Ayah dan Bunda, Waspadai Bayi Kurang Gizi Beserta Ciri-Cirinya Ini


Ada beberapa ciri-ciri bayi kurang gizi yang bisa diperhatikan, termasuk berat badan rendah, panjang badan yang pendek, serta perut membengkak. Perubahan perilaku seperti rewel dan tidak bersemangat juga menjadi ciri-ciri bayi kurang gizi.

(0)
25 Nov 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ciri-ciri bayi kurang gizi adalah berat badan rendah serta menjadi lebih rewelBayi yang mengalami kekurangan nutrisi akan menjadi lebih rewel dan terlihat gelisah
Setiap orangtua tentu ingin buah hatinya tumbuh serta berkembang dengan ideal dan normal. Namun, beberapa bayi berisiko mengalami kurang gizi dan malnutrisi yang masih menjadi masalah pelik di berbagai negara. Apa saja ciri-ciri bayi kurang gizi?

Ciri-ciri bayi kurang gizi

Bayi kurang gizi dapat menunjukkan gejala yang patut diperhatikan oleh Ayah dan Bunda. Beberapa ciri-ciri bayi kurang gizi, termasuk:

1. Berat badan rendah

Salah satu ciri-ciri bayi kurang gizi yang utama adalah masalah pada berat badan. Si Kecil akan mengalami penurunan berat badan, kenaikan berat badan yang lambat, atau memiliki berat badan di bawah normal. Apabila melihat Si Kecil sulit mengalami pertambahan berat badan atau berat badannya menurun, orangtua harus segera membawanya ke dokter. Gejala kurang gizi pada bayi akan memerlukan pemeriksaan dari dokter sehingga tak cukup memerhatikan dari luar saja. 

2. Tinggi atau panjang badan yang pendek

Ciri-ciri bayi kurang gizi juga ditunjukkan dari tinggi atau panjang badannya. Kekurangan gizi dapat memicu stunting, yakni tinggi atau panjang tubuh rendah yang tidak sesuai dengan umurnya. 

3. Perut membengkak

Selain berat badan dan panjang badan yang pendek, ciri-ciri bayi kurang gizi juga bisa dilihat dari perutnya. Apabila perut Si Kecil membesar atau membengkak, Anda harus segera memeriksakannya ke dokter. Malnutrisi akut pada bayi akibat kekurangan protein dengan gejala pembengkakan di perut disebut dengan kwashiorkor.

4. Lebih rewel

Bayi kurang gizi juga bisa dilihat dari perubahan perilakunya. Biasanya, bayi yang mengalami kekurangan nutrisi akan menjadi lebih rewel dan terlihat gelisah.  

5. Tidak berenergi

Kurang gizi pada bayi dapat membuat ia tidak benergi dan tidak riang seperti biasanya. Anda juga perlu memeriksakan Si Kecil ke dokter apabila ia lebih banyak tidur. 

Ragam penyebab bayi kurang gizi

Bayi kurang gizi dapat terjadi karena beragam faktor. Untuk menangani bayi kurang gizi atau malnutrisi, dokter akan perlu melakukan pemeriksaan dengan mendalam terkait penyebabnya. Ragam penyebab bayi kurang gizi termasuk:

1. Kebutuhan kalorinya tidak terpenuhi

Bayi kurang gizi bisa terjadi karena kekurangan kalori dari susu formula atau ASI. Pada bayi yang diberikan susu formula, ada kemungkinan bahwa sajian susu yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhannya. Faktor ekonomi juga dapat menjadi penyebab kebutuhan kalori anak dan bayi menjadi tidak terpenuhi.

2. Sulit makan karena kondisi medis tertentu

Beberapa bayi dapat mengalami kurang gizi dan malnutrisi karena menderita kondisi medis tertentu, entah itu lahir prematur atau menderita penyakit jantung bawaan. Gangguan tersebut membuat bayi sulit untuk mau menerima makanan dari luar 

3. Tubuhnya sulit menyerap dan mempertahankan nutrisi

Selain tidak berselera untuk makan, beberapa bayi juga sulit untuk menyerap dan mempertahankan nutrisi. Misalnya, bayi dengan diare kronis akan membuat tubuhnya sulit untuk mempertahankan nutrisi dan kalori dari makanan.Sementara itu, kondisi medis seperti penyakit hati kronis, alergi gluten, dan fibrosis kistik dapat memengaruhi kemampuan bayi untuk menyerap dan menyimpan nutrisi yang masuk ke tubuhnya. Kondisi-kondisi tersebut dapat memicu kurang gizi pada Buah Hati Anda.

Catatan dari SehatQ

Ada beberapa ciri-ciri bayi kurang gizi yang bisa diperhatikan, termasuk berat badan badan rendah, panjang badan yang pendek, serta perut membengkak. Untuk mendapatkan informasi lain terkait bayi kurang gizi, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi kesehatan bayi terpercaya.
tumbuh kembang bayigizi anakmerawat bayigizi buruk
Children for Health. https://www.childrenforhealth.org/malnutrition
Diakses pada 11 November 2020
Feeding Matters. https://www.feedingmatters.org/five-warning-signs-child-malnourished
Diakses pada 11 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/malnutrition
Diakses pada 11 November 2020
National Health Service. https://www.nhs.uk/conditions/malnutrition/symptoms
Diakses pada 11 November 2020
World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition
Diakses pada 11 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
0

Artikel Terkait