Awas, Minum Alkohol Menyisakan Bakteri Jahat di Mulut

(0)
29 Sep 2020|Azelia Trifiana
Bakteri jahat di mulut dapat bertambah jika mengonsumsi alkoholMinum alkohol dapat membunuh bakteri baik di dalam mulut
Jika dikumpulkan, ada banyak sekali bahaya alkohol jika dikonsumsi berlebihan. Satu yang menarik adalah fakta bahwa minuman beralkohol membunuh bakteri baik dalam mulut. Tak hanya itu, kebiasaan minum alkohol justru menyisakan lebih banyak lagi bakteri jahat penyebab penyakit.Temuan ini muncul pada tahun 2018 lalu. Dalam studi skala besar terhadap orang dewasa di Amerika Serikat, mereka yang rutin mengonsumsi alkohol memiliki bakteri jahat lebih banyak di mulut ketimbang bakteri baik.

Bakteri dan kesehatan mulut

Mulut manusia mengandung miliaran bakteri, baik yang baik maupun jahat. Bakteri jahat adalah penyebab gigi berlubang, masalah gusi, penumpukan plak, hingga napas berbau tak sedap.Setiap saat, bakteri baik dan bakteri jahat di dalam mulut selalu “berperang”. Bakteri baik bekerja tanpa henti memproduksi protein bermanfaat untuk mencegah bakteri jahat berkembang biak terlalu banyak.Para peneliti menemukan dari 1.044 orang dewasa yang rutin minum alkohol, lebih banyak ditemukan bakteri jahat berupa Actinomyces, Leptotrichia, Cardiobacterium, dan Neisseria di mulut mereka. Sebaliknya, jumlah bakteri baik seperti Lactobacillus di mulut orang yang kerap minum alkohol justru lebih sedikit.Hasil ini tentu tidak mengejutkan. Dampak paling nyata bisa terlihat dari bagaimana kondisi gigi orang yang kerap minum alkohol dibandingkan dengan mereka yang tidak.

“Panen” bakteri jahat karena minuman beralkohol

Kondisi tidak seimbang antara bakteri baik dan bakteri jahat di mulut dapat menyebabkan masalah. Ketika bakteri jahat mengalami lonjakan populasi, artinya masalah seperti bau mulut, gigi berlubang, mulut kering, bahkan gigi patah.Ambil salah satu contoh masalah mulut kering. Idealnya, kelompok bakteri baik yang di bagian belakang lidah membantu melawan bakteri Streptococcus penyebab infeksi tenggorokan.Namun ketika seseorang terlalu sering mengonsumsi minuman beralkohol, mulut menjadi kering dan kelembapan alaminya terganggu. Padahal, kelembapan ini sangat diperlukan bakteri baik untuk terus bekerja.Contoh lainnya adalah mulut orang yang sering mengonsumsi minuman beralkohol akan menciptakan lingkungan yang disukai bakteri jahat. Termasuk bakteri yang menyebabkan bau mulut.Di saat bersamaan, air liur yang berperan penting mencegah bau mulut dan gigi berlubang tidak dapat berfungsi optimal. Inilah yang terjadi ketika mulut terus menerus terpapar alkohol. Tak hanya dari minuman keras saja, tapi juga dari obat kumur beralkohol.

Bakteri jahat tak hanya sebabkan masalah mulut

Ketidakseimbangan bakteri baik dan bakteri jahat di mulut tak hanya menyebabkan masalah di gigi dan mulut saja. Para peneliti menemukan bahwa bakteri jahat juga berdampak pada masalah pencernaan dan jantung.Contohnya ketika mengalami gusi berdarah, artinya ada luka terbuka di area mulut. Kondisi ini memberi peluang bagi bakteri untuk masuk ke dalam luka hingga aliran darah.Ada banyak penelitian yang menunjukkan korelasi kuat antara masalah gusi berdarah dan masalah medis seperti serangan jantung, stroke, disfungsi ereksi, bahkan bayi dengan berat badan lahir rendah.

Bagaimana mencegahnya?

Cara termudah untuk menghindari dampak negatif alkohol terhadap keseimbangan bakteri dalam mulut adalah dengan banyak minum air putih. Meningkatkan asupan cairan akan membantu membilas residu alkohol dari lidah dan jaringan oral.  Setidaknya, konsumsi air sebanyak 1,5 liter untuk membantu mengisi kembali air liur atau saliva.Selain itu, hindari penggunaan obat kumur beralkohol. Sementara untuk pasta gigi, pilih yang kandungannya lembut seperti lidah buaya dan hindari yang mengandung sodium lauryl sulfate atau SLS.Memastikan cara sikat gigi sudah tepat dan membersihkan sela gigi dengan dental floss adalah metode paling efektif untuk menghilangkan partikel sisa makanan. Ingat bahwa sisa makanan di sela gigi akan mengundang lebih banyak bakteri jahat di mulut.Jadi, orang yang mengonsumsi minuman beralkohol cukup sering harus sadar betul kemungkinan lebih banyak bakteri jahat ketimbang bakteri baik di dalam mulut. Pastikan pula menjaga kesehatan mulut serta memastikan asupan cairan tubuh memadai.
penyakitalkoholkesehatan gigi
Healthline. https://www.healthline.com/health-news/alcoholic-drinks-kill-good-mouth-bacteria-but-leave-the-bad#1
Diakses pada 13 September 2020
Microbiome Journal. https://microbiomejournal.biomedcentral.com/articles/10.1186/s40168-018-0448-x
Diakses pada 13 September 2020
Health Harvard. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/drinking-alcohol-may-increase-levels-of-harmful-mouth-bacteria#:~:text=A%20study%20published%20online%20April,%2C%20cancer%2C%20and%20heart%20disease.
Diakses pada 13 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait