logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Pria

Asthenozoospermia, Ketika Pergerakan Sperma Lambat dan Pengaruhi Kesuburan

open-summary

Asthenozoospermia disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti adanya penyakit varikokel, cedera testis, hingga kanker testis. Kondisi ini dapat diatasi dengan menerapkan gaya hidup sehat.


close-summary

25 Nov 2019

| Rena Widyawinata

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

asthenozoospermia

Asthenozoospermia adalah kondisi saat sperma tidak bisa bergerak dengan lincah

Table of Content

  • Penyebab asthenozoospermia
  • Apakah motilitas sperma memengaruhi kesuburan?
  • Cara mengatasi asthenozoospermia
  • Catatan dari SehatQ

Ada beberapa kelainan sperma yang dapat memengaruhi kemampuan Anda dalam membuahi sel telur. Salah satunya adalah asthenozoospermia. 

Advertisement

Asthenozoospermia adalah kondisi ketika motilitas sperma tidak baik. Motilitas sperma sendiri adalah kemampuan pergerakan sperma untuk berenang menuju sel telur. 

Apa saja yang menyebabkan kondisi ini?

Penyebab asthenozoospermia

Motilitas sperma adalah kemampuan sperma untuk berenang menuju sel telur. Motilitas sperma dikatakan sehat jika mampu bergerak setidaknya 25 mikrometer per detik. 

Seseorang yang memiliki asthenospermia (atau astenozoospermia) memiliki masalah dalam pergerakan sperma. Artinya, pergerakan sperma bisa lambat atau bahkan tidak bergerak sama sekali.

Selain pergerakan sperma lambat (kurang dari 25 mikrometer per detik), seorang pria disebut mengalami asthenozoospermia jika kurang dari 32% jumlah sel sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi punya motilitas yang rendah. 

Terdapat berbagai penyebab seseorang mengalami asthenozoospermia. Kerusakan pada testis, tempat produksi dan menyimpan sperma, juga dapat memengaruhi kualitas sperma, salah satunya motiltas rendah.

Di samping itu, faktor keturunan, penyakit tertentu, hingga gaya hidup bisa memperbesar risiko Anda untuk memiliki motilitas sperma yang rendah.

Jika dirangkum, beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami asthenozoospermia, antara lain:

  • Varikokel (pembengkakan pembuluh darah di skrotum) 
  • Kanker testis
  • Infeksi
  • Operasi di bagian testis
  • Cedera testis
  • Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok
  • Pekerjaan yang rentan trauma di area panggul (sopir, pelukis, atlet)
  • (pembuluh darah di skrotum membengkak)
  • Kelainan bawaan lahir (kongenital)

Selain faktor-faktor di atas, penggunaan jangka panjang steroid anabolik juga bisa menyebabkan jumlah sperma sedikit dan motilitasnya rendah. Sama halnya dengan obat-obatan tertentu yang dapat memengaruhi kualitas sperma.

BACA JUGA: Teratozoospermia, Saat Bentuk Sperma Tidak Normal

Apakah motilitas sperma memengaruhi kesuburan?

Hampir 90% kasus infertilitas disebabkan oleh jumlah sperma yang rendah. Akan tetapi, motilitas sperma rendah juga tak bisa dianggap remeh.

Seperti yang telah disinggung sedikit di atas, asthenozoospermia, atau motilitas sperma rendah dapat memengaruhi kemampuan Anda dalam membuahi sel telur. 

Ada beberapa kriteria sperma sehat yang dapat mempermudah terjadinya pembuahan, antara lain jumlahnya, motilitas, dan bentuknya. Sperma perlu bergerak menuju sel telur setelah dikeluarkan. Ketika motilitasnya rendah, sperma pun jadi akan lebih sulit untuk mencapai sel telur. Pembuahan pun akan lebih sulit terjadi.

Meski demikian, Anda tak perlu langsung khawatir jika mengalami asthenozoospermia. Motilitas sperma yang rendah tidak berarti seorang pria serta-merta tidak bisa punya anak. Asthenozoospermia dapat disembuhkan.

BACA JUGA: Memahami Azoospermia, Kondisi Ketika Air Mani Tidak Mengandung Sperma

Cara mengatasi asthenozoospermia

Untungnya, motilitas sperma yang rendah bisa diperbaiki. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi asthenozoospermia atau motilitas sperma rendah.

1. Berhenti merokok dan konsumsi alkohol

Kualitas sperma dapat menurun akibat pola hidup yang tidak sehat, seperti merokok ataupun minum alkohol. Itu sebabnya, untuk membuat motilitas sperma kembali baik berhentilah merokok dan minum alkohol.

2. Makan makanan bergizi

Mengonsumsi makanan penyubur sperma menjadi cara ampuh untuk meningkatkan kualitas sperma, termasuk mengatasi masalah motilitas sperma.

Makan makanan yang mengandung omega-3 dapat membantu pergerakan sperma lincah kembali. Hal ini juga didukung oleh sebuah penelitian dalam Journal of Dietary Supplements, yang menyebutkan bahwa asam lemak omega-3 terbukti dapat meningkatkan gerak sperma. 

3. Menjaga berat badan ideal

Obesitas dapat membuat kualitas sperma Anda menurun dan menyebabkan motilitas sperma rendah. Itu sebabnya, penting bagi Anda untuk menjaga berat badan ideal.

Perhatikan kalori yang masuk dan yang dikeluarkan. Tetaplah aktif bergerak dan perhatikan gizi seimbang.

4. Hindari stres

Stres menjadi pangkal dari banyak keluhan medis, termasuk berkurangnya motilitas sperma. Untuk itu, cari tahu cara relaksasi dan mengelola stres yang paling sesuai dengan diri Anda.

BACA JUGA: Sperma Anda Subur atau Tidak? Ini Cara Membedakannya

5. Olahraga rutin

Asthenozoospermia juga bisa disebabkan oleh rendahnya kadar hormon testosteron. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan hormon testosteron adalah dengan berolahraga.

Tak hanya membantu memperbaiki kualitas sperma, aktif bergerak dan berolahraga juga dapat menjaga berat badan tetap ideal dan mengatasi stres. Lakukan olahraga minimal 30 menit setiap harinya.

6. Gunakan pakaian dalam yang longgar

Pakaian dalam yang terlalu ketat dapat meningkatkan suhu testis. Padahal, suhu testis yang tinggi juga menjadi salah satu penyebab kualitas sperma menurun, salah satunya motilitas rendah.

Itu sebabnya, untuk mengatasi asthenozoospermia, pakailah pakaian dalam yang longgar. Pakaian dalam yang longgar membantu testis berada pada suhu yang lebih rendah daripada suhu tubuh.

Suhu testis yang lebih rendah adalah salah satu kondisi ideal untuk produksi sperma yang berkualitas. Selain pakaian dalam atau celana yang longgar, Anda juga bisa mencoba tidur tanpa celana dalam.

7. Minum suplemen

Beberapa jenis suplemen dapat meningkatkan motilitas sperma, seperti kombinasi vitamin E dan selenium. Meski begitu, Anda tetap perlu berkonsultasi dulu ke dokter sebelum meminumnya.

Dengan begitu, Anda tahu dengan pasti dosis dan lamanya waktu minum suplemen tersebut.

8. Terapi hormon

Jika kadar testosteron rendah tidak bisa ditingkatkan secara alami, dokter mungkin akan menyarankan Anda melakukan terapi hormon testosteron. Selain itu, beberapa obat hormon, seperti follicle-stimulating hormone atau human chorionic gonadotropin juga dapat diberikan. 

9. Operasi

Varikokel menjadi salah satu penyebab Anda memiliki motilitas sperma yang rendah. Untuk mengatasinya, Anda mungkin membutuhkan operasi. 

Catatan dari SehatQ

Meski asthenozoospermia (motilitas rendah) bisa menyebabkan gangguan kesuburan, kondisi ini dapat ditangani. Konsultasikanlah ke dokter jika Anda dan pasangan sedang dalam program hamil atau mengalami kesulitan memiliki anak dengan cara alami.

Dokter akan membantu menemukan penyebabnya dan mencari cara yang paling tepat dan sesuai. Jika masih sungkan, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terbaik di aplikasi SehatQ terlebih dulu. Selain mudah dan cepat, cara ini juga membantu Anda meyakinkan diri sebelum periksa ke dokter secara langsung. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

perawatan kesuburanmeningkatkan kesuburanspermamasalah reproduksikesehatan priareproduksi pria

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved