Asam Traneksamat, Obat Perdarahan yang Ampuh Atasai Haid Berlebih


Asam traneksamat adalah obat untuk menghentikan perdarahan yang bekerja dengan cara memperlambat pecahnya gumpalan darah. Obat ini biasanya digunakan untuk gangguan menstruasi, mimisan, maupun sebagai perawatan setelah cabut gigi.

(0)
26 Nov 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Asam traneksamat adalah obat untuk menghentikan perdarahanAsam traneksamat adalah obat untuk mengatasi perdarahan
Asam traneksamat adalah obat yang digunakan untuk mengatasi perdarahan berlebih saat menstruasi. Obat ini bekerja dengan cara menghambat pecahnya gumpalan darah yang bisa mempercepat perdarahan. Asam traneksamat masuk ke dalam golongan obat antifibrinolitik.Meski bisa mengatasi gangguan yang berhubungan dengan perdarahan saat haid, tapi obat ini tidak dapat digunakan untuk meredakan gejala haid. Asam traneksamat juga tidak bisa menghentikan menstruasi dan bukan merupakan pil kontrasepsi.Selain untuk gangguan menstruasi, obat ini juga bisa digunakan untuk mengatasi kondisi lainnya. Berikut penjelasan lebih lanjutnya untuk Anda.

Kegunaan asam traneksamat lebih lanjut

Asam traneksamat atau tranexamic acid adalah obat untuk menghentikan perdarahan. Obat ini paling sering digunakan untuk menghentikan darah yang keluar berlebihan saat haid.Namun selain untuk mengatasi gangguan menstruasi tersebut, asam traneksamat juga bisa digunakan untuk:
  • Mimisan yang parah
  • Perdarahan setelah cabut gigi (dengan obat kumur yang mengandung asam traneksamat)
  • Angiodema herediter atau pembengkakan kulit
  • Mengurangi risiko perdarahan sebelum operasi
Obat ini hanya bisa dibeli menggunakan resep dokter. Jadi, Anda tidak disarankan menggunakannya kecuali memang sudah disarankan oleh dokter.Asam traneksamat tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari tablet, cair, obat kumur, hingga suntikan. Dokter akan menentukan jenis paling tepat sesuai kondisi Anda.

Cara menggunakan asam traneksamat yang tepat

Untuk meredakan perdarahan haid, Anda disarankan untuk mengonsumsi obat asam traneksamat 3 kali sehari namun tak lebih dari 5 hari.Obat ini bisa diminum dengan atau tanpa makanan, dan tidak disarankan untuk dikonsumsi lebih dari 6 tablet dalam jangka waktu 24 jam.Asam traneksamat yang tersedia dalam bentuk tablet, harus ditelan secara utuh dan tidak disarankan untuk dibelah, dihancurkan, atau dikunyah.Jika dokter meresepkan asam traneksamat untuk kondisi lainnya, Anda harus mengikuti instruksinya. Dokter mungkin saja memberikan instruksi modifikasi, menyesuaikan dengan kondisi yang sedang Anda alami.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi asam traneksamat

Meski obat ini sudah sering diresepkan dan menjadi solusi berbagai kondisi perdarahan, namun bukan berarti semua orang bisa menggunakannya. Jika Anda termasuk salah satu dari orang yang memiliki kondisi di bawah ini, sebaiknya hindari penggunaan obat tersebut.
  • Memiliki riwayat alergi saat mengonsumsi asam traneksamat
  • Memiliki riwayat deep vein thrombosis (DVT) ataupun penyumbatan pembuluh darah di paru-paru.
  • Memiliki riwayat koagulopati, yang menimbulkan banyak gumpalan darah kecil terbentuk di aliran darah dan memicu perdarahan parah
  • Memiliki riwayat epilepsi dan penyakti ginjal
  • Sedang hamil atau berencana hamil
  • Memiliki siklus haid yang tidak teratur
Jika dokter meresepkan obat ini untuk mengatasi kondisi tertentu, pastikan memberitahu secara lengkap riwayat kesehatan Anda, termasuk jenis obat-obatan, vitamin, maupun suplemen lain yang sedang dikonsumsi.Hal tersebut penting dilakukan karena asam traneksamat bisa memengaruhi kerja dari beberapa jenis obat dan membuatnya jadi tidak terlalu efektif atau bahkan meningkatkan risiko terjadinya efek samping.

Efek samping asam traneksamat

Secara umum, asam traneksamat aman untuk digunakan. Meski begitu, sama halnya dengan obat lain, ada beberapa efek samping yang juga mungkin muncul setelah mengonsumsinya, seperti:
  • Pusing
  • Lemas
  • Sakit di bagian sinus
  • Sakit punggung
  • Sakit perut
  • Nyeri otot, tulang, dan sendi
Selain efek samping di atas, risiko lain yang perlu diwaspadai setelah konsumsi asam traneksamat adalah reaksi alergi adalah:
  • Gatal-gatal
  • Bentol
  • Kemerahan di kulit
  • Sesak napas
  • Pembengkakan di wajah, lidah, tenggorokan, atau kaki
  • Suara jadi terdengar serak
  • Pandangan menjadi kabur
  • Nyeri dada
  • Napas pendek-pendek
Segera hubungi dokter apabila Anda mengalami gejala-gejala di atas setelah mengonsumsi obat ini. Reaksi alergi yang dibiarkan, bisa menyebabkan kondisi bertambah parah dan berkembang menjadi syok anafilaktik yang membahayakan nyawa.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang penggunaan asam traneksamat maupun obat-obatan lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
pendarahanasam traneksamatperdarahanobat bebas terbatas
WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-32677-1331/tranexamic-acid-oral/tranexamic-acid-650-milligram-tablet-oral/details
Diakses pada 12 November 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a612021.html
Diakses pada 12 November 2020
NHS. https://www.nhs.uk/medicines/tranexamic-acid/
Diakses pada 12 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait