Awet Muda Hingga Sehatkan Jantung, Ini 8 Manfaat Lari Pagi

Manfaat lari pagi beragam, mulai dari menyehatkan jantung hingga awet muda
Banyak manfaat lari pagi atau jogging yang bisa Anda dapatkan

Tidak semua orang bisa bangun pagi, apalagi langsung melakukan olahraga, seperti jogging atau lari di pagi hari. Padahal, banyak manfaat jogging pagi yang bisa Anda dapatkan, terlebih jika Anda mampu menjadikan salah satu jenis olahraga aerobik ini sebagai rutinitas.

Ketika Anda lari pagi, tubuh akan melepas hormon endorfin yang bisa melepas stres, membuat tubuh lebih bugar, bahkan bisa menghilangkan nyeri kecil pada tubuh. Meski begitu, berolahraga di pagi hari memerlukan persiapan khusus agar Anda mendapatkan manfaat lari pagi secara maksimal.

Apa saja yang harus Anda persiapkan sebelum lari pagi?

Salah satu tantangan yang Anda hadapi ketika melakukan jogging di pagi, yaitu fakta bahwa otot Anda belum panas sama sekali. Ini berbeda dibanding ketika Anda jogging pada sore hari karena Anda sudah melakukan kegiatan tertentu yang merangsang pergerakan otot.

Jika Anda langsung memacu kecepatan saat lari pagi, bukan tidak mungkin Anda malah akan menderita cedera. Untuk itu, Anda perlu melakukan persiapan agar Anda mendapat manfaat lari pagi, yaitu:

Langkah 1: bangun tidur lebih awal kemudian sarapan. Semakin pagi Anda memulai sarapan, semakin cepat Anda bisa jogging. Penting untuk diingat bahwa Anda baru bisa jogging setidaknya 1 jam setelah sarapan.

Konsumsi makanan yang tidak terlalu berat, misalnya roti tawar gandum, susu rendah lemak, jus tanpa gula, atau pisang. Sarapan ringan dalam jumlah sedikit sudah cukup menjadi ‘bahan bakar’ Anda untuk lari pagi. Jangan lupa untuk minum air putih yang banyak.

Langkah 2: lakukan pemanasan. Lari pagi membutuhkan waktu pemanasan yang lebih lama dibanding lari pada sore hari karena otot Anda masih dalam keadaan kaku selepas tidur malam.

Mulailah pemanasan dengan berjalan kaki, mengangkat lengan ke atas untuk mempercepat detak jantung dilanjutkan dengan bernapas dalam menggunakan otot dada dan perut. Setelah 5 menit, putar pergelangan kaki, lutut, dan kepala.

Langkah 3: pilih rute yang bebas polusi. Tidak apa-apa jika Anda ingin berganti rute setiap jogging untuk menghindari kebosanan, tapi pastikan area itu bebas polusi atau setidaknya tidak terlalu ramai dilalui oleh kendaraan bermotor pada pagi hari.

Jogging sebaiknya dilakukan di sekitar area rumah atau taman terdekat. Untuk mendapatkan manfaat jogging pagi, jadikan ini sebagai latihan rutin setidaknya 25 menit per hari selama 5 hari dalam satu minggu.

Langkah 4: kombinasikan latihan. Untuk membuat lari pagi kian menantang, Anda juga bisa mengombinasikannya dengan latihan beban untuk membentuk otot. Saat lari pagi, bawa juga barbel, tapi jangan lebih dari 1,5 kilogram karena beban yang lebih dari itu saat jogging berpotensi membuat tangan Anda cedera.

Langkah 5: pendinginan. Tubuh masih membakar kalori ketika Anda berhenti jogging, apalagi jika Anda juga melakukan sprint ketika lari pagi. Untuk memuluskan penyesuaian tubuh dari olahraga ke fase istirahat, Anda sebaiknya melakukan pendinginan, misalnya dengan berjalan kaki.

Asosisasi Jantung Amerika menganjurkan Anda memperhatikan kondisi kaki sebelum melakukan jogging. Pilih sepatu yang nyaman di kaki Anda, cek apakah setelah jogging Anda justru mengalami lecet atau bengkak pada kaki, dan bila perlu konsultasikan dengan dokter atau profesional yang paham tentang jogging.

Jika persiapan dasar untuk jogging pagi sudah Anda kuasai, saatnya mengetahui manfaat dari kegiatan ini agar Anda semakin termotivasi untuk melakukannya.

Apa saja manfaat lari pagi?

Tujuan seseorang berolahraga bisa beraneka ragam, namun biasanya berkutat antara menjaga kebugaran tubuh atau ingin menurunkan berat badan. Kedua hal itu pun bisa Anda dapatkan dengan melakukan jogging di pagi hari. Secara lengkap, berikut manfaat jogging pagi yang bisa Anda rasakan:

  • Menurunkan berat badan: melakukan jogging di pagi hari selama 30 menit dapat membakar hingga 300 kalori.

  • Meningkatkan kekuatan tulang: jogging di pagi hari juga dapat mencegah cedera dan trauma pada tulang serta menurunkan risiko Anda terkena penyakit tulang seperti osteoporosis, osteoarthritis, maupun arthritis reumatoid (radang sendi).

  • Membentuk otot: terutama pada hamstring, betis, dan area sekitarnya.

  • Menyegarkan pikiran: manfaat jogging ini berhubungan dengan pelepasan hormon endorfin di dalam tubuh. Jogging juga dapat meredakan stres sehingga Anda bisa beraktivitas dengan lebih semangat.

  • Menyehatkan jantung: jogging merupakan jenis olahraga kardio yang memompa darah lebih cepat ke jantung sehingga menormalkan tekanan darah, begitu pula kolesterol dan kadar gula dalam darah.

  • Menyehatkan sistem pernapasan: manfaat jogging bagi sistem pernapasan, yakni membuat kapasitas paru-paru membesar dan otot pernapasan menjadi lebih kuat.

  • Mencegah infeksi: jogging membantu memperkuat sistem imun sehingga tubuh mampu menangkal infeksi virus atau bakteri yang menyebabkan penyakit.

  • Membuat awet muda: dengan jogging, kulit mendapat asupan oksigen dan darah lebih banyak sehingga mempercepat regenerasi sel yang membuat Anda terlihat lebih segar dan muda.

Manfaat lari pagi atau jogging ini hanya bisa didapat jika Anda juga memperhatikan batasan dari tubuh Anda sendiri. Jangan memaksakan diri, justru sebaiknya Anda berlatih meningkatkan intensitas jogging secara bertahap.

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/422043-how-to-jog-in-the-morning/
Diakses pada 11 September 2019

Parenting Firstcry. https://parenting.firstcry.com/articles/10-surprising-benefits-of-jogging-that-you-must-know/
Diakses pada 11 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/exercise-fitness/benefits-of-jogging#longevity
Diakses pada 11 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed