Mencabut bulu ketiak ternyata dapat menyebabkan beberapa masalah
Seorang wanita sedang memegang ketiaknya

Mencabut bulu ketiak sendiri mungkin menjadi pilihan Anda demi mendapatkan kulit ketiak yang mulus tanpa biaya mahal. Meski begitu, tahukah Anda bahwa tindakan ini sebenarnya berbahaya?

Selain perih, mencabut bulu ketiak sendiri dengan menggunakan pinset juga dapat menimbulkan iritasi pada kulit, biasanya berbentuk benjolan kecil yang memerah. Metode ini bahkan juga bisa menyebabkan bulu tumbuh ke dalam.

Pahami bahaya mencabut bulu ketiak

Agar Anda sadar bahwa mencabut bulu ketiak sendiri berbahaya, berikut adalah beberapa dampak yang bisa ditimbulkan akibat tindakan tersebut:

1. Bulu tumbuh ke dalam

Bulu tumbuh ke dalam adalah kondisi di mana bulu yang seharusnya tumbuh keluar lapisan kulit justru kembali masuk ke dalam kulit. Hal ini biasanya terjadi karena pada proses pencabutan bulu ketiak, bulu tidak tercabut sempurna, atau justru patah di bawah kulit.

Kondisi ini dapat diatasi dengan beberapa langkah pengobatan yang bisa Anda lakukan di rumah. Misalnya dengan menggunakan krim steorid, krim topikal yang mengandung retinoid, atau benzoil peroksida.

Krim steroid dapat membantu Anda mengatasi iritasi pada kulit ketiak. Lalu, krim topikal dengan retinoid atau vitamin A efektif untuk mengatasi infeksi dan mengurangi pertumbuhan bulu ke dalam.

Sedangkan benzoil peroksida dapat mengatasi papula, pustula, dan hiperpigmentasi yang berkaitan dengan kondisi bulu ketiak yang tumbuh ke dalam.

Selain menggunakan ragam krim di atas, Anda juga dapat menggunakan bahan alami yang bisa digunakan untuk mengangkat sel kulit mati, seperti garam kasar, gula, dan baking soda.

Meski masalah bulu tumbuh ke dalam dapat diatasi dengan sendirinya atau dengan menggunakan obat yang dijual di apotek, pada kondisi tertentu kondisi ini dapat menjadi kondisi yang serius.

2. Folikulitis

Selain bulu yang tumbuh ke dalam, mencabut bulu ketiak dapat berisiko mengalami folikulitis. Meski tidak berbahaya, kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas Anda.

Folikulitis adalah kondisi di mana folikel rambut atau bulu mengalami peradangan. Hal ini biasanya disebabkan oleh infeksi jamur atau bakteri. Anda berisiko mengalami kondisi ini jika pada proses pencabutan bulu ketiak, terjadi kerusakan pada folikel.

Gejala folikulitis bisa mencakup rasa nyeri, gatal, muncul benjolan merah kecil dengan ujung putih, dan ruam berisi nanah yang pecah.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi folikulitis karena mencabut bulu ketiak, yaitu dengan membersihkan bagian yang terinfeksi setidaknya dua kali sehari, kemudian gunakan krim antibiotik.

Guna mengurangi rasa gatal, Anda bisa menggunakan krim hidrokortison. Selain itu, pastikan juga Anda tidak menggunakan pakaian ketat dan tidak mencabut bulu ketiak Anda saat terjadi masalah ini. 

Cara lain menghilangkan bulu ketiak

Jika setelah penjelasan di atas Anda merasa mencabut bulu ketiak dengan pinset menjadi lebih menakutkan, masih ada cara lain untuk menghilangkan bulu ketiak yang bisa Anda lakukan.

Misalnya saja dengan menggunakan pisau cukur atau waxing. Jika Anda memilih untuk menggunakan pisau cukur, Anda disarankan untuk juga menggunakan krim cukur guna menghindari risiko iritasi pada kulit. Mencukur pada saat mandi dan kulit ketiak sudah bersih, juga disarankan guna mengurangi risiko iritasi.

Jika dibandingkan dengan mencukur, waxing memang dapat lebih membuat bulu ketiak Anda nampak lebih mulus dalam waktu yang lebih lama. Namun, bukan berarti cara ini juga dari nyeri dan peradangan.

Proses pencabutan bulu ketiak menggunakan waxing cukup menyakitkan dan berisiko. Kulit dapat mengalami infeksi atau bahkan bulu tumbuh ke dalam. Oleh karena itu, pastikan Anda melakukan waxing di tempat yang bersih dan dilakukan oleh mereka yang berpengalaman.

Catatan dari SehatQ

Memiliki bulu ketiak atau tidak pada dasarnya adalah pilihan. Karena belum ada penelitian yang menyebutkan adanya manfaat kesehatan dari mencabut bulu ketiak.

Tapi, jika mencabut bulu ketiak adalah pilihan yang rutin Anda lakukan demi estetika, pastikan Anda melakukannya dengan hati-hati agar terhindar dari bahaya di atas.

Healthline
https://www.healthline.com/health/ingrown-hair-armpit
https://www.healthline.com/health/shaving-arms#how-to-do-it
Diakses 12 April 2020

Kidshealth
https://kidshealth.org/en/teens/hair-removal.html
Diakses 12 April 2020

Webmd
https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/what-is-folliculitis#1-2
Diakses 12 April 2020

Mayoclinic
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/folliculitis/symptoms-causes/syc-20361634
Diakses 12 April 2020

Verywellhealth
https://www.verywellhealth.com/hair-removal-methods-1068792
Diakses 12 April 2020

Artikel Terkait