logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Ini Bahaya Humidifier untuk Bayi, Orangtua Harus Waspada

open-summary

Bahaya humidifier untuk bayi berasal dari mineral yang ikut terhirup dalam bentuk uap. Oleh karena itu, gunakan alat pelembap udara ini dengan tepat, untuk menghindari efek merugikan bagi kesehatan Si Kecil dan keluarga.


close-summary

12 Agt 2020

| Maria Yuniar

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Bahaya humidifier untuk bayi berasal dari uap yang berpotensi membawa mineral dan bakteri.

Bakteri pada uap adalah salah satu bahaya humidifier untuk bayi.

Table of Content

  • Bahaya humidifier untuk bayi, orangtua wajib hati-hati
  • Plus minus penggunaan humidifier untuk bayi
  • Tips menjaga humidifier untuk bayi tetap bersih
  • Manfaat humidifier untuk bayi 
  • Catatan dari SehatQ:

Humidifier adalah alat yang bisa mengubah air maupun cairan lain menjadi uap, untuk meningkatkan kelembapan udara. Keberadaan alat ini pun populer di kalangan orangtua baru. Hati-hati, ternyata ada bahaya humidifier untuk bayi yang mesti diwaspadai.

Advertisement

Anda harus selalu waspada, terutama ketika memasang humidifier jenis ultrasonik penghasil uap dingin. Sebab, uap yang dihasilkannya ternyata berpotensi membawa bakteri.

Bahaya humidifier untuk bayi, orangtua wajib hati-hati

Sejak tahun 1980-an, alat pelembap udara jenis ini sudah terkenal karena harganya yang relatif terjangkau, tidak bising, dan hemat energi. Humidifier bekerja dengan cara mengubah air menjadi uap, melalui getaran berfrekuensi tinggi.

Masalahnya, humidifier ini pun ternyata mengubah segala sesuatu yang ada pada air menjadi uap. Artinya, bakteri, zat kimia, serta mineral, berubah menjadi aerosol yang bisa masuk ke paru-paru ketika terhirup bersama udara.

no caption
Mineral berpotensi ikut terhirup bersama uap humidifier.

Sebab, air keran maupun air minum dalam kemasan, biasanya mengandung mineral, berupa debu dari bebatuan. Keberadaannya tak jadi soal selama di dalam air.

Namun jika sudah terbawa oleh udara, mineral ini akan menimbulkan masalah. Anda bisa melihatnya serupa butiran debu putih yang melayang di ruangan.

Mineral bukanlah satu-satunya masalah. Bakteri maupun serpihan di dalam humidifier bisa ikut melayang ke udara. Bahkan, alat pelembap udara yang diklaim antibakteri pun ternyata tidak sepenuhnya efektif dalam menghilangkan bakteri.

Jadi jika Anda sebagai orangtua membersihkan humidifier dengan cairan kimia, senyawanya bisa masuk ke paru-paru anak. Bahkan, bukan mustahil hal tersebut menimbulkan efek berbahaya.

Bahkan di Korea Selatan, puluhan anak mengalami sakit atau bahkan meninggal karena menghirup uap disinfektan dari humidifier, yang ternyata beracun.

Bahkan, meneteskan sedikit minyak atsiri atau essential oil dan mencampurkannya dengan air di dalam humidifier pun membawa dampak buruk bagi kesehatan.

Baca Juga

  • Si Kecil Demam, Bagaimana Mengenali Suhu Panas Anak yang Berbahaya?
  • Tahapan Perkembangan Bayi Usia 1 Bulan, Sudah Bisa Menoleh dan Tersenyum
  • Berbagai Tanda Bayi Kurang ASI dan Cara Mengatasinya

Plus minus penggunaan humidifier untuk bayi

Jika Si Kecil memiliki riwayat asma maupun alergi, berkonsultasilah terlebih dahulu pada dokter sebelum menggunakan humidifier. Udara yang lembap memang mampu melancarkan saluran pernapasan penderita asma, entah itu anak-anak maupun dewasa, terutama saat bayi pilek.

Namun, peningkatan uap kotor serta alergen akibat tingginya kelembapan udara, bisa memicu asma dan gejala alergi semakin parah. Oleh karena itu, pelajari plus minus tiap jenis humidifier untuk bayi berikut ini.

no caption
Jangan memasang humidifier semalaman di kamar anak.

1. Steam-based humidifier

Jenis ini merupakan yang tertua dan tipe paling sederhana dari humidifier. Alat pelembap udara ini menghasilkan uap dengan memanaskan air.

  • Plus:
    Karena humidifier ini memanaskan air hingga mendidih, maka uap yang dihasilkannya, bebas dari kuman.

