Badan Gatal-gatal Tanpa Sebab pada Lansia. Apa Pemicunya?

Badan gatal-gatal tanpa sebab sering terjadi pada lansia dan bisa jadi ada faktor pemicunya
Badan gatal-gatal tanpa sebab bisa jadi salah satu gejala dari penyakit yang diderita seperti diabetes

Kondisi gatal-gatal pada kulit dapat juga disebut pruritus. Pada lansia, kondisi ini sering terjadi. Sehingga, lansia seringkali menganggap badannya mengalami gatal-gatal tanpa sebab.

Padahal, penyebab kulit gatal pada lansia sendiri ada beragam. Penyebab utamanya adalah kulit yang semakin menipis dan kelembapan kulit yang terus berkurang. Hal tersebut membuat kulit lansia cenderung kering. Kulit yang kering, lebih rentan merasakan gatal.

Kondisi lain yang sering dianggap sebagai penyebab gatal adalah alergi. Namun, alergi bukanlah satu-satunya kondisi yang bisa membuat badan gatal-gatal tanpa sebab.

Badan gatal-gatal tanpa sebab? Mungkin ini pemicunya

Saat rasa gatal muncul meski tanpa riwayat alergi dan tidak sedang ada banyak nyamuk di lingkungan sekitar, Anda mungkin bingung. Badan gatal-gatal tanpa sebab memang menjengkelkan.

Namun tahukah Anda, penyebab pruritus sebenarnya beragam. Berikut ini kondisi-kondisi yang bisa memicu tubuh terasa gatal, selain alergi.

1. Gangguan saraf

Gangguan pada saraf bisa menyebabkan gatal pada kulit. Kerusakan saraf bisa disebabkan oleh penyakit tertentu atau cedera akibat benturan.

Gatal akibat gangguan saraf, umumnya hanya terjadi di satu area, dan tidak menimbulkan ruam kemerahan.
Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan kerusakan saraf di antaranya adalah herpes zoster, stroke, dan multiple sclerosis.

2. Kondisi psikologis

Adanya kondisi psikologis, dapat membuat badan gatal-gatal tanpa sebab. Pasalnya, secara fisik, Anda mungkin akan terlihat baik-baik saja. Beberapa gangguan mental yang dapat menimbulkan pruritus antara lain:

3. Konsumsi obat-obatan

Banyak jenis obat-obatan yang dapat menimbulkan gatal pada kulit. Gatal yang disebabkan oleh obat, biasanya tidak disertai ruam kemerahan. Kondisi ini umumnya akan hilang apabila konsumsi obat tersebut dihentikan.
Beberapa obat yang dapat memicu timbulnya pruritus antara lain:

  • Statin
  • Niacin
  • Obat penurun tekanan darah, seperti amlodipin
  • Obat pengencer darah
  • Obat diabetes
  • Obat anti malaria
  • Antibiotik

4. Eksim

Eksim atau dermatitis atopik sebenarnya lebih sering terjadi pada anak-anak. Namun individu di kelompok usia lain juga dapat mengalaminya. Gatal pada kulit yang disebabkan oleh eksim, umumnya berwarna merah dan kering.

5. Gigitan serangga

Karena ukurannya yang kecil dan pergerakannya yang cepat, gigitan serangga seringkali tidak kita sadari. Gigitan dari serangga seperti nyamuk, biasanya hanya menyebabkan gatal-gatal di salah satu area tubuh.

Namun, jika yang menjadi biang kerok gatal adalah kutu kasur, maka umumnya rasa gatal akan terasa di seluruh tubuh.

6. Penanda penyakit di tubuh

Badan gatal-gatal tanpa sebab yang jelas namun berlangsung lama, dapat menandakan adanya penyakit lain, seperti:

  • Kelainan darah
  • Diabetes
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • HIV
  • Kelenjar tiroid hiperaktif

7. Kanker kulit

Salah satu tanda kanker kulit yang dapat dikenali adalah munculnya bercak hitam di kulit. Bercak tersebut, terkadang juga disertai dengan rasa gatal.

Cara menghilangkan gatal pada kulit

Perawatan untuk kulit gatal, dapat berbeda tergantung dari penyebabnya. Berikut ini pilihan cara menghilangkan gatal pada kulit yang bisa Anda coba.

• Losion atau krim pelembap

Jika gatal pada kulit muncul karena kondisi kulit yang kering, maka perawatan dengan losion atau krim pelembap, dapat menjadi solusi.

• Krim khusus dari dokter

Apabila gatal pada kulit disebabkan oleh kondisi lain seperti eksim atau dermatitis, maka dokter akan meresepkan krim khusus yang mengandung kortikosteroid.

• Antihistamin topikal

Salep yang mengandung antihistamin, dapat membantu meredakan gatal pada kulit yang disebabkan oleh gigitan serangga. Untuk mencegah gigitan serangga, Anda juga dapat menggunakan losion anti nyamuk.

• Terapi untuk penyakit penyebab gatal

Sementara itu, apabila gatal pada kulit disebabkan oleh penyakit tertentu, maka jalan paling efektif dalam mengatasinya adalah dengan melakukan perawatan untuk penyakit tersebut.

Sebagai contoh, pada gatal yang disebabkan oleh kerusakan saraf, maka dapat dapat diobati dengan pemberian obat saraf seperti gabapentin dan pregabalin.

• Hentikan konsumsi obat pemicu gatal

Gatal yang dipicu oleh konsumsi obat tertentu, dapat disembuhkan dengan menghentikan konsumsi obat tersebut.

Cara merawat kulit agar tetap sehat

Agar kulit tetap sehat dan terhindar dari rasa gatal, lakukanlah beberapa hal ini.

  • Rutin menggunakan krim dan losion pelembap untuk mencegah kulit kering
  • Memakai tabir surya untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.
  • Saat mandi, gunakan sabun yang berbahan ringan agar kulit tidak iritasi
  • Jangan mandi menggunakan air panas, gunakan air hangat
  • Hindari menggunakan pakaian yang berbahan gatal seperti wol dan bahan sintetis
  • Jaga kelembapan di dalam ruangan, seperti memasang humidifier di rumah
  • Jika kulit terasa gatal, jangan digaruk. Sebaliknya, kompres kulit yang gatal dengan handuk dingin atau es batu

Jangan lagi menganggap badan bisa gatal-gatal tanpa sebab. Saat Anda mengalami gatal pada kulit, sebaiknya segera lakukan cara-cara untuk menghilangkannya, atau memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/311473.php
Diakses pada 20 Agustus 2019

Healthline. https://www.medicalnewstoday.com/articles/311473.php
Diakses pada 20 Agustus 2019

American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/diseases/itchy-skin/skin-itches-uncontrollably
Diakses pada 20 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/skin-conditions-pruritus
Diakses pada 20 Agustus 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed