logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kehamilan

Waspada Gejala Toksoplasma pada Ibu Hamil dan Bahayanya untuk Janin

open-summary

Tokso adalah salah satu infeksi yang dapat terjadi pada ibu hamil. Infeksi ini disebabkan oleh parasit yang ditularkan dari ibu hamil ke janinnya. Jika dibiarkan, kondisi akan sangat berbahaya bagi ibu dan janinnya.


close-summary

18 Okt 2019

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

gejala toksoplasma pada ibu hamil adalah salah satunya demam

Tokso dapat dicegah dengan pemeriksaan sejak dini

Table of Content

  • Apa itu tokso?
  • Gejala toksoplasma pada ibu hamil
  • Bahaya toksoplasma bagi ibu hamil
  • Cara mengobati toksoplasma pada ibu hamil
  • Cara mencegah toksoplasma pada ibu hamil
  • Pesan dari SehatQ

Ibu hamil perlu menjaga kehamilannya dari berbagai penyakit dan infeksi. Salah satu infeksi berbahaya yang bisa menyerang ibu hamil adalah toksoplasmosis, yang juga sering disebut sebagai tokso. Gejala toksoplasma pada ibu hamil tidak memiliki ciri khusus, sehingga perlu diwaspadai. 

Advertisement

Infeksi tokso pada ibu hamil dapat ditularkan ke janin yang sedang dikandungnya. Jika dibiarkan tanpa penanganan, infeksi ini bisa berakibat fatal pada janin.

Apa itu tokso?

Toksoplasmosis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Parasit ini memiliki dua siklus kehidupan, yaitu siklus seksual yang terjadi di usus kecil kucing, dan siklus aseksual yang terjadi pada hewan dan manusia yang terinfeksi.

Khusus untuk manusia, infeksi tokso bisa diperoleh dari:

  • Konsumsi daging mentah atau kurang matang
  • Sayuran dan buah yang tidak dicuci
  • Telur mentah
  • Daging yang diawetkan (ham)
  • Susu kambing dan produk susu yang tidak dipasteurisasi
  • Air yang terkontaminasi oleh zat yang ada di kotoran kucing terinfeksi
  • Kontak langsung dengan kotoran kucing, atau tempat kucing membuang kotoran.

Pada orang yang sehat dan tidak sedang hamil, infeksi parasit T.gondii  akibat memelihara kucing umumnya tidak membahayakan karena sistem kekebalan tubuh dapat mengendalikannya. Namun, pada ibu hamil atau orang yang memiliki imunitas rendah ini bisa membahayakan.

Oleh sebab itu, sebagai ibu hamil, Anda harus waspada dan rutin melakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan Anda tidak mengalami gejala toksoplasma pada ibu hamil dan keadaan janin baik-baik saja.

Baca juga: Penyakit pada Ibu Hamil yang Sering Terjadi dan Cara Mencegahnya

Gejala toksoplasma pada ibu hamil

Ciri-ciri ibu hamil terkena virus toksoplasma tidak mengalami gejala khusus, atau hanya mengalami tanda infeksi yang mirip dengan flu, seperti demam, sakit kepala, dan nyeri otot.

Cara mengetahui ibu hamil terkena toksoplasma haruslah dengan berkonsultasi ke dokter, apalagi jika Anda menunjukkan gejala seperti berikut:

  • Sakit kepala
  • Nyeri di badan
  • Demam
  • Merasa lebih lelah dari biasanya
  • Linglung
  • Gangguan koordinasi
  • Kejang
  • Kesulitan bernapas
  • Pandangan kabur

Gejala toksoplasma pada ibu hamil ini perlu diwaspadai, sebab jika terlambat mengetahuinya, kondisi ibu hamil dan janin bisa semakin buruk. 

Bahaya toksoplasma bagi ibu hamil

Ketika Anda terkena tokso saat hamil, atau terkena tokso hingga 3 bulan sebelum pembuahan, maka infeksi toxoplasma kemungkinan akan menular dan merusak bayi yang belum lahir. Infeksi ini bahkan mampu menyebabkan keguguran dan lahir mati.

Tokso yang terjadi pada tahap awal kehamilan berpotensi meningkatkan risiko keguguran pada ibu hamil.

Meski infeksi ini jarang menular ke janin di awal kehamilan, jika benar-benar terjadi infeksi tokso bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Infeksi toxoplasma  yang terjadi di sekitar waktu pembuahan, memiliki kemungkinan kurang dari 5 persen membuat janin tertular.

Sedangkan pada awal kehamilan, infeksi ini menimbulkan risiko penularan ke janin kurang dari 6 persen dan pada trimester ketiga, tingkat penularan infeksi meningkat drastis antara 60-81 persen.

Ketika infeksi toxoplasma terjadi pada kehamilan, parasit dapat pindah melalui plasenta ke janin sehingga menyebabkan infeksi toksoplasmosis bawaan.

Pada bayi baru lahir, tokso bawaan berisiko menyebabkan:

Akan tetapi, bayi yang terinfeksi tokso pada akhir kehamilan cenderung tidak mengalami masalah kesehatan yang serius. Hal ini dikarenakan organ-organ penting bayi sudah terbentuk dan tubuh bayi pun lebih kuat.

Sementara itu, tidak ada bukti yang menunjukkan penularan tokso bisa terjadi melalui menyusui atau kontak langsung antar manusia.

Baca juga: Kehamilan Sehat: Ketahui 7 Ciri dan Cara Menjaganya

Cara mengobati toksoplasma pada ibu hamil

Melakukan perawatan sebelum dan setelah kelahiran dapat mengurangi risiko dan keparahan infeksi toksoplasma jangka panjang.

Dalam kasus infeksi toxoplasma pada ibu hamil yang janinnya belum terinfeksi, spiramisin adalah obat pilihan yang bisa digunakan untuk mencegah penularan ke janin.

Obat ini merupakan antibiotik makrolida yang tidak dapat melewati plasenta, namun tetap terkonsentrasi di dalamnya sehingga aman untuk kehamilan.

Sementara, pyrimethamine dan sulfadiazine merupakan obat yang diberikan dalam kasus janin yang telah terinfeksi.

Obat-obatan ini biasanya diberikan setelah minggu ke-16 kehamilan, dan dokter akan mengawasi bayi dengan cermat untuk melihat tanda-tanda masalah.

Selain itu, pengobatan toksoplasma pada ibu hamil juga memerlukan pemeriksaan fisik dan oftalmologi (mata) secara teratur selama beberapa tahun juga diperlukan untuk mengawasi keadaan bayi.

Saat usia kehamilan memasuki 20 minggu, pemeriksaan USG mungkin sudah akan menunjukkan kelainan secara fisik pada janin, jika ada.

Semua bayi yang lahir dari wanita dengan didiagnosis menderita toksoplasma selama kehamilan, akan terus membutuhkan pemantauan kesehatan oleh dokter anak.

Selain itu, bayi juga perlu menjalani tes darah selama satu tahun pertama kehidupannya.

Cara mencegah toksoplasma pada ibu hamil

Pencegahan tokso sebaiknya dimulai dari kesadaran diri sendiri. Hindarilah membersihkan kotoran kucing hewan peliharaan atau gunakanlah sarung tangan agar tidak ada kontak langsung dengan kotoran tersebut.

Jauhi tempat kucing membuang kotoran dan tidak mengonsumsi makanan yang terkontaminasi parasit T.gondii (daging mentah, kurang matang, atau yang diawetkan).

Selain menghindari kontak langsung dengan kucing, langkah pencegahan berikut juga penting dilakukan:

  • Mencuci buah dan sayur yang akan dikonsumsi dengan bersih
  • Cucilah tangan dengan sabun secara rutin
  • Hindari minum susu kambing atau produk susu yang tidak dipasteurisasi untuk mengurangi risiko infeksi
  • Bukan hanya itu, lakukan juga pemeriksaan TORCH. Pemeriksaan TORCH adalah tes yang dilakukan untuk mengetahui dan mendeteksi infeksi pada ibu hamil melalui sampel darah
  • Jangan mengonsumsi air yang tidak terjamin kebersihannya
  • Pastikan daging yang dikonsumsi telah matang sempurna

TORCH, atau kadang juga disebut dengan TORCHS, terdiri dari pemeriksaan sebagai berikut:

Dokter biasanya melakukan pemeriksaan TORCH sejak trimester pertama. Sebab, infeksi toxoplasma dapat ditularkan ke janin selama kehamilan.

Oleh karena itu, deteksi dini dan pengobatan infeksi pun penting dilakukan untuk mencegah bahaya tokso pada ibu hamil dan komplikasi pada bayi baru lahir.

Baca juga: Vaksin untuk Ibu Hamil, Mana yang Diperbolehkan dan Dilarang?

Pesan dari SehatQ

Pada dasarnya, ibu yang terkena virus tokso tidak bisa sembuh dan menghilangkan virusnya begitu saja. Namun, konsumsi obat tertentu bisa menghindari bahaya dan komplikasi lebih jauh akibat terinfeksi virus ini.

Selain itu, Anda masih dapat tetap hamil sekalipun pernah terinfeksi toksoplasma. Namun, jika infeksi terjadi pada trimester pertama atau kedua masa kehamilan, maka akan besar risikonya janin mengalami kelainan berat.

Jika ingin berkonsultasi seputar gejala toksoplasma pada ibu hamil, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

toksoplasmosismasalah kehamilan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved