Ashraf Sinclair Meninggal, Kenali Penyebab Serangan Jantung di Usia Muda

Diabetes dan tekanan darah tinggi menjadi beberapa penyebab serangan jantung di usia muda. (Foto: Instagram/ashrafsinclair)
Ashraf Sinclair meninggal dunia pada Selasa (18/12/2020) dini hari. Ia dikabarkan terkena serangan jantung. (Foto: Instagram/ashrafsinclair)

Kabar duka tengah menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Suami Bunga Citra Lestari (BCL), Ashraf Sinclair, meninggal dunia pada Selasa (18/2/2020) di usia 40 tahun. Menurut manajer BCL, pria berdarah Malaysia-Inggris itu meninggal karena serangan jantung. Sebenarnya, apa penyebab serangan jantung di usia muda?

Penyebab serangan jantung di usia muda

Penyebab serangan jantung yang dialami Ashraf memang belum diketahui. Namun pada umumnya, penyebab serangan jantung di usia muda diakibatkan oleh beberapa hal di bawah ini:

1. Riwayat keluarga

Pada 2019 silam, ada kasus serangan jantung yang menimpa pria berusia 34 tahun di Amerika Serikat. Pria itu dikenal rajin berolahraga, bahkan sampai menghabiskan waktu 6 hari dalam seminggu untuk beraktivitas fisik.

Setelah diselidiki, dokter dari JFK Medical Center menyimpulkan bahwa riwayat keluarga lah yang menyebabkannya terkena serangan jantung. Pria itu juga mengidap kondisi genetik yang membuat proses pembekuan darah terjadi lebih cepat, sehingga serangan jantung terjadi.

2. Merokok

Penyebab serangan jantung di usia muda lainnya adalah kebiasaan merokok. Selain menyerang organ paru-paru, merokok juga bisa menyebabkan serangan jantung.

Merokok bisa menyebabkan kekakuan pembuluh darah sehingga menyulitkan mereka mengembang dan kontraksi. Risiko terkena serangan jantung pun kian meninggi.

Tidak hanya itu, merokok ternyata bisa membuat seseorang rentan terkena serangan jantung di usia yang lebih muda.

3. Tekanan darah tinggi

Kerusakan yang diakibatkan tekanan darah tinggi bisa menyebabkan pembuluh darah koroner di jantung menjadi sempit akibat penumpukan plak kolesterol. Kondisi ini disebut aterosklerosis.

Saat pembuluh darah koroner tersumbat oleh plak, gumpalan darah jadi mudah terbentuk dan menyumbat pembuluh darah jantung. Hal ini mengakibatkan aliran darah di otot jantung terganggu, sehingga menyebabkannya kekurangan oksigen dan nutrisi. Akhirnya, serangan jantung pun bisa terjadi.

4. Gaya hidup

Gaya hidup yang tidak sehat juga bisa menjadi penyebab serangan jantung di usia muda. Medical Editor dari SehatQ, dr. Anandika Pawitri mengatakan, beberapa aspek kehidupan seperti pola makan, intensitas berolahraga, pola istirahat, dan tingkat stres yang dirasakan bisa berpengaruh pada serangan jantung di usia muda.

Meski begitu, serangan jantung tetap bisa terjadi walaupun seseorang telah menjalani pola hidup yang sehat.
“Hal tersebut bisa terjadi karena adanya kelainan di jantungnya sendiri yang tidak diketahui, kelainan pembuluh darah, atau kegiatan yang tidak biasa yang dilakukan sebelumnya sehingga membebani jantung terlalu berat,” katanya.

Dr. Anandika pun mengungkapkan, keadaan lain seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kebiasaan merokok, riwayat keluarga terkena penyakit jantung, dan kolesterol tinggi juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

5. Kolesterol tinggi

Tingginya kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh akan menimbulkan aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah. Akibatnya, suplai darah ke jantung pun bisa terhambat, sehingga serangan jantung dapat terjadi.

Kebanyakan anak muda berpikir, kolesterol bukanlah isu yang harus mereka pusingkan. Padahal, studi membuktikan bahwa anak muda yang sudah mengidap kolesterol tinggi sejak dini, bisa mengalami risiko peningkatkan penyakit jantung di usia lanjut.

6. Kurangnya aktivitas fisik

Selain olahraga, aktivitas fisik di sini bisa berarti naik tangga, menari, berjalan, hingga berkebun. Ternyata, kurangnya aktivitas fisik bisa menjadi penyebab serangan jantung di usia muda, lho.

Kurang beraktivitas bisa membuat darah membeku, tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, dan berbagai macam penyakit jantung lainnya.

Tidak hanya itu, aktif bergerak juga dipercaya menurunkan risiko serangan jantung sebanyak 30-40% pada wanita.

Bergerak aktif dengan cara beraktivitas bisa menurunkan tekanan darah hingga meningkatkan kolesterol baik di dalam tubuh. Maka dari itu, untuk menghindari serangan jantung di usia muda, lakukan aktivitas yang membutuhkan pergerakan tubuh.

7. Diabetes

Kadar gula darah yang tinggi akibat diabetes bisa menyerang dinding pembuluh darah, sehingga memeicu penyumbatan. Risiko serangan jantung pun meningkat.

Diabetes kini menjadi penyakit yang tak lagi jarang dialami anak muda, mengingat gaya hidup anak zaman sekarang sangat dekat dengan makanan atau minuman manis.

Perlu diketahui, komplikasi akibat diabetes bisa muncul saat usia muda. Serangan jantung pun menjadi salah satu komplikasinya.

Serangan jantung di usia muda bisa dicegah, ini caranya

Menurut dr. Anandika, serangan jantung di usia muda tentu bisa dicegah. Salah satu cara mencegah serangan jantung di usia muda adalah dengan menjalani gaya hidup yang sehat.

“Selain dengan tetap menjaga gaya hidup yang baik, coba sekali-sekali cek ke dokter untuk mengetahui kesehatan jantung Anda yang mungkin tidak terdeteksi,” ujarnya.

Dengan mengetahui risiko-risiko seperti yang telah disebutkan di atas, pencegahan jadi lebih terfokus.
Berikut ini adalah hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan jantung di usia muda:

  • Mengontrol tekanan darah
  • Memeriksa kadar kolesterol dan trigliserida secara rutin
  • Menjaga berat badan ideal
  • Menjalani pola makan sehat
  • Berolahraga secara teratur
  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Tidak merokok
  • Mengelola stres
  • Mengontrol diabetes
  • Tidur dengan cukup

Kunci mencegah serangan jantung di usia muda ada di tangan Anda. Jikalau ada niat dan tekad kuat, melakukan tips pencegahan serangan jantung di atas tentu akan terasa mudah. Sayangi kesehatan Anda sebelum penyakit jantung datang melanda.

Kompas. https://www.kompas.com/hype/read/2020/02/18/063443966/suami-bcl-ashraf-sinclair-meninggal-karena-serangan-jantung?page=all
Diakses pada 18 Februari 2020

Hackensack Meridian Health. https://www.hackensackmeridianhealth.org/HealthU/2019/12/22/what-causes-a-heart-attack-at-a-young-age/
Diakses pada 18 Februari 2020

Heart Foundation. https://www.heartfoundation.org.au/your-heart/know-your-risks/smoking-and-your-heart
Diakses pada 18 Februari 2020

Heart. https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/health-threats-from-high-blood-pressure/how-high-blood-pressure-can-lead-to-a-heart-attack
Diakses pada 18 Februari 2020

Web MD. https://www.webmd.com/heart-disease/guide/heart-disease-lower-cholesterol-risk#1
Diakses pada 18 Februari 2020

Choose My Plate. https://www.choosemyplate.gov/resources/physical-activity-what-is
Diakses pada 18 Februari 2020

Gored For Woman. https://www.goredforwomen.org/en/know-your-risk/risk-factors/physical-inactivity-and-heart-disease
Diakses pada 18 Februari 2020

Science Daily. https://www.sciencedaily.com/releases/2019/09/190903084049.htm
Diakses pada 18 Februari 2020

National Diabetes Services Scheme. https://www.ndss.com.au/about-diabetes/type-2-diabetes/type-2-diabetes-in-children-young-adults/
Diakses pada 18 Februari 2020

Medline Plus. https://medlineplus.gov/howtopreventheartdisease.html
Diakses pada 18 Februari 2020

Artikel Terkait