logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Bahaya Infeksi Cacing Hati yang Perlu Anda Waspadai

open-summary

Cacing hati dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi. Hindari kondisi ini dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya.


close-summary

4 Mei 2020

| Salis Annisa

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Cacing hati bisa menyebabkan sakit perut

Seorang pria sedang mengalami sakit perut

Table of Content

  • Bagaimana cacing hati masuk ke dalam tubuh manusia?
  • Gejala infeksi cacing hati
  • Cara mengatasi infeksi cacing hati
  • Cara mencegah cacing hati

Cacing hati merupakan cacing parasit yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia. Pahami lebih jauh mengenai bahaya cacing ini dan sarana penularannya untuk mencegah Anda dan keluarga terkena infeksi cacing hati.

Advertisement

Bagaimana cacing hati masuk ke dalam tubuh manusia?

Cacing hati masuk ke dalam tubuh manusia melalui air dan makanan mentah atau setengah matang yang telah terkontaminasi. Makanan yang berisiko membawa cacing hati ketika tidak dimasak dengan baik umumnya adalah makanan laut, seperti udang, kerang, ikan, dan kepiting.

Setelah cacing hati masuk ke dalam tubuh Anda, cacing akan berpindah dari usus ke saluran empedu di hati tempat parasit ini hidup dan tumbuh.

Meski jarang terjadi, infeksi cacing hati dapat menimbulkan komplikasi langka yang dapat membahayakan penderitanya, seperti infeksi berulang pada sistem empedu, pembentukan batu empedu, dan kanker saluran empedu.

Setidaknya ada dua famili cacing hati yang dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit pada manusia, yakni Opisthorchiidae dan Fasciolidae. Keduanya dibedakan berdasarkan siklus hidup, lokasi penyebaran, dan dampak jangka panjang setelah terinfeksi.

Gejala infeksi cacing hati

Seseorang yang memiliki infeksi cacing hati umumnya tidak merasakan gejala apa pun. Gejala dapat muncul ketika infeksi tersebut sudah berlangsung lama dan menimbulkan penyakit yang serius.

Adapun gejala yang mungkin muncul dalam jangka pendek adalah:

  • Demam
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Nyeri perut
  • Gatal-gatal
  • Nafsu makan menurun hingga penurunan berat badan.

Seiring berjalannya waktu, cacing hati dewasa yang menghalangi saluran empedu dapat menyebabkan kulit dan bagian putih mata berwarna kuning, munculnya jaringan parut, serta infeksi bakteri pada saluran empedu. Cacing ini bahkan mampu menginfeksi dinding usus, paru-paru, kulit, atau tenggorokan.

Cara mengatasi infeksi cacing hati

Infeksi cacing hati umumnya diatasi dengan memberikan obat yang dapat membantu menghilangkan cacing dari dalam tubuh. Beberapa obat tersebut meliputi triclabendazole untuk cacing hati jenis fascioliasis, serta praziquantel atau albendazole untuk cacing jenis clonorchiasis.

Selain itu, pemberian obat kortikosteroid jangka pendek juga mungkin diresepkan untuk pasien dengan kondisi akut atau dengan gejala parah. Prosedur pembedahan terkadang diperlukan untuk komplikasi jangka panjang, seperti infeksi saluran empedu.

Setelah melakukan pengobatan, Anda mungkin ingin tahu apakah cacing masih ada di dalam tubuh atau tidak.

Jika infeksi cacing hati yang Anda alami memiliki gejala, pada saat cacing hati sudah hilang dari tubuh, Anda akan merasakan gejala mulai menghilang. Meski begitu, agar Anda lebih yakin, cobalah untuk kembali memeriksakan diri ke dokter.

Dokter umumnya akan melakukan pemeriksaan dengan melihat kondisi feses Anda, untuk memeriksa adanya telur cacing hati atau tidak.

Cara mencegah cacing hati

Agar Anda terhindar dari bahaya cacing hati, hal yang perlu dilakukan untuk mencegahnya adalah dengan menghindari atau mengurangi konsumsi makanan mentah atau setengah matang, terutama makanan laut. Apabila Anda memiliki hobi makan sushi, sebaiknya pilih restoran yang tepercaya kebersihannya makanannya.

Hal di atas juga termasuk menghindari minum air sungai atau air yang bukan untuk dikonsumsi.

Baca Juga

  • Penyakit Kaki Gajah: Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengobatinya
  • Cacingan pada Ibu Hamil, Ini Tanda dan Cara Mengatasinya
  • Mengenal Jenis-jenis Cacing pada Kucing yang Menular ke Manusia

Membayangkan cacing hati masuk ke dalam tubuh mungkin cukup mengerikan bagi Anda. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan infeksi ini. Selalu masak makanan Anda hingga benar-benar matang agar terjaga keamanannya.

Selain itu, segeralah konsultasikan diri Anda ke dokter jika Anda merasa mengalami beberapa gejala seperti yang ada di atas. Jika Anda berpergian ke wilayah yang berisiko cacing hati, pastikan untuk hanya mengonsumsi makanan yang sudah dimasak dengan sangat baik hingga benar-benar matang.

Meski tidak dapat menular dari manusia ke manusia, seseorang dapat berisiko mengalami infeksi cacing hati jika mengonsumsi makanan yang sama.

Advertisement

infeksi cacing

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved