Autoclave adalah Alat Penting untuk Sterilisasi


Autoclave adalah salah satu alat penting dalam dunia kedokteran. Alat ini berfungsi dalam proses sterilisasi agar perlengkapan medis dapat memberikan bantuan yang lebih baik bagi pengobatan.

0,0
17 Dec 2020|Dedi Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Autoclave adalah alat sterilisasi yang penting dalam dunia medisAutoclave digunakan untuk mensterilisasi alat-alat medis
Fungsi autoclave adalah sebagai ruangan untuk mensterilisasi alat-alat dan perlengkapan kedokteran. Proses sterilisasi ini memakai metode uap bertekanan tinggi.Teknik tersebut mirip dengan panci presto yang memberikan tekanan uap tekanan tinggi yang justru berperan mengencangkan tutupnya. Seperti apakah prosesnya?

Bagaimana autoclave bekerja?

Untuk menjaga agar autoclave bisa bekerja dengan baik, suhu biasanya akan dikendalikan dengan termometer raksa dengan batang logam. Suhu ini temperatur dalam ruangan berisi uap atau autoclave.Selain suhu, autoclave adalah alat yang juga dilengkapi dengan pengukur tekanan uap. Tak tanggung-tanggung, tekanan uap tersebut bisa setara dengan tekanan atmosfer di permukaan laut.Suhu dan tekanan uap yang tinggi semata-mata demi peralatan medis yang steril. Kondisi steril ini adalah salah satu syarat bisa digunakan untuk menolong pasien.

Autoclave adalah alat penting di saat genting

Jika autoclave berbentuk ruangan, kepemilikannya sering kali terbatas. Ruangan dengan suhu dan tekanan uap yang tinggi tentu memerlukan sumber daya yang tidak sedikit. Padahal, semua fasilitas kesehatan membutuhkannya, dari yang paling sederhana seperti Puskesmas hingga rumah sakit.Sterilisasi alat medis sangatlah diperlukan, misalnya dalam melakukan operasi. Di negara-negara berkembang, terbatasnya autoclave menjadi salah satu hambatan dalam melakukan prosedur yang cepat dan aman.Sementara prosedur sterilisasi ini sering menjadi satu-satunya cara untuk menyelamatkan jiwa atau mencegah kecacatan pada pasien.Jangan anggap enteng fasilitas kesehatan karena WHO mencatat bahwa setidaknya ada 500.000 wanita yang meninggal tiap tahun akibat komplikasi kehamilan. Padahal, hal ini bisa diatasi dengan operasi sederhana seandainya fasilitas primer memiliki peralatan yang memadai.Tak hanya ibu hamil yang bisa mendapat manfaat jika saja alat medis memadai, termasuk kepemilikan autoclave. Orang yang mengalami kecelakaan lalu lintas, jatuh, luka bakar, korban bencana, korban KDRT, infeksi, hingga cacat bawaan akan mendapatkan manfaatnya.

Apa saja jenis alat autoclave?

Kebutuhan akan autoclave membuat berbagai pihak bertekad mewujudkan pemerataan. Beberapa jenis autoclave dengan biaya lebih murah kemudian diluncurkan.Harapan pengadaan tipe autoclave tersebut adalah semua fasilitas medis bisa memperoleh manfaatnya, khususnya di negara berkembang. Apa sajakah jenisnya?

1. Autoclave pressure cooker

Salah satu solusi agar kepemilikan alat sterilisasi peralatan medis bisa merata adalah autoclave pressure cooker. Bentuknya sangat mirip dengan panci presto untuk memasak. Alat ini lebih murah dan mudah dioperasikan.Pengguna bisa melakukan sterilisasi dengan mudah karena monitor terhubung dengan sensor panas yang terintegrasi. Monitor ini lalu memberikan instruksi secara lisan pada pengguna.Melalui monitor tersebut, pengguna bisa mengetahui apakah proses pembersihan telah selesai atau belum. Semua data proses sterilisasi kemudian dikirim secara online untuk dianalisis.Salah satu keunggulan jenis autoclave adalah bisa beroperasi tanpa memerlukan tenaga listrik. Cara kerjanya benar-benar seperti panci presto.Hanya butuh kompor agar alat ini bisa bekerja optimal dalam membantu sistem medis, bahkan di fasilitas kesehatan terpencil.

2. Autoclave solar system

Solusi lain bagi fasilitas kesehatan yang berlum dijangkau oleh adanya listrik yang memadai adalah Solarclave. Seperti namanya, alat ini adalah autoclave mini yang mengandalkan tenaga matahari.Solarclave memiliki kapasitas untuk menahan tekanan tinggi hingga 15 psi dengan suhu internal 121 derajat Celcius.Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, autoclave tenaga surya telah berfungsi dengan ketel uap berkapasitas 250 mL. Adapun parabola untuk mengkonversi tenaga matahari menjadi listrik, menghasilkan uap bagi bejana kedap udara berkapasitas 5L.Ada pula indikator untuk mengukur suhu dan mengaktifkan lampu LED ketika proses sterilisasi sudah tercapai.Keunggulan autoclave tenaga surya ini meliputi:
  • Memisahkan parabola pengumpul tenaga surya dan bejana agar proses pengumpulan stabil
  • Mampu mengukur skala ukuran sistem dengan pengumpul tenaga surya tambahan
  • Terdapat modular elektrik untuk mengukur suhu, tekanan, sinar matahari, dan energi eksternal
  • Desain ringkas sehingga memudahkan pengiriman
Terpenuhinya peralatan medis seperti autoclave adalah salah satu cara agar kemampuan fasilitas kesehatan bisa optimal.Sebelumnya, autoclave memang mahal dan hanya dimiliki oleh rumah sakit kelas kakap. Tapi dua jenis autoclave yang lebih sederhana tersebut dapat menjadi solusi bagi fasilitas kesehatan dengan dana terbatas.Meski begitu, kerja sama dari semua pihak tentu saja diperlukan agar tujuan mulia tersebut bisa tercapai.Penasaran dengan autoclave atau alat medis lainnya? Anda bisa konsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
operasirumah sakit
FDA. https://www.fda.gov/inspections-compliance-enforcement-and-criminal-investigations/inspection-guides/steam-pressure-retorts-and-autoclaves
Diakses pada 17 Desember 2020
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/autoclave/definition.htm
Diakses pada 17 Desember 2020
WHO. https://www.who.int/medical_devices/poster_a18.pdf
Diakses pada 17 Desember 2020
WHO.  https://www.who.int/medical_devices/innovation/compendium_other2013_2.pdf
Diakses pada 17 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait