BAB Warna Hitam Saat Hamil, Apakah Berbahaya?


Ada saja tanda-tanda kehamilan yang tidak biasa. Salah satunya adalah BAB warna hitam saat hamil. Terkadang, ibu hamil merasa panik atau takut dengan kondisi ini meski faktanya tidak berbahaya. Pada dasarnya, perubahan warna feses menjadi hitam adalah indikator atau gejala kondisi tertentu.

0,0
27 Oct 2021|Azelia Trifiana
Ibu hamil dan tisu toiletSaat hamil BAB bisa berwarna hitam
Ada saja tanda-tanda kehamilan yang tidak biasa. Salah satunya adalah BAB warna hitam saat hamil. Terkadang, ibu hamil merasa panik atau takut dengan kondisi ini meski faktanya tidak berbahaya.
Pada dasarnya, perubahan warna feses menjadi hitam adalah indikator atau gejala kondisi tertentu. Patut menjadi perhatian ketika ada gejala lain yang muncul seperti sakit perut, demam, sakit kepala, mual, hingga nyeri di area ginjal.

Penyebab BAB warna hitam saat hamil

Apabila dirunut, sebenarnya ada banyak penyebab BAB warna hitam saat hamil. Beberapa di antaranya seperti:

1. Konsumsi obat

Beberapa jenis obat bisa menyebabkan BAB berubah warna menjadi lebih gelap. Jadi, sebaiknya sampaikan hal ini kepada dokter agar bisa dirunut apa pemicunya. Satu kali pun, jangan pernah memutuskan mengonsumsi obat sendiri tanpa resep dokter karena bisa berbahaya bagi kehamilan.

2. Makanan tertentu

Biasanya, orang menganggap makanan dengan warna gelap akan membuat feses berwarna hitam pula. Bisa jadi, memang ini alasannya. Oleh sebab itu, ibu hamil disarankan menghindari makanan yang mengandung pewarna buatan seperti hitam atau biru.

3. Suplemen zat besi

Dokter biasanya meresepkan suplemen zat besi untuk ibu hamil. Ini bisa menyebabkan BAB berwarna kehitaman. Tenang, ini normal. Lagipula, konsumsi suplemen zat besi memang penting karena ibu hamil memerlukannya demi kesehatan dirinya dan juga janin.Mengonsumsi makanan mengandung vitamin C juga dapat mengoptimalkan penyerapan zat besi. Secara berkala, periksa kadar hemoglobin untuk tahu kondisi masing-masing.

4. Perdarahan

Bisa jadi pula, BAB warna hitam saat hamil terjadi akibat perdarahan. Mungkin akibat GERD parah, atau bahkan kondisi lebih serius seperti pendarahan saluran pencernaan. Apapun itu pemicunya, pastikan memeriksakannya ke dokter untuk tahu secara pasti.

5. Kondisi medis

Apabila BAB berwarna hitam disertai dengan bau menyengat, bisa jadi merupakan gejala melena. Ini menandakan adanya pendarahan saluran cerna bagian atas.Selain itu, apabila BAB warna hitam saat hamil trimester ketiga disertai dengan bengkak di anus, mungkin tanda-tanda sobekan anus. Untuk memastikan, konsultasikan dengan dokter agar bisa dicari tahu apa penanganan yang tepat.Jadi, bisa disimpulkan bahwa BAB warna hitam saat hamil mungkin hal normal yang tak perlu dikhawatirkan. Namun jika ada gejala lain yang menyertai, bisa jadi merupakan indikasi masalah pada sistem pencernaan.

Bagaimana mencegahnya?

Setidaknya ada beberapa cara untuk mencegah BAB warna hitam saat hamil, seperti:
  • Tingkatkan konsumsi serat

Salah satu cara paling efektif untuk melancarkan pencernaan adalah banyak konsumsi makanan kaya serat. Dengan demikian, sistem cerna akan lebih mudah menyerap nutrisi dari makanan. Tentu saja, disertai dengan sumber nutrisi lainnya yang seimbang.Apabila belum terbiasa, jangan langsung mendadak menambahkan serat dalam jumlah banyak. Sebab, bisa saja menyebabkan konstipasi alias sembelit.
  • Berhenti merokok

Apabila ibu hamil masih terjebak dalam kebiasaan buruk merokok, sebaiknya hentikan sesegera mungkin. Sebab, salah satu dampak dari merokok dapat menyebabkan masalah sistem pencernaan, menimbulkan hipertensi, hingga risiko pendarahan internal.
  • Cukupi kebutuhan cairan

Masalah pada sistem cerna hingga BAB warna hitam saat hamil bisa jadi berkaitan dengan kurangnya asupan cairan. Dehidrasi bisa berbahaya, sebab cairan punya peran krusial dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Jadi, pastikan Anda minum cukup cairan dan mengonsumsi buah kaya air.
  • Aktif bergerak

Ibu hamil juga disarankan aktif bergerak setiap harinya untuk mengoptimalkan kondisi tubuh, termasuk kinerja sistem pencernaan. Jadi, jadwalkan olahraga singkat setiap harinya sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing.

Catatan dari SehatQ

Jadi, ketika ibu hamil mendapati perubahan warna BAB menjadi lebih gelap, coba runut apa saja makanan atau minuman yang baru dikonsumsi. Ketika ada yang berwarna gelap, mungkin itu pemicunya.Namun apabila tidak ada makanan demikian serta muncul gejala lain seperti demam, sakit perut, pusing, dan mual, ada baiknya bertanya kepada dokter spesialis kandungan.Jangan langsung menyimpulkan dan sembarangan mengonsumsi obat yang ada di pasaran tanpa resep dokter karena bisa berbahaya bagi janin.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar perubahan BAB pada ibu hamil, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
menjaga kesehatanhidup sehatpola hidup sehat
First Cry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/black-dark-stool-during-pregnancy/
Diakses pada 11 Oktober 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pregnancy-poop#after-birth
Diakses pada 11 Oktober 2021
Live Strong. https://www.livestrong.com/article/168220-causes-of-dark-stool-during-pregnancy/
Diakses pada 11 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait