Pijat Oksitosin, Solusi Ketika ASI Seret


Pijat oksitosin bisa jadi penyelamat saat busui lelah atau suplai ASI menurun. Hormon oksitosin membuat seseorang merasa rileks, tidak cemas, serta menurunkan tekanan darah, termasuk kontraksi otot.

(0)
27 Nov 2019|Azelia Trifiana
Pijat oksitosin bisa menjadi andalan Anda ketika merasa suplai ASI sedang menurunPijat oksitosin diberikan di sepanjang tulang belakang atau punggung
Pijat oksitosin adalah salah satu teknik yang berguna untuk memperlancar ASI. Dalam hal ini, pijatan dilakukan di daerah punggung.Terbukti, pijat punggung ini memicu hormon oksitosin sehingga bekerja di daerah kelenjar susu dan membuat ASI keluar.Oksitosin adalah hormon yang diproduksi kelenjar pituitari di otak. Fungsinya sangat beragam dan berperan signifikan bagi tubuh manusia.Hormon oksitosin membuat seseorang merasa rileks, tidak cemas berlebih, menurunkan tekanan darah, termasuk kontraksi otot.Oksitosin juga merupakan hormon yang identik dengan kasih sayang, rasa cinta, dan kepercayaan.

Hormon oksitosin dan perempuan

Pijat oksitosin untuk merangsang kontraksi otot di dekat kelenjar susu
Bagi perempuan, hormon oksitosin berperan sangat penting. Saat persalinan, hormon oksitosin yang dapat merangsang uterus berkontraksi sehingga ada refleks mengejan mengeluarkan bayi.Hal ini terus berlanjut pada saat menyusui. Pengeluaran ASI dipengaruhi oleh hormon oksitosin.Sebab, hormon ini membantu kontraksi otot-otot di sekitar kelenjar susu payudara, mulai dari momen pertama inisiasi menyusui dini (IMD) hingga masa menyusui berakhir.Namun, perlu dibedakan hormon yang mengatur banyak sedikitnya suplai ASI seorang ibu adalah hormon prolaktin.Tidak hanya itu saja, hormon oksitosin juga yang berperan saat seorang perempuan mengalami orgasme. Rasa rileks dan nyaman yang dirasakan saat klimaks bercinta ini juga dipengaruhi oleh hormon oksitosin.

Manfaat pijat oksitosin

Inilah keuntungan yang didapat dari teknik pijat ini:

1. Meningkatkan ikatan antara ibu dan anak

Pijat oksitosin berguna untuk memberikan bonding ibu dan bayi
Tak hanya aktivitas untuk memberi nutrisi bagi bayi, menyusui juga memberi stimulus untuk produksi hormon oksitosin dari otak.Pernahkah Anda merasakan bonding yang begitu erat dengan buah hati, bahkan saat bertatapan mata dengan si kecil ketika menyusu? Lagi-lagi, di situ hormon oksitosin berperan.

2. Membuat ibu merasa nyaman

Pijat oksitosin membuat ibu nyaman karena ada bonding dengan bayi
Terjalinnya hubungan emosional antara ibu dan buah hatinya erat kaitannya dengan hormon oksitosin.Menurut riset yang diterbitkan pada Drugs and Lactation Database, saat proses menyusui, otak aktif memproduksi hormon oksitosin. Alhasil, hal ini membuat tubuh sang ibu kerap merasa rileks. Bahkan, ibu pun menjadi mengantuk.

3. Membuat ASI deras

Efek let-down-reflex saat pijat oksitosin sebabkan ASI lancar
Perawatan ini dapat dikatakan sebagai ASI Booster. Sebab, Saat mulut bayi menyentuh area areola payudara, oksitosin menyebabkan otot-otot di sekitar kelenjar susu berkontraksi. Dengan demikian, ASI akan terdorong keluar dari saluran ASI dan masuk ke mulut bayi.Kondisi ini disebut let-down-reflex (LDR) yaitu saat ASI benar-benar mengalir deras, bahkan bisa membuat bayi tersedak.Saat LDR terjadi, sang ibu biasanya merasa area puting sedikit mengeras dan muncul rasa geli. Hal ini pun juga berguna jika Anda melakukan program ASI eksklusif.Namun, tak hanya itu. Hormon kasih sayang ini juga yang membuat ibu menyusui bisa merasa haus, gerah, bahkan sakit kepala sekalipun ketika sedang menyusui.Terlebih, apabila suplai ASI tengah menurun, salah satu cara yang kerap direkomendasikan oleh konselor laktasi adalah memberikan pijat oksitosin dengan harapan agar memperlancar ASI.

Cara pijat oksitosin untuk memperlancar ASI

Pijat oksitosin dapat dilakukan oleh siapa pun. Konselor laktasi biasanya membekali ilmu tentang cara pijat oksitosin untuk memperlancar ASI ini kepada orang terdekat seperti suami atau keluarga.Teknik ini dilakukan dengan cara memberikan pijat punggung. Tujuannya, tentu saja untuk merangsang otak agar menghasilkan hormon oksitosin lebih banyak.Dalam kaitannya dengan menyusui, pijat ini membantu sang ibu merasa rileks. Hal ini berguna untuk memperlancar ASI yang keluar.Ikuti cara melakukan pijat oksitosin untuk memperlancar ASI:
  • Ibu duduk dengan posisi sedikit membungkuk, bisa bersandar ke bangku atau memeluk bantal.
  • Suami atau keluarga memijat kedua sisi tulang belakang dengan kepalan tangan.
  • Posisi kepalan tangan adalah ibu jari mengarah ke depan.
  • Berikan pijatan yang cukup kuat dengan gerakan melingkar.
  • Pijatan diberikan mulai dari tulang belakang hingga separuh punggung (sebatas garis tempat tali bra berada).
  • Lakukan pijatan yang sama ke arah bawah pada area leher hingga tulang belikat.
  • Pijat oksitosin dilakukan selama 2 hingga 3 menit.
Meskipun singkat, pijat ini dapat membantu otot-otot di sekitar kelenjar payudara untuk berkontraksi dan mendorong keluarnya ASI.Bahkan, tidak sedikit ibu yang mengakui efektivitas cara pijat oksitosin untuk memperlancar ASI. Hal ini berkat fungsi let-down-reflex alami.

Tanda tubuh mengeluarkan oksitosin setelah pijat

Pijat oksitosin dengan benar menimbulkan rasa senang setelah memerah ASI
Beberapa ciri tubuh sedang mengeluarkan hormon oksitosin di antaranya:
  • Sensasi geli atau seperti ditusuk di sekitar payudara.
  • Merasa keram di uterus saat menyusui.
  • Jika menyusui langsung, bayi terlihat menelan ASI dalam jumlah cukup banyak.
  • Jika tidak sedang menyusui, ASI bisa keluar dan merembes keluar.
  • Merasa bahagia dan rileks setelah menyusui atau memerah ASI.

Hal yang harus diperhatikan saat pijat oksitosin

Meski cara pijat oksitosin untuk memperlancar ASI bisa diandalkan ketika merasa suplai ASI sedang menurun, ada yang harus Anda ingat saat melakukannya, yaitu:

1. Lakukan saat Anda saat menyusui

Lakukan pijat oksitosin hanya saat menyusui saja
Saat melakukan cara pijat oksitosin untuk memperlancar ASI, jangan lakukan pada saat Anda hamil.Oksitosin bekerja dengan cara membuat otot mengalami kontraksi, termasuk kontraksi pada uterus. Hal ini menimbulkan kontraksi dini pada kehamilan yang justru berbahaya.

2. Perhatikan jika ada luka terbuka di punggung

Beri pijat oksitosin dengan hati-hati jika ada luka punggung
Jika Anda menemukan luka terbuka ataupun memiliki riwayat luka terbuka di punggung, hati-hati saat memberikan tekanan ketika melakukan pijat bayi. Jika tidak, hal ini justru membuat infeksi pada luka.

3. Berikan tekanan sewajarnya

Beri pijat oksitosin dengan lembut agar tidak memar
Tekanan saat melakukan pijat memang penting. Namun, perlu perhatikan juga kekuatan saat memijat. Jika menimbulkan nyeri, hal ini malah memicu memar.

Catatan dari SehatQ

Pijat oksitosin berguna untuk meningkatkan suplai ASI. Hal ini dikarenakan pijat ini meningkatkan hormon oksitosin. Gunanya, untuk memberikan kontraksi pada kelenjar susu sehingga ASI pun keluar.Suplai ASI tidak lancar adalah hal yang sangat wajar. Bisa jadi karena merasa lelah, kurang tidur, urusan pekerjaan, stres, dan banyak lagi pemicu lainnya.Tak perlu merasa khawatir atau bahkan stres karena justru dapat berpengaruh terhadap produksi ASI.Jika Anda ingin memulai pijat oksitosin, konsultasi terlebih dahulu melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Apabila Anda ingin melengkapi keperluan perawatan anak dan ibu menyusui, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
produksi asiasi eksklusifibu menyusuipijat
Daily Mail. https://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2615106/Oxytocin-Cuddle-chemical-breastfeeding-helps-babies-develop-social-skills.html
Diakses 22 November 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK148970/
Diakses 22 November 2019
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/oxytocin-and-breastfeeding-3574977
Diakses 22 November 2019
Drugs and Lactation Database. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK501490/
Diakses pada 6 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait