Ayam Organik dan Ayam Probiotik, Apa Saja Keunggulannya?


Ayam organik dan ayam probiotik sudah mulai banyak dijual di supermarket. Jenis ayam ini merupakan versi lebih sehat dibanding ayam broiler yang telah mendapat suntikan hormon.

0,0
03 Dec 2019|Azelia Trifiana
Ayam organik dan ayam probiotik merupakan pilihan daging ayam yang lebih sehatAyam organik tidak terpapar bahan kimia apapun karena mengonsumsi pakan beras organik
Ayam organik dan ayam probiotik adalah salah satu makanan sehat
Selain itu, semakin tinggi pula kesadaran untuk menghindari ayam broiler karena efek sampingnya. Meskipun semakin populer, biasanya ayam jenis probiotik dan ayam organik hanya tersedia di supermarket atau pasar yang modern. Harganya pun bisa dua kali lebih mahal ketimbang ayam broiler. Keduanya bahkan dianggap ayam sehat, benarkah?

Mengenal ayam organik

Hal paling utama yang membedakan ayam organik dengan ayam lainnya adalah proses peternakannya. Ayam jenis organik adalah ayam yang diternak secara alami, sama sekali tidak diintervensi bahan kimia apapun. Sangat kontras dengan ayam broiler yang mendapat suntikan hormon.Ayam Organik adalah ayam yang dipelihara tanpa vaksin dan tanpa antibiotik lainnya, dari mulai DOC (Day Old Chick), sampai dibesarkan nya juga tanpa menggunakan vaksin, dan antibiotik lainnya, pakannya juga dibuat dari bahan organik, seperti sayuran organik, dan dedaknya juga juga terbuat dari beras organik.Ayam kampung organik adalah ayam yang diternakkan tanpa bahan kimia sedikitpun. Ayam jenis ini dipotong pada usia 60 hari dengan bobot sekitar 900 – 1000 gram, Bentuk ayamnya pun lebih bagus dari ayam biasa. Bobotnya juga lebih berat dibandingkan dengan ayam biasa.Ayam organik juga tidak mudah busuk saat mentah, dan tidak mudah basi jika sudah dimasak, serta bumbu cepat terserap. Jadi, tidak membutuhkan waktu yang lama dan hemat bumbu pastinya. Keunggulan ayam ini adalah banyaknya kandungan protein yang bisa menyehatkan tubuh.Tak hanya itu, ayam organik juga mendapatkan asupan pakan dari beras organik. Kemungkinan terpapar logam juga sangat rendah. Kelebihan lainnya, yaitu tidak terpapar pestisida baik pada bulu maupun dagingnya. Lebih jauh lagi, kemungkinan ayam ini mengandung bakteri E.coli sangat kecil.Secara umum, daging ayam organik aman, artinya tidak terkontaminasi penyakit, bahan kimia, dan obat-obatan.

Mengenal ayam probiotik

Di sisi lain, ayam probiotik adalah ayam broiler yang pakannya diberi bakteri Lactobacillus. Tak hanya itu, ayam jenis ini juga mendapatkan jamu-jamuan seperti jahe, brotowali, kunyit, dan temulawak.Dengan diberikan jamu dan bakteri baik ini terhadap Ayam Prebiotik membuat kinerja pencernaan ayam menjadi lebih baik, serta kandungan lemak, lendir, dan minyak alami jadi lebih sedikit dibanding dengan Ayam Biasa, sehingga kadar kolestrol semakin berkurang.Tujuan memberikan jamu-jamuan dan bakteri ini adalah demi memaksimalkan pencernaan ayam. Hasilnya, minyak alami, lendir, dan juga lemak ayam jadi lebih sedikit apabila dibandingkan dengan ayam biasa.Manfaat mengonsumsi ayam probiotik adalah kadar proteinnya lebih tinggi namun kolesterolnya lebih rendah.Ayam Prebiotik juga memiliki tekstur yang lembut dan kesat, warna kulitnya pun berwarna pink sehingga tampak lebih segar. Saat direbus nyaris tidak ada buih, sehingga kuah nya aman untuk kaldu bagi anda yang sering membuat sayur sup ayam, dan lainnya.

