Apakah Kaki Bengkak Setelah Melahirkan, Normal? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


Saat hamil, beberapa bagian tubuh mengalami pembengkakan, terutama pada kaki. Kondisi pembengkakan ini bahkan bisa kembali muncul setelah Anda melahirkan. Bagaimana cara mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan?

(0)
26 Nov 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kaki bengkak setelah melahirkan dapat diatasi dengan berbagai caraKaki bengkak tidak hanya terjadi saat hamil, tapi juga setelah melahirkan
Saat hamil, beberapa bagian tubuh mengalami pembengkakan terutama pada kaki. Kondisi pembengkakan ini bahkan bisa kembali muncul setelah Anda melahirkan Kaki bengkak setelah melahirkan bisa membuat penderitanya merasa tidak nyaman dan terganggu mobilitasnya. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Bahayakah kaki bengkak setelah melahirkan?

Mengalami kaki bengkak pascamelahirkan adalah hal normal yang biasa terjadi setelah proses persalinan. Umumnya, bengkak pada kaki setelah melahirkan atau edema postpartum ini akan hilang dalam waktu sekitar satu minggu.Namun, kondisi ini mungkin saja dapat terjadi lebih lama, terutama pada ibu hamil dengan gangguan preeklampsia. Selama beberapa hari setelah persalinan, jaringan ekstra, pembuluh darah dan cairan dalam kandungan masih tersimpan dalam tubuh.Selanjutnya, ginjal akan bekerja ekstra waktu untuk mengeluarkan cairan tersebut melalui urine atau keringat.Meski merupakan hal yang normal, jika kondisi ini mengganggu, sebaiknya Anda memperhatikan apa saja penyebab dari kondisi ini dan bagaimana cara tepat untuk mengatasinya.Baca juga: Pitting Edema Adalah Kondisi Pembengkakan Akibat Penumpukan Cairan

Penyebab kaki bengkak setelah melahirkan

Pembengkakan setelah melahirkan dapat terjadi pascapersalinan normal ataupun caesar. Umumnya, pembengkakan yang terjadi memengaruhi kaki dan wajah, namun Anda tidak perlu khawatir karena ini merupakan hal yang wajar.Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kaki bengkak setelah melahirkan, di antaranya adalah:

1. Penumpukan cairan

Dikutip dari American Preganancy, selama kehamilan, tubuh menyimpan 50 persen lebih banyak darah dan cairan dari berat badan tubuh untuk perkembangan janin.Usai melahirkan, secara bertahap tubuh pun menghilangkan cairan ini melalui urine dan keringat. Namun, untuk sementara cairan tersebut dapat bocor ke jaringan tubuh lainnya sehingga menyebabkan pembengkakan.

2. Cairan infus

Ketika melahirkan, terutama jika menjalani operasi caesar, Anda mungkin mendapat cairan infus. Cairan tambahan ini tak akan langsung hilang sehingga menimbulkan pembengkakan pada tubuh Anda, termasuk di kaki.

3. Mengejan saat persalinan

Mengejan saat melahirkan dapat menyebabkan cairan kehamilan yang berlebih pindah ke kaki, tangan, wajah, ataupun anggota tubuh lain karena adanya tekanan. Hal ini bisa memicu terjadinya pembengkakan.

4. Hormon

Selama kehamilan, kadar hormon progesteron meningkat. Kondisi ini dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh sehingga terjadi pembengkakan selama kehamilan, serta pembengkakan lanjutan setelah melahirkan.

5. Tidak banyak bergerak setelah melahirkan

Setelah melahirkan, kebanyakan ibu tentu ingin beristirahat dan tak banyak bergerak. Namun, tidak banyak bergerak setelah melahirkan dapat membuat tubuh lebih sulit mengeluarkan cairan. Akibatnya, pembengkakan setelah melahirkan pun tetap terjadi.Biasanya kaki bengkak setelah melahirkan akan hilang dalam waktu sekitar satu minggu. Kondisi tersebut bisa lebih lama bertahan, jika saat hamil Anda menderita preeklampsia atau tekanan darah tinggi yang menyebabkan pembengkakan berlebih pada kaki di akhir kehamilan.

Cara menghilangkan kaki bengkak setelah melahirkan

Agar kaki bengkak pascamelahirkan segera sembuh dan membaik, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan. Berikut cara mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan yang bisa Anda coba:

1. Tidak berdiri terlalu lama

Jika kaki masih bengkak setelah persalinan, sebaiknya jangan berdiri terlalu lama. Bila Anda diharuskan untuk berdiri, sempatkan untuk sesekali beristirahat guna meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu, hindari menyilangkan kaki karena dapat memperlambat aliran darah.

2. Menggunakan alas kaki yang nyaman

Hindari sepatu yang kekecilan dan memiliki hak tinggi karena dapat menghambat peredaran darah dan memperburuk pembengkakan. Sebaiknya, gunakanlah alas kaki yang lebih longgar agar kaki Anda nyaman.

3. Hindari mengonsumsi makanan olahan

Berbagai makanan olahan mengandung sodium dalam jumlah tinggi yang bisa memperburuk pembengkakan setelah melahirkan. Oleh sebab itu, hindarilah makanan olahan dan perbanyak mengonsumsi sayur dan buah.

4. Meletakkan kaki lebih tinggi

Untuk mengurangi pembengkakan pada kaki dan memperlancar sirkulasi darah, cobalah meletakkan kaki di tempat yang lebih tinggi. Ini dapat mendorong cairan mengalir ke seluruh tubuh. Anda bisa berbaring dan meletakkan kaki di atas kursi atau meja.

5. Melakukan olahraga ringan

Cara menghilangkan kaki bengkak setelah melahirkan lainnya adalah dengan olahraga. Olahraga ringan, seperti berjalan santai ataupun jogging, dapat mendorong sirkulasi darah sehingga meringankan pembengkakan kaki. Sebelum memulai olahraga setelah melahirkan, sebaiknya konsultasikan pada dokter untuk memastikan kondisi Anda baik-baik saja.

6. Minum banyak air putih

Banyak minum air putih dapat membantu mengurangi pembengkakan dengan melancarkan keluarnya urine. Selain itu, langkah ini juga dapat membuat Anda terhindar dari dehidrasi yang dapat menyebabkan penumpukan cairan dan memperburuk pembengkakan kaki.

7. Pijat setelah melahirkan

Melakukan pijat setelah melahirkan bisa membantu relaksasi, menghilangkan sakit, dan mengurangi pembengkakan. Selain itu, pijat juga dapat melancarkan sirkulasi darah.Jika Anda tertarik melakukan pijat, pastikan Anda memilih terapis yang profesional, terutama dalam memijat wanita yang baru melahirkan. Cara memijat pergelangan kaki bengkak pasca melahirkan tentu harus dilakukan secara perlahan. Selain itu, tidak boleh dilakukan jika kaki terasa nyeri.

8. Hindari konsumsi garam dan kafein berlebihan

Jika kandungan garam atau natrium dalam tubuh Anda berlebihan, maka tubuh akan mengalami penumpukan cairan. Asupan garam yang terlalu banyak justru akan memperburuk kondisi kaki bengkak pascamelahirkan.Selain garam, hindari juga minuman dengan kafein yang terlalu tinggi. Ini karena minuman atau makanan yang mengandung kafein seperti kopi, teh, dan coklat dapat memicu tubuh kehilangan lebih banyak cairan dan tidak memperbaiki kondisi bengkak pada kaki.Baca juga: Kaki Membengkak Hingga Gangguan Saraf, Mungkinkah Gejala Penyakit Beri-Beri?

Kapan harus ke dokter?

Meski kaki bengkak setelah melahirkan umumnya merupakan hal yang wajar, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter jika pembengkakan tak kunjung berkurang setelah seminggu,Anda juga sebaiknya berkonsultasi ke dokter jika pembengkakan disertai gejala lain, seperti sakit kepala, pusing, penglihatan kabur, nyeri dada, sulit bernapas, atau pembengkakan hanya terjadi pada satu kaki.Jika Anda ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
melahirkankehidupan pasca melahirkanpembengkakan
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/postpartum-swelling#exercise
Diakses pada 26 November 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322504.php#seeing-a-doctor
Diakses pada 26 November 2019
Baby Center. https://www.babycenter.com/0_postpartum-swelling-edema_1152274.bc
Diakses pada 26 November 2019
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/postpartum-health-and-care/postpartum-swelling/
Diakses pada 26 November 2019
American Pregnancy. https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-health-wellness/swelling-during-pregnancy-1017/. Diakses pada 25 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait