Lepaslah softlens saat hendak membersihkan mata atau mencuci muka. Melepas lensa kontak sebelum tidur juga dapat mengurangi risiko iritasi. 

3. Mencuci mata

Ketika mata terasa mengganjal, mencuci mata akan lebih baik dibandingkan menguceknya. Anda bisa menyiapkan wadah berisi air bersih. Tempelkan wadah ke area sekitar mata sehingga air langsung mengenai mata. Kedipkan mata beberapa kali untuk membersihkan dan menghilangkan rasa mengganjal pada mata.

4. Kompres dingin

Untuk mengatasi mata gatal atau mengganjal, Anda juga bisa menggunakan kompres dingin. Gunakan handuk lembut yang telah dibasahi dengan air dingin, kemudian tempelkan pada bagian mata beberapa saat. Selain menghilangkan mata gatal, Anda juga dapat merasakan sensasi relaks pada tubuh dan mata Anda. 

5. Obat tetes mata 

Air mata buatan atau obat tetes mata juga dapat digunakan untuk meredakan mata gatal dan membuat mata lebih nyaman. Anda bisa membeli air mata buatan yang dijual secara bebas. Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter terkait penggunaannya.Mengucek mata memang terasa melegakan. Sayangnya, itu tidak sebanding dengan risiko bahaya yang datang.Bersihkan mata dengan cara yang benar. Jika bingung, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
kesehatan matamata merahmata iritasi
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/3-reasons-why-you-shouldnt-rub-your-eyes/
Diakses pada 19 Mei 2021
American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/eye-health/ask-ophthalmologist-q/i-rubbed-irritated-my-eyelid
Diakses pada 19 Mei 2021
University of Utah Health Hospitals and Clinics. https://healthcare.utah.edu/the-scope/shows.php?shows=0_6hkwznhf
Diakses pada 19 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait