Sayur untuk anak bisa diperkenalkan dengan cara yang menarik seperti mengajaknya memasak bersama
Buat suasana makan menyenangkan agar anak mau mencicipi sayuran

Dilema terbesar yang dialami sebagian besar orangtua adalah bagaimana menjadikan sayur untuk anak sebagai salah satu menu yang mereka tunggu-tunggu. Tentunya banyak strategi yang bisa dilakukan, tapi wajib untuk tidak membuat anak merasa terpaksa.

Sedini mungkin, masih banyak cara untuk membuat anak-anak suka dengan sayur. Orangtua harus menjadi contoh bagaimana mereka selalu memasukkan sayur dalam menu sehari-hari, bukan malah menghilangkannya.

Cara perkenalkan sayur untuk anak

Jangan patah semangat jika anak menolak mengonsumsi sayur yang ada di kotak bekal atau piringnya. Bisa jadi, itu masih fase perkenalan karena sayur bukan termasuk menu yang familiar bagi mereka.

Coba beberapa cara memperkenalkan sayur untuk anak berikut ini:

1. Interaksi selain di meja makan

Tak hanya di meja makan, sayur untuk anak juga bisa diperkenalkan lewat bacaan atau tontonan mereka. Lewat cara ini, mereka bisa mengenal jenis-jenis sayuran baru dan tertarik untuk mencoba mengonsumsinya. 

Untuk anak-anak yang sudah menginjak usia 3 tahun ke atas, Anda juga bisa mengajak mereka berinteraksi langsung ke perkebunan atau supermarket. Dengan demikian, anak bisa melihat beragam pilihan sayur untuk anak dan memilih apa yang mereka inginkan untuk waktu makan nanti.

2. Beri contoh

Tentu mustahil membuat sayur untuk anak menjadi hal yang familiar jika orangtua atau orang-orang di sekitarnya tidak memberikan contoh. Jadikan sayuran sebagai bagian dari menu makanan Anda sehari-hari, bahkan saat snack sekalipun.

Perlahan tapi pasti, anak akan melihat bahwa sayuran memang bagian dari makanan yang selalu dikonsumsi, sama seperti menu lain misalnya nasi atau lauk favorit mereka.

3. Buat suasana menyenangkan

Jangan membuat suasana makan jadi penuh paksaan ketika sudah berurusan dengan sayur untuk anak. Ajak mereka mencicipi sayur dengan antusias dan semangat. Jangan sampai optimisme Anda hancur lebur dengan bayangan mereka akan menolak sayur yang ditawarkan.

4. Perlakukan seperti “fast food”

Industri makanan di dunia terus menerus memberikan iklan tentang “fast food” yang menarik, hal ini juga ditangkap oleh anak-anak hingga remaja. Jangan kalah saing, jadikan rumah Anda juga sebagai “billboard” untuk sayuran. Lakukan hal kreatif seperti menjadikan sayur sebagai tokoh superhero untuk membuat anak akrab dengan sayuran.

5. Permainan sensori

Makanan termasuk sayur untuk anak juga bisa menjadi media permainan sensori yang menarik. Terlebih, jika sayur yang digunakan berwarna warni dan disajikan dengan bentuk menarik. Lakukan hal ini setiap hari, meskipun pada awalnya ada kemungkinan mereka sama sekali tak mau menyentuh sayuran yang Anda buat dengan susah payah.

Dengan konsistensi, anak akan mulai terbiasa dengan kehadiran sayuran dan mau mencoba mencicipinya. Ajak anak untuk membuat resep bersama atau terlibat aktif dalam proses memasak agar mereka lebih antusias makan sayur.

6. Padu padan menu

Jika anak cenderung hanya memakan nugget atau kentang goreng dan melupakan sayur yang ada di piring mereka, coba padu padan menu yang lain. Pilih menu pendamping sayur yang tidak terlalu populer, seperti ikan atau kentang tumbuk.

Berdasarkan penelitian dari Texas A&M University pada 8.500 murid, anak-anak cenderung mau memakan sayuran yang disajikan apabila menu utamanya kurang menarik.

Tentu Anda yang paling tahu apa menu yang menurut anak Anda populer atau kurang populer. Atau jika anak terbiasa makan di daycare atau sekolah, cobalah bekerja sama dengan pihak sekolah dengan mencoba strategi ini.

Apa sayuran paling populer untuk anak-anak?

Jika masih bingung harus mulai dari mana memperkenalkan sayur untuk anak, coba lihat daftar sayuran yang paling populer berikut ini:

Setiap anak punya selera berbeda untuk makanan yang ada di piring mereka. Apa yang disukai anak lain, belum tentu berlaku sama untuk anak Anda. 

Namun bukan itu yang terpenting. Justru, misi utama adalah membangun kebiasaan makan sehat dengan banyak konsumsi sayuran dan buah. Biasakan sejak kecil, menjadi bekal mereka membangun kebiasaan pola makan sehat.

Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/How-to-Get-Your-Child-to-Eat-More-Fruits-and-Veggies.aspx
Diakses 21 Februari 2020

Washington Post. https://www.washingtonpost.com/news/wonk/wp/2015/09/29/researchers-have-found-a-simple-way-to-get-kids-to-eat-more-veggies/
Diakses 21 Februari 2020

Parents. https://www.parents.com/recipes/scoop-on-food/surprising-ways-to-help-your-kids-love-vegetables/
Diakses 21 Februari 2020

Artikel Terkait