Beda dengan ayam biasa

Jelas sekali perbedaan kedua ayam tersebut dengan ayam biasa. Ayam biasa dalam hal ini adalah ayam broiler.Ayam broiler adalah jenis ayam yang paling terjangkau sekaligus paling gemuk dan banyak bagian dagingnya. Sayangnya, hal ini terjadi karena ayam diberi suntikan hormon selama masa ternaknya.Bahkan, ayam broiler atau ayam biasa tumbuh 30% lebih cepat ketimbang ayam kampung karena suntikan hormon tersebut. Usia rata-rata ayam hanya sekitar 6 minggu saja sebelum dipotong. Saat dipotong, beratnya bisa mencapai 2,5 kilogram.Di sisi lain, proses penggemukan ayam yang terlalu cepat ini membuat kondisi fisiknya tidak baik. Beberapa efek sampingnya seperti:
  • Stres
  • Kondisi jantung tidak baik
  • Cedera kaki karena tak kuat menopang berat badan
  • Luka di kulit
  • Kesulitan bernapas
Hal yang paling membedakan ayam broiler dengan ayam organik serta ayam probiotik adalah adanya infeksi bakteri. Mengingat ayam broiler diternakkan di kandang yang padat dan kotor, artinya sanitasi tidak terjaga. Kemungkinan terkena infeksi bakteri E.coli dan Salmonella cukup tinggi.

Manfaat ayam probiotik

Meskipun lebih mahal, ayam ini adalah pilihan aman untuk mengonsumsi protein hewani. Memang harus merogoh kocek lebih dalam, namun kesehatan bisa lebih terjaga.Beberapa manfaat mengonsumsi ayam jenis probiotik bagi kesehatan adalah:
  • Fungsi saluran cerna optimal
  • Mencegah terjadinya radang usus
  • Sistem imun lebih kuat
  • Mencegah eksim dan psoriasis
  • Mencegah kenaikan berat badan drastis
  • Mencegah terjadinya kolesterol
  • Menambah energi

Manfaat konsumsi daging ayam

Tahukah Anda jika ternyata ada begitu banyak manfaat daging ayam untuk kesehatan? Berikut ini kebaikan yang bisa Anda dapat denganmengonsumsi olahan ayam.

1. Kaya akan protein

Daging ayam terutama bagian dadanya, merupakan salah satu sumber protein yang paling baik. Seperti yang kita tahu, protein merupakan komponen yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

2. Mengandung vitamin dan mineral

Dikutip dari riset terbitan Food & Nutrition Research, selain sebagai sumber protein, daging ayam ternyata juga bisa jadi sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Ia mengandung vitamin B yang berperan penting untuk membentuk sel darah merah.Daging ayam juga mengandung vitamin D yang dapat membantu penyerapan kalsium dan menguatkan tulang. Lalu, vitamin A yang ada di dalamnya pun menyehatkan untuk penglihatan dan berperan penting dalam sistem imun.

3. Menurunkan berat badan

Protein yang banyak terkandung dalam daging ayam, terutama bagian dada, baik untuk Anda yang sedang diet. Sebab, protein akan membuat Anda merasa kenyang tanpa harus banyak makan, sekaligus mengurangi rasa ngidam terhadap makanan lain yang tidak sehat.

4. Mengandung senyawa antikanker

Daging ayam termasuk sebagai salah satu “daging putih” bersama dengan ikan. Mengonsumsi daging putih, dipercaya dapat menurunkan risiko terkena kanker. Sementara itu, risiko kanker akan naik apabila Anda terlalu banyak mengonsumsi “daging merah” seperti daging sapi atau babi.

5. Mengontrol tekanan darah

Daging ayam, bersama dengan kacang-kacangan dan sayur serta buah telah terbukti bisa membantu menurunkan tekanan darah. Namun tentu saja, manfaat daging ayam yang satu ini baru bisa didapatkan apabila Anda mengolahnya secara sehat, bukan dengan digoreng atau dimasak dengan menggunakan banyak garam maupun natriumSekarang, pilihan ada pada Anda. Mau mengonsumsi ayam suntik atau alternatifnya yang lebih sehat: ayam jenis probiotik maupun ayam organik? Jika risikonya lebih rendah, kenapa tidak?Namun apabila Anda masih mengonsumsi ayam broiler, pastikan mengolahnya dengan baik. Potong bagian ayam yang masih mentah dengan pisau berbeda dengan pisau masak untuk mengurangi kontaminasi bakteri E.coli dan Salmonella.Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang ayam jenis organik dan probiotik maupun manfaat daging ayam secara umum, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, download sekarang di App Store dan Google Play.
proteinmakanan sehatnutrisi
Poultry World. https://www.poultryworld.net/Nutrition/Articles/2016/3/Benefits-of-probiotic-fed-Poultry-2780782W/
Diakses 28 November 2019
Nature. https://www.nature.com/articles/s41598-017-06677-z
Diakses 28 November 2019
Live Strong. https://www.livestrong.com/article/178321-what-is-organic-chicken/
Diakses 5 Januari 2021
Food & Nutrition Research. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4462824/
Diakses pada 11 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait