Kulit Kepala Kering, Ini Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Tepat


Kulit kepala kering ditandai dengan munculnya rasa gatal, iritasi, dan mengelupas. Kulit kepala kering dan gatal yang mengelupas biasanya berupa serpihan kecil dan kering. Untuk mengatasinya, kenali penyebabnya terlebih dahulu.

0,0
28 Jan 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kulit kepala kering disebabkan oleh beberapa halKulit kepala kering dan gatal dapat menimbulkan rasa tidak nyaman
Kulit kepala kering tentu dapat mengganggu penampilan dan kenyamanan. Tidak hanya ketombe, keberadaan kulit kepala kering disertai gatal juga sama tak enaknya. Lalu, apa penyebab dan bagaimana cara mengatasi kulit kepala kering? 
Mengetahui perbedaan ketombe dan kulit kepala kering merupakan langkah awal untuk menentukan cara mengatasi kulit kepala kering yang Anda alami. Namun, Anda wajib mengenali penyebab kulit kepala kering terlebih dahulu. Sebab, berbeda penyebab, maka berbeda pula langkah penanganannya. 

Penyebab kulit kepala kering 

Kulit kepala kering adalah kondisi yang berbeda dengan ketombe
Kondisi kulit kepala kering tidak sama dengan ketombe
Adapun beberapa penyebab kulit kepala kering adalah sebagai berikut. 

1. Cuaca dingin dan udara kering

Salah satu penyebab kulit kepala kering adalah cuaca dingin dan udara kering. Pergantian cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan kulit area tubuh, termasuk kulit kepala menjadi kering. Selain itu, udara kering karena terlalu lama berada di ruangan ber-AC bisa jadi penyebab kulit kepala kering terjadi. 

2. Gonta-ganti produk perawatan rambut

Kebiasaan gonta-ganti produk perawatan rambut juga bisa menjadi penyebab kulit kepala kering karena kandungan bahan keras di dalamnya. Hal ini juga mungkin termasuk penggunaan sampo secara berlebihan. 

3. Eksim

Penyebab kulit kepala kering dan gatal berikutnya adalah eksim. Eksim juga dapat menimbulkan gejala kulit kepala mengelupas.Munculnya eksim diduga karena adanya masalah pada sistem kekebalan tubuh Anda, hormon, dan genetik. Dalam istilah medis, jenis eksim ini disebut dengan dermatitis seboroik.

4. Psoriasis

Selain eksim, kondisi psoriasis dapat menjadi penyebab kulit kepala kering dan gatal. Psoriasis adalah kondisi yang ditandai dengan bercak merah dan bersisik pada kulit kepala. Penyakit kulit ini merupakan kondisi kulit kepala kering kronis karena biasanya disebabkan oleh penyakit autoimun.Gejala psoriasis yang khas adalah kulit kepala kering dan gatal serta muncul kerak tebal. Bila sudah parah, gejala psoriasis bahkan dapat menyebar ke area kulit leher, siku, punggung dan telapak kaki.

Perbedaan ketombe dan kulit kepala kering

Sekilas perbedaan ketombe dan kulit kepala kering mungkin sulit diidentifikasi. Ya, bentuknya yang mirip membuat banyak orang tidak dapat mengenali beda ketombe dan kulit kepala kering dengan benar.Namun, sebenarnya berbeda nama maka berbeda pula definisi, penyebab, gejala, dan cara mengatasi kedua kondisi kulit ini.Beda ketombe dan kulit kepala kering dapat dilihat dari penyebab dan gejalanya. Apa perbedaan ketombe dan kulit kepala kering? Simak perbedaan ketombe dan kulit kepala kering selengkapnya berikut ini.

1. Definisi ketombe dan kulit kepala kering

Ketombe kering dan kulit kepala kering adalah hal yang berbeda
Ketombe dan kulit kepala kering adalah kondisi yang berbeda
Salah satu perbedaan ketombe dan kulit kepala kering bisa dilihat dari definisinya. Ketombe adalah masalah kulit kepala yang umum terbentuk akibat serpihan kulit kepala yang mengelupas.Terkadang, serpihan kulit kepala mengelupas tersebut berwarna kekuningan serta berminyak, menempel pada rambut dan kulit kepala. Sedangkan, kondisi kulit kepala kering terjadi ketika serpihan kulit warna putih yang sudah mengelupas jatuh ke area bahu. Kondisi tersebut yang kemudian kerap disalahartikan banyak orang sebagai ketombe. Kulit kepala kering juga bisa disertai dengan kulit kepala mengelupas, iritasi, serta menyebabkan gatal dan timbul kemerahan. 

2. Penyebab ketombe dan kulit kepala kering

Perbedaan ketombe dan kulit kepala kering berikutnya dapat dilihat dari penyebabnya. Penyebab ketombe adalah kondisi dermatitis seboroik atau perubahan kulit menjadi berminyak, ruam, dan bersisik. Sisik berwarna putih atau kuning yang mengelupas inilah yang disebut dengan ketombe. Pada kasus yang parah, ketombe tersebut bisa jatuh bertebaran di area bahu sehingga dapat mengganggu penampilan. Di samping itu, penyebab ketombe seringkali dipicu pula oleh jamur yang dikenal dengan Malassezia
Serpihan ketombe kering biasanya lebih halus
Ketombe sering terjadi pada rambut yang berminyak
Sama seperti kulit tangan atau kaki, kulit kepala juga bisa kering dan mengelupas. Penyebab kulit kepala kering adalah dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh, serta kondisi tubuh yang kekurangan kelembapan. Bahkan, dalam kasus kulit kepala mengelupas yang disebabkan oleh kondisi psoriasis, sistem kekebalan tubuh bisa menjadi salah satu penyebabnya. Penyebab kulit kepala mengelupas lainnya bisa dipicu oleh berbagai faktor. Misalnya, udara dingin dan kering, dermatitis kontak atau reaksi alergi terhadap produk perawatan rambut tertentu (hairspray, sampo, gel styling), serta usia lanjut. 

3. Gejala ketombe dan kulit kepala kering

Perbedaan ketombe dan kulit kepala mengelupas juga dapat dilihat dari gejalanya. Ketombe biasanya disertai dengan kondisi rambut dan kulit kepala tampak berminyak. Serpihan ketombe berukuran lebih besar berwarna kuning atau putih. Di samping itu, kulit kepala pada rambut berketombe menyebabkan gatal, serta timbul kulit kemerahan dan bersisik.Sedangkan, kulit kepala mengelupas biasanya memiliki serpihan lebih kecil dan kering. Kulit kepala kering dan mengelupas juga diikuti dengan kulit kering pada bagian tubuh Anda yang lain. Sama seperti ketombe, kulit kepala mengelupas bisa disertai dengan rasa gatal. Untuk lebih mudahnya, berikut adalah tabel perbedaan ketombe dan kulit kepala kering. 
KarakteristikKetombeKulit kepala kering
Berminyak, serpihan besar berwarna kuning atau putihYa 
Serpihan lebih kecil dan kering Ya
Kulit kepala gatalYaYa
Kulit kepala berminyak, merah, bersisikYa 
Kulit kering di bagian lain dari tubuh Anda Ya

Cara mengatasi kulit kepala kering secara alami

Ada beberapa cara mengatasi kulit kepala kering secara alami yang dapat dilakukan di rumah.Meski demikian, perlu diketahui bahwa bahan-bahan alami di bawah ini mungkin masih membutuhkan penelitian lebih lanjut guna membuktikan efektivitasnya. Jadi, alangkah baiknya Anda berhati-hati sebelum menggunakannya. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui keamanannya sesuai kondisi Anda. Berikut adalah cara mengatasi kulit kepala kering secara alami. 

1. Minyak kelapa

cara mengatasi kulit kepala kering bisa dengan minyak kelapa
Minyak kelapa memiliki sifat antijamur dan antibakteri
Salah satu cara mengatasi kulit kepala kering adalah dengan minyak kelapa. Minyak kelapa telah lama dipercaya untuk kesehatan kulit, termasuk kulit kepala kering. Manfaat minyak kelapa dapat melembapkan kulit kepala, serta memiliki sifat antijamur dan antibakteri yang bisa mengurangi risiko infeksi.Cara menggunakan minyak kelapa untuk kulit kepala kering dan gatal adalah dengan mengoleskannya ke area kulit kepala seraya memijatnya perlahan. Kemudian, diamkan selama 10 menit. Lalu, bilas dengan air sampai bersih.

2. Lidah buaya

Cara mengatasi kulit kepala kering berikutnya bisa dengan lidah buaya. Manfaat lidah buaya memiliki sifat anti peradangan yang dapat membantu mengurangi iritasi kulit sekaligus menjadi pelembap yang efektif. Anda bisa menggunakan gel lidah buaya dari tanamannya secara langsung atau gel lidah buaya yang banyak dijual di pasaran. Cukup oleskan gel lidah buaya ke permukaan kulit kepala selama 10 menit. Kemudian, bilas dengan air sampai bersih.

3. Cuka apel

Cuka apel bisa jadi cara menghilangkan kulit kepala kering dan mengelupas
Kandungan antimikroba bisa menghilangkan kulit kepala kering dan gatal
Cuka apel dapat digunakan sebagai cara mengatasi kulit kepala kering secara alami. Cuka apel dapat membantu mengurangi gejala kulit kepala kering. Selain itu, sifat antimikroba mampu menghilangkan alergi atau jamur yang menyebabkan kulit kepala kering dan gatal.Cara menggunakannya, larutkan cuka apel terlebih dahulu dengan sedikit air. Lalu, oleskan pada permukaan kulit kepala seraya memijatnya perlahan. Diamkan selama 5 menit sebelum mencucinya dengan air dan sampo.

4. Minyak jojoba

Seperti minyak kelapa, minyak jojoba dapat menjadi pelembap yang efektif. Minyak jojoba dipercaya dapat meredakan kulit kepala kering dengan cepat.Kemampuan antiradang di dalamnya dapat mengobati kondisi kulit yang memengaruhi kulit kepala.Cara menggunakannya, tambahkan beberapa tetes minyak jojoba ke dalam sampo yang biasa Anda gunakan untuk keramas. Setelah itu, pijat kulit kepala dengan lembut. Lalu, diamkan sebelum dibilas dengan air sampai bersih.

5. Pisang

Tahukah Anda kalau buah pisang dapat digunakan sebagai cara mengatasi kulit kepala kering secara alami? Selain menjadi pelembap, pisang memiliki antimikroba alami yang dipercaya mampu membersihkan kulit kepala mengelupas.Cara menggunakannya pun mudah, cukup haluskan 1 buah pisang terlebih dahulu. Kemudian, campurkan buah pisang yang sudah dihaluskan dengan beberapa sendok makan minyak kelapa atau minyak zaitun. Aduk merata seluruh bahan tersebut sampai menjadi pasta masker. Lalu, oleskan pada permukaan kulit kepala, diamkan selama 10 menit. Cuci bersih sesudahnya. 

Cara mengatasi kulit kepala kering dan mengelupas lainnya

Jika bahan alami tidak cukup ampuh sebagai cara menghilangkan kulit kering di kepala, Anda bisa menggunakan berbagai cara mengatasi kulit kepala kering dan mengelupas lainnya.Berikut adalah ulasan selengkapnya. 

1. Oleskan pelembap atau moisturizer

Cara mengatasi kulit kepala kering dan mengelupas dapat diobati dengan menerapkan pelembap berformula ringan. Anda bisa mengoleskan pelembap pada kulit kepala setiap sebelum tidur di malam hari. Nantinya, serpihan kulit kepala mengelupas akan hilang begitu Anda mencuci rambut keesokan harinya. Anda juga dapat menggunakan sampo antiiritasi dan mengandung pelembap sebagai cara mengatasi kulit kepala kering.

2. Gunakan salep dan sampo mengandung asam salisilat

Cara mengatasi kulit kepala kering dan mengelupas bisa pula dilakukan dengan menggunakan obat topikal mengandung asam salisilatAnda bisa menemukannya dalam sampo, krim, gel, lotion, atau salep.Untuk kadar asam salisilat lebih tinggi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan obat resep yang tepat. 

3. Minum air putih

Cara mengatasi kulit kepala kering dan mengelupas yang paling mudah adalah dengan memastikan kebutuhan cairan tubuh telah terpenuhi. Untuk itu, pastikan Anda minum 8 gelas per hari. Selain mencegah tubuh dari risiko dehidrasi, kebiasaan ini juga dapat menjaga kondisi kulit kepala tetap terhidrasi sehingga kondisi kulit kepala kering dapat dihindari. 

4. Cuci rambut secara teratur

Salah satu cara megatasi kulit kering di kepala adalah dengan mencuci rambut secara rutin. Cuci rambut menggunakan sampo antiiritasi dan mengandung pelembap. Pastikan rambut dibilas dengan bersih setelah keramas.

5. Obat resep dokter

Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat sebagai cara mengatasi kulit kepala kering dan mengelupas. Biasanya dokter akan meresepkan sejumlah obat yang mengandung antijamur, kortikosteroid, dan vitamin D untuk mengatasi masalah kulit kepala kering.Masih punya pertanyaan seputar penyebab kulit kepala kering dan gatal? Tanyakan langsung dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Caranya, unduh sekarang melalui App Store dan Google Play.
kesehatan kulit kepalakulit keringkulit dan kecantikankesehatan rambut
Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-disorders/dandruff-vs-dry-scalp
Diakses pada November 2018
Healthline. https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-dry-scalp#avocados
Diakses pada 27 Januari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320988.php
Diakses pada 27 Januari 2020
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/psoriasis/scalp-psoriasis-vs-dandruff
Diakses pada 27 Januari 2020
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/psoriasis/scalp-psoriasis
Diakses pada 17 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait