Kuku Terasa Sakit Sekali, Bagaimana Cara Mengobati Cantengan?

Salah satu gejala cantengan adalah pembengkakan pada jari.
Cantengan biasanya muncul di jari kaki atau jari tangan.

Cantengan merupakan sebuah kondisi di mana terjadi infeksi pada kuku. Dalam istilah lain, cantengan juga dapat disebut dengan paronychia. Infeksi ini dapat menyerang kuku kaki dan tangan. Apabila tidak cepat ditangani, cantengan ini berisiko menyebabkan komplikasi yang lebih parah pada seluruh jari kaki atau tangan. Berikut ini adalah beberapa info tentang cantengan yang perlu Anda tahu:

  1. Paronychia adalah infeksi kuku yang paling umum terjadi
  2. Paronychia biasanya disebabkan oleh bakteri (Staphylococcus aureus)
  3. Bentuk kronis paronychia sering disebabkan oleh infeksi jamur

Penyebab Cantengan

Cantengan paling sering disebabkan oleh bakteri kulit (bakteri yang biasa menyebabkan cantengan adalah staphylococci). Biasanya, bakteri ini akan masuk ke kulit di sekitar kuku yang telah rusak karena luka akibat menggigit kuku, menghisap jari, mencuci piring, atau paparan bahan kimia.

Selain karena bakteri, infeksi jamur juga dapat menjadi penyebab cantengan kronis, khususnya jika infeksi sudah terjadi berulang. Perlu dipahami pula, cantengan berbeda dengan whitlow herpetic, yaitu infeksi pada jari yang dapat membentuk pustula kecil di jari dan disebabkan oleh virus, biasanya tidak terletak di tepi kuku.

Faktor risiko cantengan sangat beragam, mulai dari luka pada kuku, pemotongan kuku yang terlalu pendek, atau pekerjaan di mana kuku dan tangan sering terkena air atau terpapar pelarut. Perlu diwaspadai, cantengan dapat sangat berisiko pada orang-orang dengan diabetes dan kelainan pembuluh darah.

Gejala Cantengan

Awal cantengan dapat ditandai dengan adanya gejala seperti kemerahan dan bengkak di sekitar kuku. Pada saat ini cantengan akan menimbulkan rasa sakit saat disentuh. Bahkan, terkadang akan muncul warna kuning-hijau kumpulan nanah telah terbentuk di bawah kulit atau kuku. Secara umum, berikut ini adalah tanda-tanda cantengan yang dapat Anda amati, di antaranya:

  • Pembengkakan kuku atau kuku jari kaki
  • Muncul lebam kemerahan
  • Adanya nanah
  • Rasa nyeri saat disentuh, meskipun dengan lembut

Cara Mengobati Cantengan

Jika Anda mengalami cantengan, ada baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan sehingga upaya pengobatan agar komplikasi pada infeksi dapat dicegah.

  1. Hubungi ahli kesehatan jika terjadi kemerahan di luar kulit dan penebalan disertai lebam kemerahan di sekitar kuku atau di bantalan jari.
  2. Apabila abses (luka yang disertai nanah) sudah terbentuk. Dokter perlu melakukan drainase untuk mengeringkan nanah. Ingat, tahapan ini harus dilakukan oleh dokter atau perawat untuk menghindari infeksi yang lebih parah dan komplikasi.
  3. Jika komplikasi telah terjadi dengan ditandai adanya pembengkakan dan kemerahan yang menjalar ke jari, segeralah untuk pergi ke unit gawat darurat. Apalagi jika sudah ditambah dengan gejala demam atau menggigil yang menunjukkan infeksi serius.

Akan tetapi, jika cantengan yang terjadi masih berada pada tahapan awal, cara mengobati cantengan yang dapat Anda lakukan adalah dengan merendam jari kaki yang terinfeksi dalam air hangat atau campuran air hangat dan sabun antibakteri dengan perbandingan 1:1 sebanyak tiga hingga empat kali sehari selama sekitar 15 menit. Cara mengobati cantengan berupa perendaman ini harus dilakukan pada jika belum ada abses yang muncul. Begitu ada abses, Anda harus menemui dokter.

Mencegah Cantengan

Mengingat cantengan dapat begitu menyakitkan dan berisiko, ada baiknya untuk selalu mencegah terjadinya penyakit tersebut dengan melakukan hal-hal berikut ini:

  • Hindari kebiasaan menggigit kuku
  • Gunakan sarung tangan karet saat melakukan kegiatan yang melibatkan paparan air dan bahan kimia pada tangan
  • Waspadai adanya tanda penyakit kronis, seperti diabetes
  • Cuci tangan secara rutin, khususnya setelah melakukan aktivitas yang kotor

Itulah beberapa hal seputar cara mengobati cantengan beserta penyebab, gejala, dan pencegahan yang bisa menjadi panduan Anda. Semoga informasi ini bermanfaat.

E Medicine Health. 
https://www.emedicinehealth.com/paronychia_nail_infection/article_em.htm#when_should_someone_seek_medical_care_for_a_nail_infection_paronychia
Diakses pada Oktober 2018

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324059.php
Diakses pada Oktober 2018

 

Artikel Terkait

Banner Telemed