Haus adalah salah satu cara untuk mengetahui kebutuhan cairan Anda
Haus adalah indikator tubuh Anda membutuhkan cairan tambahan

Tiap harinya Anda akan mengeluarkan cairan tubuh saat beraktivitas, bisa melalui air seni ataupun keringat. Untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang, Anda dapat mengonsumsi berbagai cairan, mulai dari air mineral sampai jus.

Meskipun sudah ada standar ideal dari berapa banyak kebutuhan cairan yang perlu dipenuhi satu harinya, tetapi pada dasarnya tiap orang memiliki kebutuhan cairan yang berbeda-beda. Lantas, bagaimana cara menghitung kebutuhan cairan harian Anda?

Cara menghitung kebutuhan cairan

Seringnya, Anda akan direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan cairan dengan mengonsumsi delapan gelas air sebanyak 237 mililiter atau sekitar dua liter per harinya. Akan tetapi, kebutuhan cairan tiap orang sebenarnya berbeda-beda.

Banyak faktor yang mempengaruhi cara menghitung kebutuhan cairan per orangnya. Misalnya tergantung dari cuaca tempat tinggalnya dan seberapa aktif orang tersebut. Oleh karenanya, tidak ada cara menghitung kebutuhan cairan yang pasti.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi cara menghitung kebutuhan cairan pada tiap orangnya, seperti:

  • Olahraga

Saat Anda melakukan berbagai aktivitas yang memicu pengeluaran keringat, Anda pastinya memerlukan lebih banyak asupan cairan dari biasanya. Semakin intens olahraga yang dilakukan, semakin banyak cairan tubuh yang butuh dikembalikan.

  • Iklim

Tinggal di iklim yang panas dan kering membuat pengeluaran cairan menjadi lebih banyak daripada yang tinggal di tempat yang dingin atau lembab, karenanya Anda perlu mengonsumsi lebih banyak cairan saat cuaca sedang panas dan kering.

Anda akan juga lebih rentan terkena dehidrasi jika Anda tinggal di tempat yang tinggi, seperti pegunungan.

  • Hamil atau menyusui

Wanita yang sedang menyusui atau hamil membutuhkan tambahan cairan tubuh. Biasanya, wanita yang sedang hamil perlu mengonsumsi sebanyak 2,4 liter cairan tiap harinya dan wanita yang sedang menyusui membutuhkan sebanyak 3,1 liter cairan per harinya.

  • Kondisi medis tertentu

Terdapat kondisi medis tertentu yang membuat Anda kehilangan cairan tubuh lebih cepat, seperti muntah, diare, atau demam. Saat mengalami gangguan dalam tubuh, Anda perlu meningkatkan kebutuhan cairan Anda.

Banyaknya faktor yang melibatkan kebutuhan cairan tiap orangnya membuat cara menghitung kebutuhan cairan per orangnya berbeda-beda. Salah satu indikator yang dapat membuat Anda memahami kapan Anda perlu mengisi cairan tubuh adalah melalui rasa haus.

Rasa haus adalah salah satu indikator atau tanda dari tubuh yang menunjukkan bahwa Anda membutuhkan asupan cairan tambahan.

Namun, kaum lansia perlu lebih peka terhadap tubuhnya saat sedang kekurangan cairan. Hal ini karena kaum lansia bisa mengalami penurunan sensitivitas terhadap rasa haus.

Umumnya, seorang pria membutuhkan cairan tubuh sebanyak 3,7 liter sedangkan wanita memerlukan 2,7 liter per harinya. Rekomendasi ini sudah mencakup cairan yang dikonsumsi secara langsung ataupun yang berasal dari makanan.

Hal lain yang bisa dilakukan

Cara menghitung kebutuhan cairan bukanlah satu-satunya hal yang perlu dilakukan, Anda juga dapat mencegah dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh dengan meminum air sebelum Anda merasa haus dan juga sebelum beraktivitas.

Misalnya, Anda dapat meminum beberapa gelas air sebelum mulai olahraga Anda. Selain itu, saat cuaca sedang panas dan kering, Anda dapat mengingatkan diri untuk selalu mengonsumsi air.

Jika air seni sudah berwarna gelap, Anda perlu mengonsumsi lebih banyak air. Sebaiknya bawalah botol minum ketika berpergian atau sedang bekerja. Anda tidak perlu terus-menerus meminum air karena Anda dapat berhenti minum air saat sudah tidak haus lagi.

Catatan dari SehatQ

Tidak ada metode yang pasti sebagai cara menghitung kebutuhan cairan pada tiap orangnya, karena terdapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi asupan cairan seseorang.

Minumlah lebih banyak cairan atau konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami tanda-tanda dari dehidrasi, seperti pusing dan sakit kepala.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/how-much-water-should-you-drink-per-day#section2
Diakses pada 24 Februari 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/water/art-20044256
Diakses pada 24 Februari 2020

University of Missouri System. https://www.umsystem.edu/totalrewards/wellness/how-to-calculate-how-much-water-you-should-drink
Diakses pada 24 Februari 2020

Artikel Terkait