Bagaimana Posisi Tidur agar Bayi Cepat Lahir?

(0)
08 Feb 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Posisi tidur agar bayi cepat lahir disarankan untuk berbaring miringTidur miring ke kiri dapat mengoptimalkan aliran darah ke janin
Salah satu tanda bayi siap dilahirkan adalah posisinya telah memutar hingga kepala berada di area panggul ibu. Gerakan janin ini umumnya mulai terjadi pada kehamilan minggu ke-34 sampai 36. Bentuk perut ibu juga akan menggantung lebih rendah karena perubahan posisi janin. Sayangnya, tidak semua bayi bisa memutar posisinya hingga ia dilahirkan ke dunia. Untuk mengantisipasi masalah ini, posisi tidur yang tepat dipercaya dapat membantu janin berputar dan mendorong ibu hamil melahirkan. Lantas, bagaimana posisi tidur agar bayi cepat lahir?

Posisi tidur agar bayi cepat lahir

Ketika mendekati minggu-minggu terakhir kehamilan dan perut sudah semakin membesar, posisi tidur yang ideal bagi ibu hamil adalah berbaring miring. Tidur miring ke kiri dapat mengurangi risiko tekanan pada pembuluh darah vena cava inferior (pembuluh darah utama yang mengalirkan darah ke rahim) sehingga memungkinkan aliran darah yang optimal ke jantung dan janin. Selain itu, posisi ini juga memberikan rasa rileks pada tubuh.
Tidur miring ke kiri mengurangi tekanan pada vena cava inferior
Meski dianjurkan, bukan berarti Anda harus selalu tidur miring ke kiri agar bayi cepat lahir. Jika merasa tidak nyaman, tak ada salahnya untuk mengganti posisi. Sebetulnya. tidur pada sisi kiri maupun sisi kanan sama amannya. Posisi ini juga bisa menghindari tekanan berlebih pada satu sisi tubuh. Anda hanya perlu menyesuaikan mana yang nyaman untuk Anda. Pada saat berbaring ke samping, letakkan bantal di bawah perut untuk menopangnya agar lebih nyaman dan aman. Anda juga harus mempertahankan posisi yang memungkinkan panggul terbuka lebar. Tak jarang, ibu hamil juga disarankan untuk tidur dengan bantal di antara kedua kaki. Sebab, semakin banyak ruang yang dimiliki bayi, semakin mudah pula baginya untuk berputar dan memungkinkan dirinya untuk cepat lahir. Akan tetapi, hal ini tidak selalu berhasil pada setiap kehamilan. Yang terpenting adalah Anda merasa nyaman dan tidak stres agar persalinan datang lebih cepat.

Posisi tidur ibu yang tidak disarankan

Ada pula sejumlah posisi tidur yang tidak disarankan bagi ibu hamil karena khawatir bisa membahayakan kondisi janin. Berikut adalah beberapa di antaranya:
  • Tidur telentang

Bagi ibu hamil pada trimester tiga kehamilan, hindari tidur dengan posisi telentang karena bisa menekan pembuluh darah yang memasok oksigen dan nutrisi ke janin. Jika sampai kekurangan oksigen, kondisi ini bisa meningkatkan risiko lahir mati pada janin. Selain itu, ibu hamil juga bisa merasakan pusing dan mulas yang hebat.
  • Tidur tengkurap

Perut yang semakin membesar tentunya membuat ibu hamil sulit untuk tidur tengkurap. Anda juga mungkin khawatir posisi ini dapat menekan dan membahayakan janin yang sedang berkembang.Pastikan Anda tidur pada posisi yang nyaman dan usahakan untuk tidur yang cukup sehingga kondisi fisik dan emosional tetap terjaga. Selain itu, kualitas tidur yang buruk juga dapat menyebabkan ibu hamil mengalami depresi, preeklampsia, hingga gangguan pertumbuhan janin. 

Cara agar bayi cepat lahir

Selain memerhatikan posisi tidur, Anda juga bisa melakukan beberapa cara agar bayi cepat lahir lainnya. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:
  • Berhubungan intim

Berhubungan intim saat hamil bisa melepaskan hormon oksitosin
Ternyata, berhubungan seks bisa mendorong persalinan. Ketika orgasme, tubuh akan melepaskan hormon oksitosin yang dapat membantu dimulainya kontraksi rahim. Selain itu, dalam air mani juga terdapat hormon prostaglandin yang bisa membantu mematangkan serviks untuk persalinan. Namun, hindari melakukan hubungan intim saat ketuban pecah karena bisa meningkatkan risiko infeksi.
  • Merangsang puting

Merangsang puting dapat memicu rahim berkontraksi dan mendorong persalinan. Rangsangan ini membuat tubuh melepaskan hormon oksitosin. Selain dengan sentuhan secara langsung, rangsangan juga bisa diperoleh dengan pompa payudara.
  • Makan kurma

Siapa sangka makan kurma di minggu-minggu terakhir kehamilan dapat mematangkan dan melebarkan serviks untuk mempersiapkan persalinan? Namun, hal ini tidaklah selalu efektif.Sebaiknya Anda konsumsi kurma secukupnya saja. Jangan berlebihan karena dikhawatirkan bisa meningkatkan risiko kesehatan tertentu pada kehamilan Anda.Jika bayi tidak kunjung lahir meski sudah waktunya, segera periksakan kehamilan ke dokter kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan mungkin menginduksi agar bayi bisa segera dilahirkan.Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut mengenai mempercepat persalinan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
persiapan kelahirankehamilanposisi tidur ibu hamil
Healthline. https://www.healthline.com/health/sleeping-positions-to-turn-breech-baby#side-sleeping
Diakses pada 25 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/natural-ways-to-induce-labor#waiting-for-labor
Diakses pada 25 Januari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326534#risks
Diakses pada 25 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait