Cara meminta maaf yang benar
Minta maaf harus dilakukan dengan cara yang benar agar diterima

Tiap melakukan kesalahan, sudah sewajarnya Anda meminta maaf kepada orang yang telah Anda sakiti atau buat kesal. Meminta maaf tidak semudah mengucapkannya karena jika Anda mengucapkan maaf dengan cara yang salah, maka Anda bisa saja memperkeruh suasana.

Tidak semua orang bisa meminta maaf dengan cara yang benar, bahkan beberapa orang mengalami kesulitan hanya untuk sekedar menyampaikan permintaan maafnya. Namun, tidak berarti Anda tidak mampu memberikan permintaan maaf dengan benar.

Cara meminta maaf dengan benar

Untungnya, Anda bisa mempelajari dan menerapkan cara meminta maaf yang benar. Sebelum menerapakan tips-tips meminta maaf dengan benar, Anda harus menyadari bahwa meminta maaf tidak berarti Anda kalah ataupun menang.

Meminta maaf merupakan suatu tindakan atau upaya yang dilakukan untuk memperbaiki hubungan dengan orang lain dan bukan ajang untuk kompetisi. Anda juga perlu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk meminta maaf.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda coba untuk membantu merangkai permintaan maaf yang tulus dan benar.

  • Akui bahwa apa yang dilakukan salah

Tahapan paling penting dalam meminta maaf adalah mengakui dengan lapang dada bahwa apa yang Anda lakukan salah dan karenanya Anda ingin meminta maaf. Anda juga perlu memahami mengapa apa yang Anda lakukan salah.

Sampaikan permintaan maaf pada perbuatan yang tepat, jangan sampai Anda tidak mengetahui apa yang telah membuat orang tersebut kesal dan meminta maaf secara tidak tepat.

Misalnya, teman Anda kesal karena Anda tidak mendengarkannya, tetapi Anda malah meminta maaf karena tidak berbicara dengannya.

  • Berikan pengakuan yang tulus

Jangan mencoba untuk membenarkan perbuatan Anda, seperti berkata bahwa apa yang Anda lakukan adalah untuk kebaikannya atau meminta maaf bila hal tersebut menyakitinya. Hal tersebut menekankan bahwa Anda tidak benar-benar menyadari kesalahan Anda dan hanya mengucapkan maaf yang tidak berarti.

Contohnya, akan lebih baik jika Anda berkata bahwa Anda berkata "Saya meminta maaf karena perkataan yang saya sampaikan kemarin malam, perkataan tersebut tidak semestinya saya katakan" daripada berkata "saya meminta maaf jika perkataan saya menyakiti hati Anda".

  • Jangan menyalahkan orang lain

Saat meminta maaf, jangan jadikan hal tersebut sebagai sarana untuk membenarkan diri. Anda tidak boleh menyalahkan orang tersebut dan menyatakan bahwa semuanya adalah salahnya atau kalau bukan karenanya, Anda tidak akan melakukan hal tersebut.

Ini menunjukkan bahwa Anda tidak bersungguh-sungguh meminta maaf dan tidak bertanggung jawab terhadap perbuatan Anda. Dengan kata lain, Anda hanya ingin meminta maaf sebagai ungkapan formalitas saja.

  • Ucapkan permintaan maaf

Ucapkan permintaan maaf dengan ketulusan dan kesadaran akan apa yang telah diperbuat. Berikan waktu kepada orang tersebut untuk merespon dan jangan memaksanya untuk memaafkan Anda.

Sampaikan kepada lawan bicara bahwa Anda merasa sangat menyesal telah melakukan perbuatan tersebut.

Namun, jangan sampai menekankan perasaan bersalah secara berlebih. Cukup sampaikan bagaimana Anda menyadari bahwa tindakan Anda salah dan Anda ingin mengubahnya serta menjaga hubungan baik dengan orang tersebut.

  • Berubah menjadi lebih baik

Menyatakan bahwa Anda meminta maaf tidaklah cukup, Anda juga perlu menerangkan kepada orang yang disakiti bahwa Anda akan berubah menjadi lebih baik dengan menerapkan tindakan tertentu.

Contohnya, Anda meminta maaf karena telah berkata kasar dan ke depannya Anda tidak akan mengucapkan kata-kata tersebut kembali.

Tentunya, apa yang Anda sampaikan tidak boleh hanya sekedar ucapan saja, Anda tetap harus melakukan apa yang telah Anda janjikan. Jangan mengulangi kesalahan yang telah dilakukan dan belajarlah dari kesalahan tersebut.

Tidak semua permintaan maaf akan diterima

Setelah menerapkan tips-tips di atas, tidak berarti Anda hanya akan meminta maaf sekali. Kadang kala, permintaan maaf baru dapat diterima ketika Anda sudah memintanya berkali-kali. Jangan merasa gengsi dan menjadi marah, selalu ingat bahwa tujuan dari meminta maaf adalah untuk memperbaiki hubungan dengan orang tersebut.

Meskipun Anda sudah memberikan permintaan maaf dan masih tidak diterima, jangan merasa kesal, karena menerima permintaan maaf orang lain bukanlah hal yang mudah. Memaafkan orang lain membutuhkan proses.

Saat permintaan maaf Anda ditolak, tekankan pada orang tersebut bahwa Anda memahami bahwa orang tersebut sangat tersakiti, tetapi Anda tetap ingin memiliki relasi yang baik dengannya kembali dan karenanya Anda akan bersedia untuk tetap berteman asalkan orang tersebut juga ingin berteman kembali.

Berikan waktu untuk berpikir, bila mereka masih tidak mampu memaafkan Anda, jangan memaksa dan mengganggu mereka. Hargai apa yang diinginkan oleh orang tersebut. Jika orang tersebut ingin Anda untuk meninggalkannya sendiri, maka itulah yang harus dilakukan.

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/valley-girl-brain/201709/7-ways-truly-say-youre-sorry
Diakses pada 19 Desember 2019

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-dance-connection/201409/the-9-rules-true-apologies
Diakses pada 19 Desember 2019

Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/how-to-apologize-more-sincerely-3144467
Diakses pada 19 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed