logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Kehamilan

Posisi Tidur agar Bayi Cepat Lahir, Bumil Wajib Tahu

open-summary

Posisi tidur agar bayi cepat lahir yang direkomendasikan adalah miring ke kiri dengan bantal di antara kedua kaki. Dalam posisi ini, aliran darah menuju janin menjadi lebih optimal dan memungkinkan panggul terbuka lebar.


close-summary

Ditinjau secara medis oleh dr. Karlina Lestari

18 Sep 2023

Posisi tidur agar bayi cepat lahir adalah tidur miring ke kiri

Posisi tidur agar bayi cepat lahir disarankan untuk berbaring miring ke kiri

Table of Content

  • Posisi tidur agar bayi cepat lahir
  • Posisi tidur ibu yang tidak disarankan
  • Cara agar bayi cepat lahir
  • Catatan dari SehatQ

Posisi tidur agar bayi cepat lahir kerap kali dicari tahu ibu agar persalinan segera dimulai.

Advertisement

Salah satu tanda bayi siap dilahirkan adalah posisinya telah memutar hingga kepala berada di area panggul ibu.

Gerakan janin ini umumnya mulai terjadi pada kehamilan minggu ke-34 sampai 36. Bentuk perut ibu juga akan menggantung lebih rendah karena perubahan posisi janin. 

Sayangnya, tidak semua bayi bisa memutar posisinya hingga ia dilahirkan ke dunia.

Untuk mengantisipasi masalah ini, mengubah posisi tidur yang tepat dipercaya dapat membantu janin berputar dan mendorong ibu hamil melahirkan.

Posisi tidur agar bayi cepat lahir ini dipercaya agar bayi sungsang dan proses persalinan caesar bisa dihindari.

Lantas, bagaimana posisi tidur agar bayi cepat lahir?

Posisi tidur agar bayi cepat lahir

Tidur miring ke kiri mengurangi tekanan pada vena cava inferior
Tidur miring ke kiri mengurangi tekanan pada vena cava inferior

Ketika mendekati minggu-minggu terakhir kehamilan dan perut sudah semakin membesar, posisi tidur yang ideal bagi ibu hamil adalah berbaring miring. 

Posisi tidur agar bayi cepat lahir dengan miring ke kiri dapat mengurangi risiko tekanan pada pembuluh darah vena cava inferior (pembuluh darah utama yang mengalirkan darah ke rahim) sehingga memungkinkan aliran darah yang optimal ke jantung dan janin.

Tidur miring sebelah kiri membantu bayi berada di posisi yang ideal. Dalam artian, tidur miring sebelah kiri membantu bayi untuk berbalik tubuh seperti sebelum Anda mengalami nyeri saat persalinan.

Selain itu, posisi ini juga dapat menenangkan tubuh dan mengurangi keluhan ibu hamil berupa rasa sakit pada tubuh.

Meski dianjurkan, bukan berarti Anda harus selalu tidur miring ke kiri agar bayi cepat lahir serta kontraksi dan untuk mempercepat bukaan jalan lahir.

Jika merasa tidak nyaman, tak ada salahnya untuk mengganti posisi. Sebetulnya, tidur pada sisi kiri maupun sisi kanan sama amannya. Posisi ini juga bisa menghindari tekanan berlebih pada satu sisi tubuh.

Anda hanya perlu menyesuaikan mana posisi yang nyaman. Bila Anda ingin melakukan posisi tidur agar bayi cepat lahir, letakkan bantal di bawah perut untuk menopangnya agar lebih nyaman dan aman.

Anda juga harus mempertahankan posisi yang memungkinkan panggul terbuka lebar. 

Tak jarang, selain posisi tidur agar bayi cepat lahir, ibu hamil juga disarankan untuk tidur dengan bantal di antara kedua kaki.

Sebab, semakin banyak ruang yang dimiliki bayi, semakin mudah pula baginya untuk berputar dan memungkinkan dirinya untuk cepat lahir. 

Akan tetapi, hal ini tidak selalu berhasil pada setiap kehamilan. Yang terpenting adalah Anda merasa nyaman dan tidak stres agar persalinan datang lebih cepat.

Posisi tidur ibu yang tidak disarankan

Selain posisi tidur agar bayi cepat lahir, ada pula sejumlah posisi tidur yang tidak disarankan bagi ibu hamil karena khawatir bisa membahayakan kondisi janin. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Tidur telentang

Bagi ibu hamil pada trimester tiga kehamilan, hindari tidur dengan posisi telentang karena bisa menekan pembuluh darah yang memasok oksigen dan nutrisi ke janin. 

Jika sampai kekurangan oksigen, kondisi ini bisa meningkatkan risiko lahir mati pada janin. Selain itu, ibu hamil juga bisa merasakan pusing dan mulas yang hebat.

2. Tidur tengkurap

Perut yang semakin membesar tentunya membuat ibu hamil sulit untuk tidur tengkurap. Anda juga mungkin khawatir posisi ini dapat menekan dan membahayakan janin yang sedang berkembang.

Pastikan Anda tidur pada posisi yang nyaman dan usahakan untuk tidur yang cukup sehingga kondisi fisik dan emosional tetap terjaga.

Selain itu, kualitas tidur yang buruk juga dapat menyebabkan ibu hamil mengalami depresi, preeklampsia, hingga gangguan pertumbuhan janin. 

Baca Juga

  • Apakah Aman Ibu Hamil Naik Motor? Ini Jawabannya
  • Apakah Asam Mefenamat Aman untuk Ibu Hamil? Ini Penjelasanannya
  • Rubella pada Ibu Hamil Bisa Sebabkan Cacat Lahir, Kenali Ciri-cirinya

Cara agar bayi cepat lahir

Berhubungan intim saat hamil bisa melepaskan hormon oksitosin
Berhubungan intim saat hamil bisa melepaskan hormon oksitosin

Selain memerhatikan posisi tidur yang baik untuk ibu hamil, Anda juga bisa melakukan beberapa cara agar bayi cepat lahir lainnya. Berikut adalah beberapa cara merangsang agar bayi cepat lahir:

1. Berhubungan intim

Ternyata, seks saat hamil bisa mendorong persalinan. Ketika orgasme, tubuh akan melepaskan hormon oksitosin yang dapat membantu dimulainya kontraksi rahim. 

Selain itu, dalam air mani juga terdapat hormon prostaglandin yang bisa membantu mematangkan serviks untuk persalinan.

Namun, hindari melakukan hubungan intim saat ketuban pecah karena bisa meningkatkan risiko infeksi.

2. Merangsang puting

Merangsang puting dapat memicu rahim berkontraksi dan mendorong persalinan. Rangsangan ini membuat tubuh melepaskan hormon oksitosin. 

Selain dengan sentuhan secara langsung, rangsangan juga bisa diperoleh dengan pompa payudara.

3. Makan kurma

Siapa sangka, konsumsi makanan sehat untuk ibu hamil berupa kurma di minggu-minggu terakhir kehamilan dapat mematangkan dan melebarkan serviks untuk mempersiapkan persalinan?

Menurut riset terbitan Journal of Midwifery & Reproductive Health, kurma mampu merangsang tubuh dengan cara yang serupa dengan hormon oksitosin.

Artinya, kurma mampu membantu merangsang kontraksi. Selain itu, kurma juga menstimulasi hormon estrogen dan progesteron sehingga rahim dan serviks pun lebih siap untuk bersalin.

Namun, hal ini tidaklah selalu efektif.

Sebaiknya Anda konsumsi kurma secukupnya saja. Jangan berlebihan karena dikhawatirkan bisa meningkatkan risiko kesehatan tertentu pada kehamilan Anda.

4. Pijat

Agar cepat melahirkan, Anda juga bisa mendapatkan pijat. Sebab, pijat terbukti merangsang hormon oksitosin. Jadi, pijat juga mampu memicu tubuh untuk segera kontraksi.

Namun, sebelum Anda membuat janji dengan terapis, pastikan Anda sudah mendapat izin dari dokter kandungan.

Selain itu, pilihlah terapis yang sudah bersertifikat dan khusus menangani klien yang hamil.

Catatan dari SehatQ

Posisi tidur agar bayi cepat lahir memang membantu janin agar segera lahir dengan lancar.

Namun, jika bayi tidak kunjung lahir meski sudah waktunya, segera periksakan kehamilan ke dokter kandungan.

Dokter akan melakukan pemeriksaan dan mungkin menginduksi agar bayi bisa segera dilahirkan.

Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut mengenai mempercepat persalinan, tanyakan langsung dengan dokter. 

Advertisement

persiapan kelahirankehamilanposisi tidur ibu hamil

Ditulis oleh Dina Rahmawati

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved