Makan telur tiap hari yang diolah dengan beragam cara memang menyenangkan
Belum ada penelitian yang menyatakan angka pasti yang aman untuk mengonsumsi telur dalam sehari

Harganya yang murah, bernutrisi, dan praktis untuk dikelola menjadikan telur sebagai salah satu bahan makanan yang cukup populer.

Meskipun telur memiliki protein yang tinggi dan beragam nutrisi yang penting bagi tubuh, telur juga dikenal dengan kolesterolnya yang tinggi. Anda mungkin mulai bertanya-tanya, apakah aman untuk makan telur setiap harinya?

 

Apakah boleh makan telur setiap hari?

Telur yang tinggi protein, lemak sehat, zinc, dan kolin sangat berperan penting dalam memenuhi asupan nutrisi harian Anda. Namun, apakah boleh memakan telur setiap harinya? Faktanya, mengonsumsi satu telur per harinya masih relatif aman untuk sebagian besar orang. Sebenarnya, mengonsumsi beberapa telur per hari atau minggunya tidak masalah.

Pasalnya, saat Anda mengonsumsi kolesterol dari makanan, tubuh secara otomatis juga akan menyesuaikan dan mengurangi produksi kolesterol dalam tubuh.

Selain itu, kandungan kolesterol dalam telur juga tidak sebesar yang dibayangkan hingga bisa menaikkan kadar kolesterol dalam tubuh secara drastis. Namun, hal ini jangan dijadikan alasan untuk mengonsumsi telur melebihi asupan kolesterol harian Anda.

Jika Anda memiliki kadar kolesterol darah yang tinggi, diabetes, atau menderita faktor risiko penyakit jantung lainnya, maka sebaiknya makan tiga buah telur per minggunya saja. Konsultasikan pada dokter sebelum mengonsumsi telur jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.

Anda juga bisa mengurangi kolesterol dan kalori dari telur dengan mengonsumsi putih telurnya saja, tetapi Anda juga perlu sesekali mengonsumsi telur secara utuh.

Apabila Anda tidak memiliki kondisi medis tertentu, makan telur setiap hari tidak menjadi masalah agar tidak dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.

Berapa batasan makan telur setiap harinya?

Penelitian mengenai berapa banyak telur yang boleh dimakan tiap harinya ataupun tiap minggunya masih dalam perdebatan. Belum ada suatu riset yang secara pasti dapat memberitahukan Anda berapa batasan konsumsi telur per harinya.

Batasan jumlah makan telur setiap harinya mungkin berbeda-beda pada tiap orang, tergantung dari kondisi fisik dan jenis telur yang dikonsumsi. 

Sampai saat ini, sebagian besar yang mengonsumsi satu sampai tiga buah telur per harinya tidak memiliki keluhan tertentu pada kolesterolnya. Beberapa orang bahkan mengalami kenaikan pada kolesterol baik HDL-nya.

Orang yang mengonsumsi satu sampai tiga buah telur setiap harinya juga seringkali mengalami peningkatan pada kadar antioksidan karotenoid, seperti lutein dan zeaxanthin.

Namun, ada juga beberapa orang yang mengalami kenaikan kolesterol jahat LDL. Akan tetapi, peningkatannya tidak banyak dan kebanyakan orang tidak memiliki perubahan tertentu pada kadar kolesterol LDLnya seusai mengonsumsi satu sampai tiga telur per harinya.

Secara garis besar, tidak ada masalah jika Anda makan tiga buah telur setiap harinya untuk orang-orang yang tidak memiliki kondisi medis tertentu.

Bagaimana dengan risiko mengonsumsi telur dan penyakit jantung?

Anda tidak perlu khawatir mengalami penyakit jantung karena makan telur setiap harinya. Orang yang mengonsumsi telur secara utuh lebih dari satu buah tiap harinya tidak akan mengalami penyakit jantung atau memiliki peningkatan risiko menderita penyakit tersebut.

Tidak hanya itu, konsumsi telur juga ditemukan dapat mengurangi peluang Anda menderita kanker. Sayangnya, riset menemukan bahwa penderita diabetes tipe 2 yang mengonsumsi telur saat menjalani diet rendah kalori bisa mengalami peningkatan risiko terkena penyakit jantung.

Namun, studi lain mendapati bahwa penderita diabetes tipe 2 yang makan dua buah telur setiap harinya selama enam hari berturut-turut dalam kurun waktu tiga bulan tidak mengalami peningkatan kadar lemak dalam darah.

Catatan dari SehatQ

Makan telur setiap hari aman-aman saja untuk dilakukan jika Anda tidak memiliki kondisi medis tertentu. Kolesterol dalam telur tidak serta merta dapat menaikkan kadar kolesterol dalam tubuh dan memicu penyakit jantung.

Sebaiknya makan satu sampai tiga buah telur saja setiap harinya dengan tambahan sayur-mayur atau biji-bijian untuk menambah nutrisi dalam telur. Pilihlah telur yang telah diperkaya dengan omega-3.

Saat ingin memasak telur, lebih baik merebus atau mengukusnya tanpa tambahan garam. Anda juga bisa membuat telur orak arik tanpa mentega atau minyak dan hanya menggunakan susu rendah lemak sebagai pengganti krim.

Anda sangat direkomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi telur jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung dan diabetes.

BMJ. https://www.bmj.com/content/346/bmj.e8539
Diakses pada 9 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/how-many-eggs-should-you-eat
Diakses pada 9 Maret 2020

Livestrong. https://www.livestrong.com/article/13724449-are-eggs-bad-for-you/
Diakses pada 9 Maret 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23021013
Diakses pada 9 Maret 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25833969
Diakses pada 9 Maret 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16988120
Diakses pada 9 Maret 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2904713/
Diakses pada 9 Maret 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21134328
Diakses pada 9 Maret 2020

NHS. https://www.nhs.uk/live-well/eat-well/eggs-nutrition/
Diakses pada 9 Maret 2020

Artikel Terkait