  • Minus:
    Alat ini mudah menjadi panas dan berisiko menimbulkan luka bakar jika tersentuh. Oleh karena itu, memasang humidifier ini semalaman di kamar anak, bisa berisiko.

2. Evaporative humidifier

Humidifier ini mampu mengubah air dengan suhu ruangan, menjadi uap yang dilepaskan ke udara.

  • Plus:
    Pelembap udara ini termasuk murah, bersih, dan tidak menimbulkan risiko terbakar. Ditambah lagi, humidifier jenis evaporatif ini tidak melepaskan bakteri maupun mineral ke udara.

  • Minus:
    Filternya cepat kotor dan perlu sering diganti.

3. Ultrasonic humidifier

Humidifier ini mengubah air menjadi uap samar melalui getaran berfrekuensi tinggi.

  • Plus:
    Harganya terjangku, tidak menimbulkan suara bising, dan hemat energi. Humidifier ultrasonik ini juga tidak berisiko menimbulkan luka bakar saat tersentuh.

  • Minus:
    Alat ini tidak hanya memproduksi uap dari air, tapi juga segala sesuatu di dalamnya, termasuk bakteri dan mineral.

Tips menjaga humidifier untuk bayi tetap bersih

Agar humidifier tetap bersih dan terhindar dari bakteri maupun partikel lainnya, dikutip dari Mayo Clinic, berikut tips yang bisa Anda ikuti.

no caption
Gunakan air distilasi untuk humidifier.

1. Pakai air distilasi

Air keran bisa membawa mineral yang menimbulkan endapan di dalam humidifier, dan akhirnya memicu pertumbuhan bakteri.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda memakai air distilasi atau air demineral yang memiliki lebih sedikit kandungan mineral dibanding air keran.

2. Ganti air humidifier dengan rutin

Jangan sampai ada endapan di dalam humidifier. Kosongkan wadah penampung air humidifier, keringkan bagian dalamnya, dan isi dengan air bersih setiap hari.

Terutama jika Anda menggunakan humidifier ultrasonik maupun yang menghasilkan uap dingin. Jangan lupa mencabut kabelnya dari stop kontak.

3. Bersihkan setiap 3 hari

Lepaskan kabel sebelum Anda membersihkan humidifier. Hilangkan semua endapan dari wadah penampung air atau bagian lain humidifier. Anda bisa menggunakan cairan hidrogen peroksida 3% yang tersedia di toko bahan kimia maupun apotek.

4. Selalu cuci penampung air

Setelah membersihkannya, selalu cuci penampung air untuk mencegah zat kimia berbahaya menyebar melalui udara, dan terhirup.

5. Ganti filter secara teratur

Jika humidifier untuk bayi Anda memiliki filter, gantilah saringan tersebut sesuai petunjuk dari produsennya. Gantilah lebih sering jika mudah kotor.

6. Keringkan area sekitarnya

Apabila area di sekitar humidifier basah maupun lembap, maka matikan alat pelembap udara tersebut, atau kurangi frekuensi penggunaannya.

7. Simpan dengan baik

Keringkan dan bersihkan humidifier untuk bayi sebelum menyimpannya. Selain itu, bersihkan kembali alat tersebut sebelum menggunakannya lagi setelah disimpan.

Manfaat humidifier untuk bayi 

Meski memiliki bahaya yang harus diwaspadai, penggunaan humidifier pada bayi juga memiliki manfaat jika digunakan dengan benar. Sejumlah manfaat humidifier untuk si Kecil seperti:

  • Menenangkan berbagai kondisi seperti sinus kering, bibir pecah-pecah, hingga hidung berdarah
  • Membantu meredakan gejala pilek dan melegakan pernapasan
  • Menjaga kelembapan alami kulit bayi 
  • Melegakan hidung tersumbat
  • Membantu bayi tidur lebih nyenyak

Saat menggunakannya, pastikan Anda memperhatikan kebersihan dan fungsi dari alat humidifier di rumah. Jangan biyarkan perlengkapan tersebut malah menjadi bahaya untuk bayi hanya karena Anda tidak memperhatikannya dengan baik.

Catatan dari SehatQ:

Jika telah digunakan dalam waktu yang lama, endapan di humidifier bisa semakin sulit dibersihkan. Jadi, tak ada salahnya untuk menggantinya dengan yang baru, untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Temukan produk humidifier untuk bayi terbaik dan perlengkapan ibu dan bayi lainnya di Toko SehatQ. Anda juga bisa berkonsultasi secara langsung dengan dokter melalui layanan chat dokter. Yuk, download aplikasi SehatQ sekarang!

Advertisement

bayi & menyusuibayi pilektumbuh kembang bayibayi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved