Badan Memar karena Kecapean Cuma Mitos, Ini Penyebab Memar yang Sebenarnya

(0)
Badan memar karena kecapean hanyalah mitosApabila memar bertambah parah, segera konsultasikan kondisi Anda dengan dokter
Beberapa orang kerap dikejutkan dengan memar yang muncul secara tiba-tiba usai melakukan aktivitas seperti olahraga. Kemunculan memar pada tubuh ini pun kemudian dikaitkan dengan kondisi tubuh yang tengah kecapean. Lalu, benarkah badan memar karena kecapean?

Badan memar karena kecapean, mitos atau fakta?

Berolahraga secara berlebihan memang dapat mengakibatkan memar. Namun, memar sendiri muncul bukan karena tubuh Anda kecapean, melainkan adanya cedera pada tubuh ketika atau setelah olahraga.Beberapa pemicu memar yang disebabkan oleh aktivitas berlebihan, di antaranya:
  • Keseleo
  • Dislokasi
  • Robeknya tendon
  • Pembengkakan otot
  • Patah tulang
Maka dari itu, ucapan yang menyebut bahwa badan memar karena kecapean tidak sepenuhnya benar. Selain cedera, masih banyak beberapa kondisi lain yang bisa memicu munculnya memar pada tubuh Anda.

Penyebab memar selain cedera

Memar cenderung lebih mudah muncul seiring bertambahnya usia. Hal ini terjadi karena lapisan kulit Anda menipis dari hari ke hari, begitu pula pembuluh darah yang juga makin melemah.Ada beragam kondisi yang menyebabkan munculnya memar, mulai dari gaya hidup hingga masalah kesehatan dalam tubuh Anda. Berikut ini sejumlah penyebab memar yang paling umum terjadi selain cedera:

1. Efek pengobatan

Obat-obatan pengencer darah seperti warfarin, heparin, rivaroxaban, dabigatran, apixaban, dan aspirin bisa memicu munculnya memar pada tubuh Anda. Selain itu, masalah serupa juga dapat muncul ketika mengonsumsi obat-obat herbal (ginseng, ginkgo biloba) dan antidepresan.Apabila Anda mendapati memar pada tubuh setelah mengonsumsi obat-obatan tersebut, segera berkonsultasi dengan dokter. Bertanyalah mengenai risiko yang bisa ditimbulkan jika Anda terus melanjutkan pengobatan tersebut.

2. Masalah pada organ hati

Munculnya memar pada tubuh Anda bisa saja menjadi pertanda adanya penyakit hati, salah satunya sirosis. Kondisi ini disebabkan kebiasaan buruk mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.Ketika penyakit ini berkembang, hati Anda mungkin akan berhenti memproduksi protein yang membantu pembekuan darah. Hasilnya, perdarahan yang Anda alami sulit untuk dihentikan. Selain itu, memar akan mudah muncul pada tubuh Anda.Untuk mengatasi penyakit ini, Anda harus menghentikan kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. Selain itu, perawatan medis dari dokter juga dibutuhkan untuk mengobati penyakit hati.

3. Kelainan perdarahan

Kelainan perdarahan yang disebabkan penyakit seperti Von Willebrand dan hemofilia membuat proses pembekuan darah menjadi terhambat. Selain dapat mengakibatkan perdarahan hebat yang berpotensi mengancam nyawa penderitanya, penderita kedua penyakit itu juga tak jarang mengalami gejala memar pada tubuh mereka.

4. Kekurangan vitamin

Kekurangan vitamin dapat memicu munculnya memar pada tubuh Anda. Sebagai contoh, Anda berisiko mengalami skorbut ketika kekurangan asupan vitamin C. Skorbut sendiri memunculkan beragam gejala, di antaranya gusi berdarah, luka yang tak kunjung sembuh, hingga memar.Selain itu, kekurangan vitamin K juga dapat menimbulkan memar. Masalah tersebut biasanya bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan maupun suplemen vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.Jika masalah tersebut masih terus berlanjut meski telah meminum suplemen yang dibutuhkan oleh tubuh, besar kemungkinan Anda mengalami masalah lain seperti gangguan metabolisme atau saluran cerna yang membuat tubuh kesulitan untuk menyerap nutrisi.

5. Vaskulitis

Disebabkan oleh adanya peradangan pada pembuluh darah, vaskulitis dapat menimbulkan gejala memar pada tubuh Anda. Selain memar, beberapa gejala vaskulitis meliputi:
  • Perdarahan hebat
  • Sesak napas
  • Mati rasa
  • Bisul
  • Benjolan pada kulit
  • Bintik-bintik ungu pada kulit
Pengobatan untuk vaskulitis bergantung pada tingkat keparahannya. Namun, meminum obat steroid diketahui dapat membantu mengatasi gejalanya.

6. Senile purpura

Biasa menyerang orang tua dengan usia di atas 50 tahun, penyakit ini memicu munculnya memar merah keunguan pada kulit. Untuk mengatasi kondisi ini, Anda disarankan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.Selain itu, Anda harus menjaga tubuh tidak mengalami cedera supaya memar yang muncul tidak semakin parah. Tidak ada obat untuk penyakit ini, dokter biasanya akan memberikan rekomendasi agar penderitanya menerapkan gaya hidup sehat untuk mengurangi memar.

7. Kanker 

Kanker yang menyerang darah dan sumsum tulang belakang seperti leukemia dapat memicu kemunculan memar. Kemoterapi dan operasi yang dilakukan sedini mungkin bisa mengobati kanker dalam tubuh Anda.

Bisakah memar dicegah?

Memar yang muncul sebagai gejala dari penyakit-penyakit kronis memang sulit untuk dicegah. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah memar ringan. Beberapa cara mencegah memar, di antaranya:
  • Pastikan rumah memiliki pencahayaan yang baik untuk mengurangi risiko mengalami cedera
  • Atur kabel di rumah Anda untuk mengurangi risiko cedera karena jatuh tersandung
  • Cari tahu efek obat yang Anda minum
  • Periksakan penglihatan Anda untuk mencegah terjadinya cedera karena terjatuh
  • Berhati-hati saat bermain, berolahraga, maupun mengemudi
  • Menggunakan bantalan pelindung pada bagian tubuh tertentu untuk mengurangi risiko mengalami cedera

Hal yang harus dilakukan jika badan sering memar

Tidak bisa langsung dihilangkan sepenuhnya, memar pada tubuh Anda memang akan hilang sendiri seiring berjalannya waktu. Meski begitu, ada sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakan memar, antara lain:
  • Kompres kulit yang memar dengan kain berisi balok es selama 15 menit, ulangi beberapa kali
  • Istirahatkan bagian tubuh tempat munculnya memar
  • Jika memungkinkan, angkat bagian tubuh yang memar di atas jantung supaya darah tidak mengendap
  • Meminum obat pereda nyeri. Hindari obat-obat pengencer darah karena bisa berpotensi meningkatkan perdarahan.
  • Gunakan baju lengan panjang atau celana panjang untuk melindungi bagian tubuh Anda yang memar
Apabila memar bertambah parah atau tidak kunjung hilang dalam waktu yang lama, segera konsultasikan kondisi Anda dengan dokter. Untuk berdiskusi lebih lanjut soal badan memar karena kecapean, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
olahragamemarcederapembekuan darahkanker darahkelelahanperdarahan
Healthline. https://www.healthline.com/health/bruise
Diakses pada 12 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/healthy-aging/in-depth/easy-bruising/art-20045762
Diakses pada 12 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325525
Diakses pada 12 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait